MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 21 September 2018 10:59
Khawatir Membahayakan, Warga Bunuh Ular Sanca

Mulai Banyak Ular Berukuran Besar Muncul di Batu Putih

TERPAKSA DIBUNUH: Muncul di sekitar permukiman warga, ular sanca dengan panjang sekitar 3 meter terpaksa dibunuh

PROKAL.CO, BATU PUTIH- Sejumlah warga di wilayah RT 6 Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, dibuat geger dengan kemunculan ular sanca dengan panjang sekitar 3 meter. Karena lokasi tersebut merupakan areal permukiman dan pertanian, warga setempat terpaksa membunuh ular tersebut dengan alasan keamanan.

Disampaikan, Rosadik, ular tersebut ditemukan salah seorang warga sedang berkeliaran. Karena ukurannya cukup besar, ular dibunuh. Hal itu untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Apalagi ia menduga, ular tersebut keluar dari sarangnya karena hendak mencari makan. "Khawatir memangsa hewan ternak, dan membahayakan manusia, jadi harus dibunuh. Apalagi, juga banyak anak kecil yang sering bermain di sekitar lokasi ular itu ditemukan," ungkapnya pada Berau Post, Kamis (20/9).

Tak pelak, ular besar yang tinggal bangkai itu menyedot perhatian masyarakat setempat. Baik yang hanya ingin sekadar melihat karena penasaran, atau ingin mengabadikan ular tersebut dengan kamera telepon seluler.

Ia mengatakan, saat ini banyak warga yang mulai khawatir dengan ular tersebut. Apalagi ada kejadian orang dimangsa ular oleh sejenis, meski bukan di Berau. Hal tersebut menurut dia, menjadi kewaspadaan bagi warga terutama ketika bertemu ular sanca.

"Daripada dibiarkan malah membahayakan, lebih baik langsung dibunuh. Apalagi sudah terjadi kasus manusia yang dimangsa ular. Ini yang perlu diantisipasi," jelasnya.

Sementara itu, Nasir, warga lainnya mengatakan, sudah 3 kali warga membunuh ular sejenis di sekitar RT 6 tersebut. Bahkan, beberapa waktu lalu, salah seorang warga penyadap pohon aren juga terpaksa membunuh ular sanca sepanjang 4 meter karena mencoba memangsa anjing peliharaannya.

"Ada juga ular sanca berukuran sekitar 3 meter juga mati terlindas mobil di sekitar jalan," terangnya.

Ia menduga, habitat ular tersebut mulai terganggu dan kesulitan mencari makan akibat pembukaan hutan di wilayah tersebut. Sehingga, memaksanya menuju permukiman masyarakat untuk mencari hewan ternak warga yang bisa dimangsa.

"Sering ditemukan ular besar. Kami tidak tahu mengapa ular-ular besar ini banyak bermunculan. Bisa jadi, karena di habitatnya mulai kesulitan makanan," pungkasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…

Minggu, 21 April 2019 15:39

Asrama Mahasiswa Berau Banua Butuh Perhatian

TANJUNG REDEB – Asrama Mahasiswa Berau Banua di Makassar, Sulawesi…

Sabtu, 20 April 2019 13:54

Pemilu di Talisayan Kondusif

TALISAYAN - Dua hari setelah pencoblosan, aparat kepolisian masih sibuk…

Sabtu, 20 April 2019 13:52

Pemilik Mobil Diwajibkan Punya Garasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau fokus terhadap empat…

Sabtu, 20 April 2019 13:49

Abrasi Pantai Bidukbiduk Kian Parah

BIDUK-BIDUK - Beberapa titik pantai di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk…

Jumat, 19 April 2019 11:08

Tambah Ilmu dan Wawasan

TANJUNG REDEB - Penasaran untuk mengetahui cara kerja perusahaan surat…

Jumat, 19 April 2019 11:06

Pemerintah Kampung Aktifkan Jaga Malam

TALISAYAN - Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, kembali menggiatkan penjaga…

Jumat, 19 April 2019 11:02

Bensin Eceran Kembali Langka

BATU PUTIH – Sehari setelah Pemilu, warga Batu Putih kembali…

Kamis, 18 April 2019 15:53

Warga Antusias Salurkan Hak Suara

BATU PUTIH – Camat Tabalar, Saharuddin mengatakan hingga perhitungan suara…

Kamis, 18 April 2019 15:02

Sejumlah Kampung Belum Cairkan ADK

BIDUKBIDUK - Hingga kini, ADK (Alokasi Dana Kampung) tahap pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*