MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 21 September 2018 10:59
Khawatir Membahayakan, Warga Bunuh Ular Sanca

Mulai Banyak Ular Berukuran Besar Muncul di Batu Putih

TERPAKSA DIBUNUH: Muncul di sekitar permukiman warga, ular sanca dengan panjang sekitar 3 meter terpaksa dibunuh

PROKAL.CO, BATU PUTIH- Sejumlah warga di wilayah RT 6 Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, dibuat geger dengan kemunculan ular sanca dengan panjang sekitar 3 meter. Karena lokasi tersebut merupakan areal permukiman dan pertanian, warga setempat terpaksa membunuh ular tersebut dengan alasan keamanan.

Disampaikan, Rosadik, ular tersebut ditemukan salah seorang warga sedang berkeliaran. Karena ukurannya cukup besar, ular dibunuh. Hal itu untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Apalagi ia menduga, ular tersebut keluar dari sarangnya karena hendak mencari makan. "Khawatir memangsa hewan ternak, dan membahayakan manusia, jadi harus dibunuh. Apalagi, juga banyak anak kecil yang sering bermain di sekitar lokasi ular itu ditemukan," ungkapnya pada Berau Post, Kamis (20/9).

Tak pelak, ular besar yang tinggal bangkai itu menyedot perhatian masyarakat setempat. Baik yang hanya ingin sekadar melihat karena penasaran, atau ingin mengabadikan ular tersebut dengan kamera telepon seluler.

Ia mengatakan, saat ini banyak warga yang mulai khawatir dengan ular tersebut. Apalagi ada kejadian orang dimangsa ular oleh sejenis, meski bukan di Berau. Hal tersebut menurut dia, menjadi kewaspadaan bagi warga terutama ketika bertemu ular sanca.

"Daripada dibiarkan malah membahayakan, lebih baik langsung dibunuh. Apalagi sudah terjadi kasus manusia yang dimangsa ular. Ini yang perlu diantisipasi," jelasnya.

Sementara itu, Nasir, warga lainnya mengatakan, sudah 3 kali warga membunuh ular sejenis di sekitar RT 6 tersebut. Bahkan, beberapa waktu lalu, salah seorang warga penyadap pohon aren juga terpaksa membunuh ular sanca sepanjang 4 meter karena mencoba memangsa anjing peliharaannya.

"Ada juga ular sanca berukuran sekitar 3 meter juga mati terlindas mobil di sekitar jalan," terangnya.

Ia menduga, habitat ular tersebut mulai terganggu dan kesulitan mencari makan akibat pembukaan hutan di wilayah tersebut. Sehingga, memaksanya menuju permukiman masyarakat untuk mencari hewan ternak warga yang bisa dimangsa.

"Sering ditemukan ular besar. Kami tidak tahu mengapa ular-ular besar ini banyak bermunculan. Bisa jadi, karena di habitatnya mulai kesulitan makanan," pungkasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:34

RS Pratama Tangani 7 Kasus DBD

TALISAYAN – Memasuki musim hujan, Direktur Rumah Sakit Pratama Talisayan Nusyamsi, imbau warga…

Sabtu, 17 November 2018 11:32

Terkendala Alat Bukti dan Keterangan Saksi

TANJUNG REDEB - Kasus dugaan pencabulan oleh terlapor berinisial R terhadap RH (14) warga Suaran, Sambaliung…

Kamis, 15 November 2018 12:19

Ahli Waris Ajukan Kontra Banding

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum ahli waris pemilik lahan di Pulau Bakungan atau Virgin Cocoa, Syahruddin…

Kamis, 15 November 2018 12:14

Penyaluran Rastra Terkendala Cuaca

TANJUNG REDEB - Penyaluran beras sejahtera (Rastra) ke wilayah pesisir selatan terus dilakukan oleh…

Kamis, 15 November 2018 12:10

Belum Seluruh Kampung Teraliri Listrik

BATU PUTIH- Hingga saat ini, masih banyak kampung yang belum mendapatkan fasilitas dasar yang memadai,…

Kamis, 15 November 2018 12:07

23 Warga Terjaring Razia Yustisi

TANJUNG REDEB – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, menggelar razia yustisi…

Kamis, 15 November 2018 12:06

Pantau Peredaran Uang

TANJUNG REDEB – Sempat beredar adanya uang palsu (upal), membua Satreskrim Polres Berau, terus…

Rabu, 14 November 2018 10:56

Awasi Perburuan Penyu di Bidukbiduk

BIDUKBIDUK - Masih maraknya penjualan aksesori berbahan dasar sisik penyu, masih menjadi salah…

Rabu, 14 November 2018 10:53

Kunjungan ke Hiu Paus Kerap Tak lewat Talisayan

TALISAYAN - Keberadaan hiu paus (whale shark) di perairan Kampung Talisayan memang menjadi salah…

Rabu, 14 November 2018 10:43

Mengkhawatirkan, Warga Minta Ditebang

TANJUNG REDEB – Sebagian pohon besar di pinggir Jalan Diponegoro ada yang mati, bahkan ranting…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .