MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Sabtu, 15 September 2018 13:46
Pelaku Wisata Harus Ambil Peran

Perbaiki Kerusakan Fasilitas di Pulau Kakaban

RUSAK BERAT: Beberapa fasilitas milik Pemkab Berau di Pulau Kakaban mengalami kerusakan pada Minggu (2/9) dini hari lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno, turut mendorong dan mendukung para pelaku wisata dalam membangun kembali fasilitas di Pulau Kakaban yang mengalami kerusakan.

Hal itu untuk mendukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau agar para pemilik resor-resor di Kepulauan Derawan berkontribusi memperbaiki fasilitas wisata di Kakaban.

"Itu adalah hal yang bagus apabila pihak pengusaha pariwisata benar-benar mau membantu membangun kerusakan yang terjadi di Pulau Kakaban," katanya kepada Berau Post, Jumat (14/9).

Menurutnya, ikut aktifnya para pengusaha pariwisata melakukan perbaikan di objek wisata, sudah menjadi tanggung jawab moralnya dalam membantu pemerintah daerah.

“Jadi jangan hanya menikmati keuntungannya saja, tapi pas dibutuhkan malah tidak mau ikut serta. Toh apabila fasilitas di sana (objek wisata) bagus kembali, mereka (pengusaha wisata) juga yang mendapatkan keuntungan," ujarnya.

"Tapi jangan mau ikut berpartisipasi melakukan perbaikan, tapi nantinya malah mau menguasai di sana (Pulau Kakaban), tidak boleh itu," tegasnya.
Sebelumnya, rusak beratnya sejumlah fasilitas di Pulau Kakaban, karena cuaca, diharapkan mendapatkan perhatian dari pengusaha pariwisata. Pasalnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, tak memiliki anggaran untuk perbaikannya.
Kepala Disbudpar Berau, Mappasikra Mappaseleng menjelaskan, beberapa fasilitas di Pulau Kakaban dibangun pada tahun 2016 menggunakan anggaran sekitar Rp 500 juta.

Menurut Mappasikra, kerusakan sejumlah fasilitas di sana bukan karena faktor usia atau bahan material yang digunakan, tapi karena pohon-pohon yang tumbang, merupakan pohon besar.

“Wajar saja jika langsung rusak parah, itu pohon di sana besar-besar,” terangnya.

Meski demikian, terkait perbaikan, dia memastikan tidak bisa dilakukan oleh Disbudpar tahun ini. Karena tidak adanya anggaran untuk perbaikan. Sehingga, perbaikan dilakukan pihak Kecamatan Maratua.

“Kami berharap pengusaha pariwisata atau pemilik-pemilik resor bisa berpartisipasi membantu perbaikan, apalagi sarana-sarana itu juga penting untuk menunjang wisatawan,” tuturnya. (arp/adv/udi)


BACA JUGA

Jumat, 08 Februari 2019 13:44

Dapat Mobil Dinas, Kinerja Harus Ditingkatkan

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*