MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 22 September 2018 11:26
Tak Perlu Ditutup-tutupi, KPU Diminta Beber Caleg Mantan Napi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau diminta lebih terbuka kepada masyarakat, untuk membeber nama-nama calon legislatif (caleg) yang berstatus mantan narapidana. Hal itu diutarakan Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak) Berau Alfian, kepada Berau Post kemarin (21/9).

Menurut warga Sambaliung tersebut, sudah seharusnya KPU Berau membeber dengan jelas siapa saja peserta pemilu, hingga perkara apa yang pernah menjeratnya sehingga berstatus mantan narapidana.

“KPU jangan tertutup lah. Emang mengapa jika masyarakat mempertanyakannya, kenapa harus minta permintaan tertulis. Saya rasa tidak perlu lah,” katanya.

Dibeberkannya, selain harus bekerja sesuai dengan Undang-Undang dan aturan yang ada, KPU juga harus berusaha menghindari adanya komentar miring dari masyarakat, seperti halnya upaya menutup-nutupi. Apalagi menurutnya, hal itu cukup penting untuk diketahui seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. “Jangan sampai masyarakat menilai KPU tertutup. Di alam demokrasi seperti ini, sepanjang itu penting untuk rakyat, kenapa harus dipersulit. Lagian, setahu saya enggak ada ketentuan harus (ditutupi) seperti itu,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2019 telah berakhir.

Namun beredar kabar ada tiga bakal calon legislatif (bacaleg) yang merupakan mantan narapidana, tidak pernah memasang pengumuman tertulis terkait status mereka ke publik, melalui media massa. Padahal pengumuman tersebut merupakan salah satu syarat bagi bacaleg agar bisa dinyatakan memenuhi syarat menjadi caleg.

Dijelaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau Roby Maula, peserta yang masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS), beberapa di antaranya merupakan mantan napi. Tapi disebutkannya, seluruh mantan napi tersebut, sudah memenuhi ketentuan yang atur, seperti memasang pengumuman putusan dan surat keterangan sudah menjalani masa hukumannya di media massa.

Namun Roby tidak bersedia memperlihatkan bukti pengumuman status ketiga bacaleg tersebut kepada media ini. "Untuk memperlihatkan buktinya harus ada permintaan tertulis ke kami (KPU), lengkap dengan nama calon yang dimaksud," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/9) lalu.

Tapi ditegaskannya, dalam melakukan seluruh tahapan pemilihan umum (pemilu), pihaknya selalu bekerja sesuai dengan Undang-Undang dan aturan yang berlaku. Apalagi dalam melakukan tahapan verifikasi, khususnya bagi mantan napi. Pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa unsur terkait, salah satunya Pengadilan Negeri Tanjung Redeb.

"Penetapan itu kami bekerja secara komprehensif dengan melibatkan stakeholder terkait. Tapi perlu diketahui juga, sesuai dengan aturan masa bagi masyarakat memberi tanggapan, sudah berakhir sejak 21 Agustus lalu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Berau Post menerima pengaduan dari salah seorang warga yang menyebutkan bahwa setidaknya terdapat tiga nama bacaleg yang diketahuinya adalah mantan narapidana. Ketiganya masing-masing berinisial Sp yang diduga sebagai bacaleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hd diduga sebagai bacaleg Partai Bulan Bintang (PBB), dan Jd diduga bacaleg Partai Persatuan Indonesia (Perindo). (sam/udi)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tolak Ikan Hasil Bom untuk Sejahterakan Nelayan

Memerangi penggunaan bom untuk menangkap ikan akan sia-sia jika masyarakat masih membeli ikan hasil…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:19

Latihan Online, Konsentrasi Jadi Kunci

Menurunkan 10 atlet terbaik, pengurus Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Berau menargetkan dua…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:18

Dipecat Dinilai Tepat

DUGAAN pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner KPU Berau, juga dicermati Pangi Syarwi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:17

DKPP Terima Laporan Bawaslu

TANJUNG REDEB – Penanganan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…

Senin, 15 Oktober 2018 13:28

Hari Ini, Bantuan Diberangkatkan

BANTUAN kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah, melalui Posko Ikatan Kerukunan Keluarga…

Senin, 15 Oktober 2018 13:27

Gangguan yang Sangat Mengganggu

GANGGUAN pelayanan telekomunikasi, kelistrikan dan air bersih yang terjadi kemarin (14/10), turut disayangkan…

Senin, 15 Oktober 2018 13:26

Jasa Pelayanan ‘KO’ di Akhir Pekan

TANJUNG REDEB – Listrik padam, air tidak mengalir dan koneksi internet terputus, terjadi dalam…

Senin, 15 Oktober 2018 13:25

Hasilnya Tak Berkah, Ada Cela pada Hukum Indonesia

Hasil tangkapannya melimpah. Namun tidak pernah dirasakan membawa berkah. Ali pun telah menyadarinya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .