MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 18 September 2018 17:14
Pernah Terlihat di Teluk Bayur, Berharap Bunga Dirawat
Mappasikra Mappaseleng

PROKAL.CO, class="p1">TUMBUHNYA salah satu spesies bunga bangkai di halaman rumah warga di Jalan Benua Etam, Kelurahan Gayam cukup membuat semua pihak terkejut. Termaksud Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mapaselleng.

Hidupnya kerabat bunga bangkai ini, disebut Mappasikra merupakan yang kedua kalinya, setelah beberapa tahun silam juga ditemukan di Kelurahan Teluk Bayur. Kondisi inipun menurutnya, merupakan salah satu hal yang langka, apalagi spesies bunga bangkai ini tergolong salah satu flora yang terancam punah.

“Dulu juga pernah ada yang tumbuh di daerah Teluk Bayur dan sama persis dengan yang ditemukan sekarang,” katanya saat ditunjukkan gambar bunga tersebut oleh Berau Post, Senin (17/9).

Melihat betapa sulitnya tanaman bunga bangkai ini tumbuh, ia pun berharap pemilik lahan yang ditumbuhi bunga bangkai bisa memberikan proteksi dini atau membangun pagar di sekeliling bunga tersebut.

Pemasangan pagar ini dilakukan tak terlepas kekhawatirannya terhadap akan tingginya animo atau keingintahuan masyarakat mengenai tanaman tersebut. “Ini dilakukan untuk menghindari sentuhan langsung bunga itu dengan masyarakat yang penasaran ingin melihat,” ucapnya.

“Khawatirnya dengan banyaknya orang yang menyentuh maka akan berpengaruh terhadap keberlangsungan bunga bangkai itu sendiri. Terlebih bunga itu juga informasinya hanya hidup sekitar dua mingguan saja,” tambahnya.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Berau ini juga mengaku sangat senang apabila serbuk bunga bangkai tersebut bisa diambil dan ditanam di salah satu lokasi yang cukup luas. Menurutnya, apabila tanaman tersebut bisa tumbuh dan diperbanyak di satu lokasi, maka tidak menutup kemungkinan akan menjadi objek wisata baru di Kabupaten Berau. “Ya kalaupun bisa tumbuh dengan cara begitu kenapa tidak dicoba,” tandasnya. (arp/app)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 13:08

Warga Minta Jalan ke Tunggal Bumi Diaspal

TALISAYAN - Masyarakat di Kampung Tunggal Bumi, Kecamatan Talisayan, berharap akses jalan yang menuju…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:07

Tegaskan Kasus Ijazah Palsu Terus Ditindaklanjuti

TANJUNG REDEB - Hingga saat ini, Polres Berau terus menindaklanjuti kasus ijazah palsu yang menyeret…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:03

Penurunan Tanah di Bujangga Harus Diantisipasi

TANJUNG REDEB - Kondisi tanah di ruas Jalan Bujangga perlu diwaspadai. Tak hanya sisi jalan sekitaran…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:05

Rata-Rata Menyisakan Antardua Kampung

TANJUNG REDEB – Persoalan tapal batas antarkampung terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:09

Kampung Transmigrasi Belum Terlayani Jaringan Telekomunikasi

TALISAYAN - Tiga kampung yang berada di wilayah Talisayan, hingga kini masih miskin sinyal. Kampung…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:08

Kebutuhan Damkar Mendesak

TALISAYAN – Kebakaran yang terjadi di wilayah RT 6 Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, menghanguskan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:07

Berantas Judi dan Miras

TALISAYAN – Pemerintah Kecamatan Talisayan berkomitmen memberantas perjudian dan peredaran minuman…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:06

Maluang Layak Jadi Contoh bagi Desa Se-Kaltim

TANJUNG REDEB - Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, menjadi perwakilan Kaltim yang tampil di Temu…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:05

Wartawan Profesi Mulia

TANJUNG REDEB - Pelatihan jurnalistik yang digelar di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur berakhir,…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:04

Kasus Perusakan Bus Segera Naik Tahap I

TANJUNG REDEB – Kasus perusakan bus karyawan di Kampung Sambakungan, Gunung Tabur yang dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .