MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 18 September 2018 16:40
Muncul Koperasi TKBM ‘Tandingan’

Datangkan Buruh asal Samarinda, Sempat Bekerja Sehari di Muara Berau

SEMPAT BEKERJA SEHARI: Buruh-buruh asal Samarinda berfoto bersama di depan rumah Gofri sebelum bertolak kembali ke Samarinda kemarin.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Polemik antara buruh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Redeb dengan perusahaan bongkar muat, tak kunjung mereda. Bahkan kemarin (17/9), sebanyak 25 buruh asal luar daerah yang didatangkan untuk bekerja di Muara Pantai Berau, dipulangkan ke Samarinda oleh pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb.

Dijelaskan Legal Consultant TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb, Gofri, 25 buruh yang dipulangkan pihaknya, adalah buruh yang didatangkan Koperasi TKBM Nusa Bahari Berau Tanjung Batu pada Sabtu (15/9) lalu. Kabar keberadaan buruh yang didatangkan Koperasi TKBM ‘tandingan’ tersebut, membuat pihaknya bersikap dan mendatangi lokasi Muara Pantai Berau untuk memastikan keberadaan buruh-buruh asal Samarinda itu.

“Saat kita ke lokasi, mereka (buruh asal Samarinda) mengaku sudah bekerja sehari. Mereka didatangkan dan dijanjikan bekerja tetap sebagai buruh TKBM di Berau. Itu yang mengungkapkan koordinatornya atas nama Supriadi,” jelas Gofri.

Padahal ujar dia, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011, menegaskan bahwa di setiap pelabuhan hanya ada 1 koperasi TKBM. “Makanya kami anggap ada geliat untuk menyingkirkan kawan-kawan TKBM yang sah secara hukum. Karena ada pembentukan koperasi TKBM lain selain koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb,” terangnya.

Dengan dasar itu pula, pihaknya meminta kebersediaan buruh-buruh yang didatangkan koperasi TKBM tandingan itu untuk kembali ke daerah asalnya. 

“Ini tadi (kemarin, red) barusan kami pulangkan semua mereka ke Samarinda. Kami carterkan empat mobil, karena sesama buruh kami juga bertanggung jawab. Kami sebenarnya senasib, mereka juga korban, mereka datang ke Berau karena dibohongi,” ungkap Gofri.   

Dugaan untuk menyingkirkan buruh-buruh Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb, khususnya pada bidang batu bara, makin menguat karena pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Berau, mengizinkan aktivitas buruh TKBM tandingan itu. “Padahal mereka (KUPP) tahu buruh-buruh itu bukan dari TKBM yang sesungguhnya. Itu juga menjadi pertanyaan kita, ada apa?” tanyanya. 

Atas temuan itu, pihaknya akan membahas persoalan tersebut dengan perusahaan-perusahaan bongkar muat yang ada di Berau, demi meluruskan jika tindakan mereka mendatangkan buruh di luar TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb merupakan sebuah kesalahan. Apalagi buruh-buruh tersebut di bawah naungan koperasi TKBM yang masih dipertanyakan legalitas hukumnya di bidang kepelabuhanan. “Selanjutnya akan kami bawa juga masalah ini ke KUPP,” terang Gofri.

Ditambahkan Koordinator Loading Batu Bara, Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb, Abdul Hafid, menyebut Koperasi TKBM Nusa Bahari Berau Tanjung Batu, bukanlah koperasi yang berbadan hukum bidang bongkar muat. “Artinya ini koperasi yang disulap, karena yang sah hanya satu koperasi TKBM yang telah terdaftar di daerah dan pusat,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, jumlah buruh di bawah naungan Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Redeb sebanyak 418 orang. Sementara yang bertugas di batu bara sebanyak 138 orang. “Dan yang selama ini terus digoyang, diusik, ya buruh-buruh batu bara ini. Tapi kami tidak akan diam, kami akan bertindak memperjuangkan hak-hak kami sebagai buruh,” pungkasnya. (udi)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 13:58

Pemkab Kembali Wacanakan Bangun RS

TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit (RS) baru yang telah…

Rabu, 20 Februari 2019 13:51

Inhutani I Jalin Kerja Sama Kejari Berau

PT Inhutani I Wilayah Berau yang mencakup PT Inhutani I…

Rabu, 20 Februari 2019 13:47

Bandar Sabu 7 Kg Akhirnya Diciduk

TANJUNG REDEB – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu antarnegara, akhirnya…

Selasa, 19 Februari 2019 13:55

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB - Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Februari 2019 13:54

Polres Periksa Dua Saksi

TANJUNG REDEB – Pasca-kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah warga di…

Selasa, 19 Februari 2019 13:52

Kebakaran Milono Sisakan Seragam Polisi

Perawakannya sebagai abdi negara di institusi Polri tampak membuat Jems…

Selasa, 19 Februari 2019 13:51

Bantuan Maksimal Rp 40 Juta

PEMKAB Berau melalui Dinas Sosial (Dinsos) bakal memberikan dana bantuan…

Senin, 18 Februari 2019 13:15

Rata-Rata Hamil di Luar Nikah

TANJUNG REDEB – Pernikahan usia dini, marak terjadi di Berau.…

Senin, 18 Februari 2019 13:13

Anggaran Cekak, Kantor Disbudpar Mangkrak

TANJUNG REDEB - Sejak dibangun beberapa tahun silam, progres pembangunan…

Senin, 18 Februari 2019 13:12

Harga Gas Melon Selangit

TANJUNG REDEB - Meski tak sulit didapatkan, namun harga elpiji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*