MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 14 September 2018 14:17
Sekkam Jadi Plt Kakam Biatan Ulu
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahapan penyidikan kasus dugaan penerbitan surat tanah di kawasan budidaya kehutanan (KBK) yang menjerat Kepala Kampung (Kakam) Biatan Ulu Suharto, memang masih berproses di Polres Berau.

Namun status tersangka yang disandang serta penahanan yang dilakukan penyidik kepada Kakam Biatan Ulu, membuat Pemkab Berau melalui Camat Biatan Agung Hery Jatmiko, menunjuk Sekretaris Kampung (Sekkam) Biatan Ulu Asri, sebagai Plt Kakam.

Dijelaskan Agung, Asri ditunjuk sebagai Plt Kakam, setelah Suharto ditahan pihak kepolisian dan tidak bisa menjalankan roda pemerintahan kampung.

Mengenai rentan waktu jabatan Plt, ia menerangkan berlangsung paling lama tiga bulan. Waktu tersebut sembari menunggu putusan pengadilan dan telah berkekuatan hukum tetap. “Kalau sudah ada putusan yang berkekuatan hukum, maka akan dilakukan ke tahapan selanjutnya yaitu pergantian antarwaktu (PAW),” ucapnya kepada Berau Post kemarin (13/9).

Sebelumnya, pada proses hukum kasus pemberian surat garapan di hutan lindung yang melibatkan Kepala Kampung Biatan Ulu, Suharto, masih tahap penyelidikan oleh Polres Berau. 

Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Berau, Andi Wicaksono turut membenarkan hal itu saat diwawancarai belum lama ini. 

Andi mengaku saat ini belum ada pelimpahan berkas dari pihak polres. Sementara hanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan(SPDP) yang diterima pada 16 Agustus 2018 lalu. 

“Maksimal satu bulan akan kami tagih lagi. Penyidik harus wajib menyerahkan berkas tersebut ke kami,” ujarnya. 

Sementara Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasatreskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena mengatakan, status tersangka Kakam Biatan Ulu itu, sudah diberikan pihaknya sejak Agustus, atau setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap bersangkutan.

Dari pemeriksaan itu, tak hanya Suharto saja yang ditetapkan sebagai tersangka, tapi ada dua orang lainnya yang juga turut dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian.

“Tersangka ada tiga orang, yaitu kepala kampung, orang yang melakukan pembukaan hutan dan yang membeli lahan,” katanya kepada Berau Post, Sabtu (18/8) lalu.

Dijelaskannya, awal mula terungkapnya kasus tersebut setelah pihaknya menerima informasi adanya kegiatan pembukaan lahan hutan di Biatan Ulu, tepatnya sekitar Lempake. Di mana hutan tersebut informasinya masuk dalam kawasan hutan lindung.

Berdasarkan informasi yang diterima, Andika dengan jajarannya bersama Dinas Kehutanan pada Senin (13/8) lalu, melakukan peninjauan lapangan dan mengambil titik koordinat.

“Dan hasilnya memang benar pada dugaan awal, bahwa itu masuk dalam kawasan hutan lindung. Setelah itu kami segera lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan lalu menetapkannya menjadi tersangka,” jelas perwira berpangkat balok tiga ini.

Dalam pemeriksaan terhadap Suharto, mantan Kasatreskrim Polres Kutim ini menuturkan, bahwa tersangka diketahui telah mengeluarkan surat garapan yang berjumlah sembilan lembar dengan luasan lahan kurang lebih 50 hektare (Ha). Dan rencananya lahan tersebut bakal dyjadQan sebagai kebun pohon pinang.

Akibat perbuatannya tersebut, Suharto bersama dua orang lainnya yang saat ini telah ditahan di Polres Berau, dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Salah satu pasalnya menyebutkan di mana orang atau perseorangan yang dengan sengaja menyuruh organisasi untuk menggerakkan pembalakan liar secara tidak sah maka ancaman hukumannya di atas lima tahun,” pungkasnya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 13:21

Terseret Tongkang, Tugboat Bintang Setiawan Terbalik

TANJUNG REDEB – Tugboat atau kapal tunda dengan nama lambung TB Bintang Setiawan 98, kandas di…

Senin, 24 September 2018 13:20

Gelar Pemusatan Latihan di Bidukbiduk

Cabang olahraga Dayung ingin tampil maksimal di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutim.…

Minggu, 23 September 2018 15:30

Agendakan World Summit Coral Triangle di Maratua

TANJUNG REDEB - Banyak gagasan yang bisa dilakukan dalam mempromosikan Pulau Maratua di Berau, sebagai…

Minggu, 23 September 2018 15:26

Target Dua Emas, Yakin dengan Kualitas Atlet

Cabang olahraga wushu bukanlah cabang baru di Berau, khalayaknya Gateball maupun Woodball. Dua medali…

Minggu, 23 September 2018 12:30

Hari Ini Masa Kampanye Dimulai

TANJUNG REDEB - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, telah menetapkan daftar calon tetap (DCT) sebanyak…

Sabtu, 22 September 2018 11:27

Keteladanan Lebih Baik dari Seribu Nasihat

TANJUNG REDEB – Rangkaian kegiatan memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-208 Kota Tanjung Redeb dan…

Sabtu, 22 September 2018 11:26

Tak Perlu Ditutup-tutupi, KPU Diminta Beber Caleg Mantan Napi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau diminta lebih terbuka kepada masyarakat, untuk…

Sabtu, 22 September 2018 11:25

Minim Kejuaraan, Maksimalkan Waktu Pemulihan

Atlet-atlet Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Berau, terus meningkatkan porsi latihan menjelang…

Sabtu, 22 September 2018 11:23

Dirut Berau Post Lulus Sangat Memuaskan

JAKARTA - Setelah 7,5 bulan menjalani proses pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI,…

Sabtu, 22 September 2018 11:22

Jadwal Pendaftaran CPNS Belum Jelas

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .