MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 14 September 2018 14:24
Tangki Bahan Bakar Mobil Dimodifikasi, Satlantas Kenakan Tilang
DITILANG: ]obiTyang kedapatan petugas dimodifi dengan tambahan tangki bahan bakar untuk mengetap BBM di SPBU, Rabu (12/9) lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Diamankannya tiga unit mobil yang tangki bahan bakarnya dimodifikasi saat melakukan pengisian di SPBU, kini ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau, dan dikenakan tilang.

Hal tersebut diungkapkan Kasatlantas Polres Berau AKP Wisnu Dian Ristanto, kepada Berau Post, Kamis (13/9).

“Sudah dilimpahkan ke kami dari Sat Sabhara yang sebelumnya mengamankan, sudah kami proses sesuai pelanggaran yang berlaku,” terangnya.

Para pemilik kendaraan dikenakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), tepatnya Pasal 285 ayat (2). Di mana berbunyi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau penghapus kaca sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

“Kami kenakan tilang sesuai dengan aturan itu. Setelah para pemilik kendaraan membayar denda, maka kendaraan kami minta terlebih dahulu diubah ke bentuk aslinya,” tegas Wisnu.

Dari pengecekan pihaknya, tangki bahan bakar tersebut memang tidak terhubung dengan tangki utama, namun saat pengambilan unit mobil tangki modifikasi yang bisa dilepas tersebut akan disita.

“Sudah jelas ini mengubah spesifikasi dan bentuk, jadi merupakan pelanggaran,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Berau, melakukan razia di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terhadap kendaraan yang antre mengisi BBM, Rabu (12/9). Hasilnya, ada tiga mobil diamankan, karena tangkinya telah dimodifikasi.

Kepala Satuan (Kasat) Shabara Polres Berau, Iptu Budi Witikno yang memimpin operasi itu, membenarkan terkait diamankannya tiga kendaraan tersebut. Tujuannya, agar tak pengisian di sejumlah SPBU tertib dan tidak menghambat masyarakat lainnya dalam melakukan pengisian. Apalagi, kendaraan yang dimodifikasi merupakan pelanggaran lalu lintas.

"Yang jelas agar meningkatkan keamanan di SPBU. Jangan sampai masyarakat yang bermaksud untuk membeli BBM tak banyak justruj terhalang oleh orang-orang yang terindikasi memakai kendaraan tangki modifikasi," ujarnya kepada Berau Post.

Sebelumnya, kata Budi, pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang resah, karena maraknya pengetap BBM baik roda dua maupun roda empat di sejumlah SPBU.

“Dapat laporan demikian kami langsung menindaklanjutinya, di lapangan kondisinya memang demikian. Kami patroli di semua SPBU yang ada di Tanjung Redeb dan sekitarnya,” jelas mantan Kapolsek Segah ini.

Lanjut Budi, operasi akan dilakukan rutin, sampai benar-benar masyarakat tertib dalam melakukan pengisian BBM atau tidak ada oknum-oknum yang memonopoli pengisian BBM di SPBU.

"Jadi memang betul-betul kebutuhan pribadi, tidak dipergunakan untuk menumpuk BBM," bebernya.

Ditegaskannya, apabila pihaknya masih menemukan pelanggaran tersebut, tidak akan tinggal diam dan menindak sesuai dengan aturan yang berlaku..

“Setiap ada keluhan dari masyarakat, kami akan tindak lanjuti," sambungnya.

Terkait pelanggaran kendaraan, pihaknya akan berkoordinasi dengan satuan lain seperti Satlantas atau Satreskrim.”Kalau murni pelanggaran lalu lintas kami serahkan ke Satlantas, tapi kalau ada pidananya yang berkaitan dengan KUHP akan kami serahkan penanganan ke Satreskrim,” pungkasnya. (app2)


BACA JUGA

Minggu, 23 September 2018 15:34

Sepekan, Puluhan Titik Api Terpantau

TANJUNG REDEB – Dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau,…

Sabtu, 22 September 2018 14:24

Hutan Jati Seluas 2 Ha Terbakar

TALISAYAN - Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Talisayan. Tepatnya di Talisayan seberang,…

Sabtu, 22 September 2018 11:28

Gundukan di Jalan Bujangga Dinilai Berbahaya

TANJUNG REDEB – Dianggap membahayakan bagi pengendara, warga minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Jumat, 21 September 2018 10:58

P2TP2A Bakal Kumpulkan Orangtua di Sekolah

TANJUNG REDEB – Perilaku menyimpang isap lem oleh anak-anak di media sosial (medsos), yang terjadi…

Kamis, 20 September 2018 00:27

Pengelolaan Objek Wisata Tulung Ni Lenggo Diapresiasi

BATU PUTIH - Meskipun terbilang jauh, namun tak menghalangi wisatawan untuk berlibur ke Tulung Ni Lenggo…

Kamis, 20 September 2018 00:26

Sulit Cari Solar di Pesisir Selatan Berau

BATU PUTIH - Solar eceran di sejumlah kampung pesisir selatan Berau, mulai langka. Hal itu terjadi di…

Kamis, 20 September 2018 00:26

Jarak Pandang Sempat 2 Kilometer

TANJUNG REDEB -  Kabut asap sempat terjadi pada Senin (17/9) lalu, dan hal itu disebut sebagai…

Kamis, 20 September 2018 00:23

Akun Instagram Anak Wabup Dibajak

TANJUNG REDEB – Masyarakat diimbau waspada terkait modus penipuan dengan membajak akun media sosial…

Rabu, 19 September 2018 13:06

Warga Berharap Peningkatan Jalan

BIATAN - Masyarakat yang berada di Kampung Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan berharap akses jalan di…

Rabu, 19 September 2018 13:05

Seluruh Aparat Kampung Didaftarkan Jaminan Sosial

BIDUKBIDUK - Tak hanya Kampung Talisayan yang akan mendaftarkan seluruh aparat kampungnya ke Badan Penyelenggara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .