MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 13 September 2018 14:00
Harga Kedelai Naik, Tempe Masih Normal

Pembuat Tempe Siasati Isi Kedelai

NORMAL: Harga tempe di pasaran hingga kini masih normal, meski harga kedelai mengalami kenaikan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Naiknya harga kedelai tak berpengaruh besar terjadap penjualan tempe di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) Rabu (12/9) kemarin. Bahkan, harganya pun normal, karena disiasati oleh pembuat tempe dengan mengurangi isi kedelai.

Dikatakan pedagang tempe di Pasar SAD, Adit, meski terjadi kenaikan harga kedelai, ia menyebut hal itu tidak berpengaruh dengan harga tempe dan tetap normal seperti biasanya.

”Dari dulu harga tempe yang tetap segitu, mulai dari Rp 4 ribu hingga 5 ribu per bungkus. Itu harga dari saya pengecer. Kalau harga agennya seperti penjual di pasar subuh mereka menjualkan dengan harga Rp 10 ribu dapat tiga bungkus,” ujarnya kepada Berau Post.   

Kendati demikan, dalam menyikapi kenaikan harga kedelai, pihaknya tetap menjualkan dengan harga yang sama.  Hanya saja, menurutnya pembuat tempe,  mengurangi jumlah takaran isi kedelai itu sendiri.

 “Karena kalau dinaikkan harganya terlalu tinggi, dan konsumen tidak mau beli, lain halnya dengan ikan, daging dan lain-lain,” tambahnya.

Pengurangan isi kedelai ini dari informasi yang ia dapatkan, sudah berlangsung  sejak dua bulan terakhir lantaran harga kedelai yang naik.

“Agak sepi sekarang pembeli, mungkin karena ada pasar-pasar lain di luar pasar SAD. Karena juga dianggap dekat mereka lebih memilih membeli di luar,” jelasnya.

Pembuat tempe dan tahu di Jalan HARM Ayoeb, Muhammad Aziz Muhajirin, mengakui jika harga kedelai dalam dua bulan terakhir mengalami kenaikan. "Sudah sejak bulan lalu harga Rp 8.200 per kilogram menjadi Rp 8.800 per kilogram," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Meski diakuinya, telah terjadi kenaikan harga kedelai, tak mengurangi jumlah produksi tempe dan tahu per harinya. Ia biasa memproduksi 500 kilogram. Yang masing-masing dibagi untuk pembuatan tempe dan tahu. "Tempe 100 kilogram, untuk tahu 400 kilogramnya," imbuhnya.

Menurutnya, kenaikan harga kedelai bisa dipengaruhi lambatnya pasokan dari kapal pemuat kedelai yang  bersandar ke Berau.  Khusus pabrik tempe dan tahunya mengambil stok kedelai dari Surabaya.

"Kami harapkan ada solusi secepatnya dari pemerintah untuk mengendalikan harga kedelai ini," tandasnya. (*/oke/app)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Berau Jadi Sentra Jagung Kaltim

TANJUNG REDEB – Berau yang berada di ujung Kalimantan Timur…

Sabtu, 16 Februari 2019 14:01

Percetakan Sawah Butuh Anggaran Besar

TANJUNG REDEB – Keinginan Kepala Kampung Sukan, Bunyamin untuk segera…

Jumat, 15 Februari 2019 14:30

Harga Murah, Petani Kesulitan Perawatan Tanaman

BATU PUTIH - Petani lada yang berada di wilayah pesisir…

Kamis, 14 Februari 2019 13:18

BUMK Campur Sari Lirik Kelapa Sawit

TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Campur Sari terus…

Kamis, 14 Februari 2019 13:13

Terkait Rute Penerbangan Berau-Jakarta, Wabup: Hukum Pasar Berlaku

TANJUNG REDEB – Tingginya dorongan Ketua Kamar Dagang dan Industri…

Rabu, 13 Februari 2019 11:44

Majukan Ekonomi Masyarakat

TANJUNG REDEB - Semarakkan Imlek dan Cap Gomeh 2019, Berau…

Selasa, 12 Februari 2019 13:35

Tingkatkan Perekonomian Petani

TALISAYAN – Pemerintahan Kampung Campur Sari, Kecamatan Talisayan memprogramkan pengembangan…

Sabtu, 09 Februari 2019 14:39

Penyaluran Gas Melon Terus Jadi Keluhan

BATU PUTIH – Tak hanya di Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Sabtu, 09 Februari 2019 14:36

Pangkalan Bantah Disebut LPG Selundupan

BIDUKBIDUK - Peristiwa terbakarnya salah satu Kapal Motor (KM) Amelia…

Jumat, 08 Februari 2019 13:38

Pasokan Aman, Penyelundupan Belum Ditemukan

TANJUNG REDEB - Kecelakaan kapal yang membawa tabung LPG di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*