MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 13 September 2018 14:02
Bensin Eceran Kembali Rp 10 Ribu Per Botol
MAHAL: Harga bensin eceran yang sebelumnya turun menjadi Rp 8.000 kini kembali menjadi Rp 10.000 di Talisayan.

PROKAL.CO, TALISAYAN - Sempat turun menjadi Rp 8.000 per botol, harga bensin eceran di Kampung Talisayan, naik kembali menjadi Rp 10.000 per botol.

Diakui Herman, warga Talisayan, sudah banyak pedagang eceran yang menjual bensin dengan harga Rp 10 ribu per botol.  Padahal kata dia, tidak ada kelangkaan, dan kesulitan mendapatkan bensin di APMS Talisayan.

"Sudah lama. Memang sempat turun, tapi tidak kemudian naik lagi," katanya kepada Berau Post, Rabu (12/9).

Menurut dia, seharusnya harga eceran tersebut tetap dijual sebesar Rp 8.000, karena Kampung Talisayan sudah difasilitasi APMS. Ia pun mencontohkan, seperti pedagang eceran di Tanjung Redeb yang rata-rata menjual bensin eceran seharga Rp 8.000 per botol.

"Kalau di sana (Tanjung Redeb, Red.) bisa, mengapa di Talisayan tidak bias? Kan sama-sama ada tempat pengisian BBM, harganya juga sama. Harusnya harga eceran bisa sama juga," kesalnya.

Sementara itu, Yanto, warga lainnya juga mengatakan hal senada. Ia berharap, kepada pengecer tidak aji mumpung dalam menjual bensin ecerannya.

"Ya jangan memanfaatkan situasi dan kondisi. Karena kadang, demi ingin untung banyak, bensin dijual mahal. Apalagi kalau sudah langka, harganya bisa sampai Rp 13 atau 15 ribu per botol," tegasnya.

Sementara itu, Andi, pedagang bensin eceran di Kampung Talisayan mengatakan, bahwa tidak semua bensin eceran didapatkan dari APMS Talisayan. Ia mengatakan, sebagian besar bensin didapatkan dari Tanjung Redeb, hingga Kecamatan Sambaliung.

Menurutnya, harga Rp 10 ribu adalah harga standar. Di samping itu, juga menutupi modal yang digunakan untuk membeli bensin tersebut.

"Jelas kalau kami paksakan Rp 8 ribu per botol, kami tidak untung karena kami beli juga, bukan antre sendiri," bebernya.

Ia pun meminta masalah tersebut tidak dijadikan persoalan serius. Sebab, pembeli bisa memilih langsung ingin membeli di mana. "Kalau tidak mau beli eceran, ya beli di APMS, jauh lebih murah," tandasnya.  (*/sht/app)


BACA JUGA

Jumat, 11 Januari 2019 16:38

Operasi Pasar Belum Mempan

TANJUNG REDEB – Operasi pasar yang dilakukan jajaran Pemkab Berau…

Jumat, 11 Januari 2019 14:07

Dapat Kucuran Rp 2,4 Milliar, Pemkab Bakal Bangun Dua Pasar

TANJUNG REDEB - Pemkab Berau kembali mendapat kucuran anggaran dari…

Jumat, 11 Januari 2019 13:57

Jumlah Penerima Rastra Turun

DATA penerima Beras Sejahtera (Rastra) oleh warga tak mampu di…

Kamis, 10 Januari 2019 13:13

Produksi Budidaya Tembus 2.358 Ton

HASIL produksi budidaya perikanan tahun 2018 mampu melebihi target. Dinas Perikanan…

Kamis, 10 Januari 2019 13:07

Stok Melimpah, Bawang Merah Tetap Mahal

TELUK BAYUR – Memasuki awal tahun 2019, pergerakan harga komoditas…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:51

Asosiasi Pedagang Pasar Kering Minta Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta Ketua Asosiasi…

Jumat, 04 Januari 2019 00:49

Tak Hanya Pertanian, Peternakan Sapi Dikembangkan

TALISAYAN - Pengembangan pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 04 Januari 2019 00:47

Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Masih Mahal

TANJUNG REDEB - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, minta…

Senin, 31 Desember 2018 14:38

Ayam Mahal, Jagung Diburu Warga

TANJUNG REDEB – Jelang pergantian tahun, pedagang jagung dadakan menjamur…

Senin, 31 Desember 2018 14:21

Harga Daging Ayam Capai Rp 42 Ribu Per Kg

TANJUNG REDEB – Harga daging ayam di Pasar Sanggam Adji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*