MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 23 September 2018 15:32
Pusat Diminta Cari Solusi, Larangan Pemkab Mengangkat Guru Honorer
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, anggap keputusan Presiden Republik Indonesia yang meminta agar Pemerintah Kabupten (Pemkab) tidak lagi menerima guru honorer kurang tepat.

Apalagi, jika kenyataannya Kabupaten Berau kekurangan tenaga pendidik sedangkan pemerintah pusat tidak memiliki solusi, yakni membuka penerimaan pegawai. Hal itu tentu berpotensi menjadi suatu masalah.

“Kalau kenyataannya masih banyak sekolah kekurangan guru, dan hasil evaluasi masih memungkinkan untuk kita menambah, masa saya sebagai bupati yang bertanggung jawab atas pendidikan di Berau membiarkan hal itu, itu namanya mengorbankan anak kita,” katanya kepada Berau Post, kemarin (22/9).

Ditekankannya, berbeda cerita jika hal itu diperuntukkan untuk tenaga non fungsional, yang pekerjaannya masih memungkinkan untuk dikerjakan oleh tenaga lain. “Kalau non fungsional tidak jadi masalah, kalau seperti tenaga medis dan guru bagaimana tanggung jawab saya sebagai bupati, tentu tidak bisa sepenuhnya bisa kita turuti,” jelasnya.

Muharram pun mengaku, tidak masalah jika suatu saat dirinya mendapatkan teguran, hanya karena melakukan hal itu. Apalagi diterangkannya, keluhan yang disampaikan masyarakat tidak langsung ditujukan kepada seorang presiden.

“Saya sempat ditegur mengangkat, tapi saya jawab bagaimana kalau tidak diangkat, tidak ada yang isi? Mereka diam saja. Silakan aja ditegur, tapi carikan dong solusinya,” tekannya.

Namun diakui politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, dirinya juga belum menerima edaran terkait hal itu. “Sampai sekarang saya belum ada dapat juga edaran itu, nanti saya coba lihat dulu,” pungkas Muharram.

Seperti dikutip dari jpnn.com Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengimbau pemerintah daerah tidak lagi merekrut guru honorer. Selama ini pemda terus mengangkat guru honorer sehingga angkanya mencapai 725.835 orang.

Masalahnya, ini kemudian menjadi beban pemerintah. Guru honorer yang diangkat pemda menuntut diangkat menjadi PNS. Padahal menurut ketentuan PP 48/2005 yang kemudian direvisi menjadi PP 43/2007, ada larangan pemda mengangkat honorer lagi.

"Presiden minta ini terakhir kalinya pemerintah urus honorer. Berikutnya tidak boleh lagi ada pengangkatan guru honorer," kata Menteri Muhadjir di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Jumat (21/9).

Untuk menjabarkan perintah tersebut, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengaku sudah melayangkan surat kepada pemerintah daerah untuk tidak ada lagi merekrut guru honorer.

Jika ada yang masih merekrut akan ada sanksi tegas. Di mana pemerintah pusat tidak akan mengurus guru honorer lagi dan menyerahkan ke daerah. “Bisa kami pantau, jika ada yang melanggar, akan kami kenakan sanksi. Mohon kerja samanya,” tegasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:30

Bisa Saja Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB – Minimnya pengusaha sarang burung walet rumahan yang mengantongi kelengkapan perizinan,…

Sabtu, 17 November 2018 11:30

Ar Merasa Jadi Korban Situasi

TANJUNG REDEB – Pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan kapal pariwisata…

Sabtu, 17 November 2018 11:29

Putusan Direncanakan Awal Desember

TANJUNG REDEB – Sidang atas gugatan mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah…

Sabtu, 17 November 2018 11:28

Sepekan untuk Tuntaskan RAPBD

SETELAH nota kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2019…

Sabtu, 17 November 2018 11:28

DPR Pertanyakan Rencana Mendagri Stop Pemekaran

TANJUNG REDEB – Rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyetop 314 usulan pemekaran,…

Jumat, 16 November 2018 12:04

Pelaku Masuk Perangkap Polisi

TANJUNG REDEB – Polisi berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (14/11)…

Jumat, 16 November 2018 12:02

Langsung Kebut Pembahasan RAPBD

TANJUNG REDEB – Sempat mengalami keterpurukan kondisi anggaran dalam beberapa tahun terakhir,…

Jumat, 16 November 2018 11:59

Seperti Jimat yang Buat Dokter Kebingungan

“Saya pikir, kayu itu tidak sekalipun menyakiti saya meski sudah 15 tahun di telapak tangan saya.…

Jumat, 16 November 2018 11:57

Sehari Nyaris Tanpa BBM

TANJUNG REDEB – Tak seperti biasanya, hingga pukul 09.00 Wita beberapa Stasiun Pengisian Bahan…

Kamis, 15 November 2018 11:57

Polisi Masih Matangkan Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, menanggapi desakan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .