MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 16 September 2018 12:53
Perkara Atraksi Maut di MTs Al Kholil
Sidang Putusan Digelar Pekan Depan
Nasrullah Syam

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Terdakwa MSA dan AMW pada kasus perkara atraksi bela diri dari Pagar Nusa telah membacakan pledoinya yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb.

Kepala Seksi ( Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Berau, Nasrullah Syam mengatakan pada persidangan yang berlangsung singkat, dan digelar pada Kamis (13/9) lalu.

“Minggu ini sudah masuk agenda sidang pembacaan pledoi,” ujarnya kepada Berau Post, beberapa waktu lalu.

Nasrullah mengaku, untuk sidang lanjutan akan kembali digelar pada Kamis pekan depan. Yang dimana sidang tersebut akan memasuki agenda putusan dari Majelis Hakim PN Tanjung Redeb.

“Belum bisa pastikan apakah diperkuat sesuai tuntutan JPU atau tidak. Karena tergantung pada beberapa pertimbangan MH nanti, baik itu yang meringankan atau yang memberatkan,” tegasnya.

Diketahui, insiden yang  mengakibatkan anak murid dari Pagar Nusa berinisial RA (16) hingga meninggal dunia itu menuntut terdakwa MSA dan AMW oleh JPU Kejari hanya satu tahun enam bulan, dengan denda Rp 5 juta serta subsider tiga bulan.

“Karena korban seorang anak, terdakwa dikenakan pasal perlindungan anak.  Yakni pasal 80 ayat 3 Undang-Undang 35 Tahun 2014, serta Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), atas kelalaiannya yang menyebabkan anak di bawah umur meninggal dunia,” bebernya.

Nasrullah yang juga menjadi salah satu dari JPU pada perkara ini menerangkan pada dasarnya kesimpulan dari persidangan yang telah dilakukan beberapa kali itu bahwa terdakwa menyatakan menerima dan mengakui adanya kegagalan dari atraksi tersebut.

“Khususnya pada terdakwa ini mengaku bukan kali pertama, namun sering dilakukan tanpa adanya pengamanan,” tegasnya.

Bahkan fakta baru yang terungkap pada persidangan tersebut bahwa terdakwa AMW sebagai pengemudi mengaku hanya ditunjuk untuk melakukan atraksi berbahaya itu. Yang dimana diketahui tidak memiliki keahlian sama sekali di bidang tersebut.

“Pengendara yang biasa melakukannya sejak dulu bukanlah si terdakwa AMW ini. Jadi saat itu mobil yang dikendarai untuk melakukan atraksi berhenti beberapa detik di tubuh korban. Sehingga membuat korban merenggang nyawa,” tambahnya.

Dalam hal ini, juga sudah ada pernyataan dari keluarga korban bahwa ini adalah musibah. Artinya sudah saling memaafkan. Karena pihak terdakwa sudah menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap korban.

“Hal meringankan lainnya yakni salah satunya karena terdakwa ini masih menjadi tulang punggung keluarga,” tutupnya. (mar/app)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 13:10

Persilakan Pengungsi Menetap di Berau

BIDUKBIDUK - Kunjungan Bupati Berau, Muharram,  beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Berau…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:10

DPMPTSP Bakal Berikan Sanksi Tegas

TANJUNG REDEB - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Berau, pastikan…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:09

Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

TANJUNG REDEB – Menilai masih banyak rumah tak layak huni (RTLH), Dinas Perumahan Berau merencanakan…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:08

Warga Minta Jalan ke Tunggal Bumi Diaspal

TALISAYAN - Masyarakat di Kampung Tunggal Bumi, Kecamatan Talisayan, berharap akses jalan yang menuju…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:06

Masih Trauma, Anjas Ingin Pindah

BATU PUTIH - Gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah, tepatnya di Kota Palu, Donggala, dan…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:05

Bambu Hias Taman Dikeluhkan Warga

TANJUNG REDEB – Pohon bambu hias yang ditanam Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau,…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:03

Penurunan Tanah di Bujangga Harus Diantisipasi

TANJUNG REDEB - Kondisi tanah di ruas Jalan Bujangga perlu diwaspadai. Tak hanya sisi jalan sekitaran…

Senin, 22 Oktober 2018 13:41

PDAM Tak Dilibatkan

TANJUNG REDEB - Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah…

Senin, 22 Oktober 2018 13:37

Polisi Minta Senpi Rakitan Diserahkan

TALISAYAN - Masih banyaknya penggunaan senjata api (senpi) rakitan oleh masyarakat sebagai alat berburu,…

Senin, 22 Oktober 2018 13:37

Masyarakat Banyak yang Tertipu

BIDUKBIDUK - Beredar kabar bahwa warga Sulawesi Tengah yang mengungsi ke Kecamatan Bidukbiduk bersedia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .