MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 18 September 2018 16:40
Muncul Koperasi TKBM ‘Tandingan’

Datangkan Buruh asal Samarinda, Sempat Bekerja Sehari di Muara Berau

SEMPAT BEKERJA SEHARI: Buruh-buruh asal Samarinda berfoto bersama di depan rumah Gofri sebelum bertolak kembali ke Samarinda kemarin.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Polemik antara buruh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Redeb dengan perusahaan bongkar muat, tak kunjung mereda. Bahkan kemarin (17/9), sebanyak 25 buruh asal luar daerah yang didatangkan untuk bekerja di Muara Pantai Berau, dipulangkan ke Samarinda oleh pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb.

Dijelaskan Legal Consultant TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb, Gofri, 25 buruh yang dipulangkan pihaknya, adalah buruh yang didatangkan Koperasi TKBM Nusa Bahari Berau Tanjung Batu pada Sabtu (15/9) lalu. Kabar keberadaan buruh yang didatangkan Koperasi TKBM ‘tandingan’ tersebut, membuat pihaknya bersikap dan mendatangi lokasi Muara Pantai Berau untuk memastikan keberadaan buruh-buruh asal Samarinda itu.

“Saat kita ke lokasi, mereka (buruh asal Samarinda) mengaku sudah bekerja sehari. Mereka didatangkan dan dijanjikan bekerja tetap sebagai buruh TKBM di Berau. Itu yang mengungkapkan koordinatornya atas nama Supriadi,” jelas Gofri.

Padahal ujar dia, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011, menegaskan bahwa di setiap pelabuhan hanya ada 1 koperasi TKBM. “Makanya kami anggap ada geliat untuk menyingkirkan kawan-kawan TKBM yang sah secara hukum. Karena ada pembentukan koperasi TKBM lain selain koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb,” terangnya.

Dengan dasar itu pula, pihaknya meminta kebersediaan buruh-buruh yang didatangkan koperasi TKBM tandingan itu untuk kembali ke daerah asalnya. 

“Ini tadi (kemarin, red) barusan kami pulangkan semua mereka ke Samarinda. Kami carterkan empat mobil, karena sesama buruh kami juga bertanggung jawab. Kami sebenarnya senasib, mereka juga korban, mereka datang ke Berau karena dibohongi,” ungkap Gofri.   

Dugaan untuk menyingkirkan buruh-buruh Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb, khususnya pada bidang batu bara, makin menguat karena pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Berau, mengizinkan aktivitas buruh TKBM tandingan itu. “Padahal mereka (KUPP) tahu buruh-buruh itu bukan dari TKBM yang sesungguhnya. Itu juga menjadi pertanyaan kita, ada apa?” tanyanya. 

Atas temuan itu, pihaknya akan membahas persoalan tersebut dengan perusahaan-perusahaan bongkar muat yang ada di Berau, demi meluruskan jika tindakan mereka mendatangkan buruh di luar TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb merupakan sebuah kesalahan. Apalagi buruh-buruh tersebut di bawah naungan koperasi TKBM yang masih dipertanyakan legalitas hukumnya di bidang kepelabuhanan. “Selanjutnya akan kami bawa juga masalah ini ke KUPP,” terang Gofri.

Ditambahkan Koordinator Loading Batu Bara, Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb, Abdul Hafid, menyebut Koperasi TKBM Nusa Bahari Berau Tanjung Batu, bukanlah koperasi yang berbadan hukum bidang bongkar muat. “Artinya ini koperasi yang disulap, karena yang sah hanya satu koperasi TKBM yang telah terdaftar di daerah dan pusat,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, jumlah buruh di bawah naungan Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb sebanyak 418 orang. Sementara yang bertugas di batu bara sebanyak 138 orang. “Dan yang selama ini terus digoyang, diusik, ya buruh-buruh batu bara ini. Tapi kami tidak akan diam, kami akan bertindak memperjuangkan hak-hak kami sebagai buruh,” pungkasnya. (udi)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 14:31

Stadion Mini Segera Dibangun di Teluk Bayur

TELUK BAYUR – Setelah melalui proses seleksi dan pertimbangan yang…

Senin, 24 Juni 2019 14:29

Hadiah Utama Sepeda Motor Menanti

TANJUNG REDEB - Semarak puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)…

Minggu, 23 Juni 2019 01:06

Petakan Wilayah Rawan Bencana

TANJUNG REDEB - Bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah…

Minggu, 23 Juni 2019 01:04
Putusan Kasus Tipikor Proyek Air Bersih

Terdakwa dan Jaksa Tak Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Dua terdakwa perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:20

Mendikbud Tambah Kuota Jalur Prestasi

TANJUNG REDEB - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:18

Oknum PNS Terjerat Korupsi ADK Balikukup

TANJUNG REDEB – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diketahui…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:17

Tiga Tersangka Sekaligus Ditahan

TANJUNG REDEB – Berkas, tersangka dan barang bukti (tahap II)…

Jumat, 21 Juni 2019 14:55

Pertamina Sebut Kewenangan Pemilik

TANJUNG REDEB – Berbagai pihak mendesak agar PT Pertamina meminta…

Jumat, 21 Juni 2019 14:53

Lapak Pedagang Pasar Subuh Dibongkar Paksa

TELUK BAYUR – Lapak pedagang pasar subuh di Pasar Sanggam…

Jumat, 21 Juni 2019 14:52

Pemilik Mobil Ikut ‘Dijilat’ Api

TANJUNG REDEB - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*