MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 23 September 2018 15:32
Pusat Diminta Cari Solusi, Larangan Pemkab Mengangkat Guru Honorer
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, anggap keputusan Presiden Republik Indonesia yang meminta agar Pemerintah Kabupten (Pemkab) tidak lagi menerima guru honorer kurang tepat.

Apalagi, jika kenyataannya Kabupaten Berau kekurangan tenaga pendidik sedangkan pemerintah pusat tidak memiliki solusi, yakni membuka penerimaan pegawai. Hal itu tentu berpotensi menjadi suatu masalah.

“Kalau kenyataannya masih banyak sekolah kekurangan guru, dan hasil evaluasi masih memungkinkan untuk kita menambah, masa saya sebagai bupati yang bertanggung jawab atas pendidikan di Berau membiarkan hal itu, itu namanya mengorbankan anak kita,” katanya kepada Berau Post, kemarin (22/9).

Ditekankannya, berbeda cerita jika hal itu diperuntukkan untuk tenaga non fungsional, yang pekerjaannya masih memungkinkan untuk dikerjakan oleh tenaga lain. “Kalau non fungsional tidak jadi masalah, kalau seperti tenaga medis dan guru bagaimana tanggung jawab saya sebagai bupati, tentu tidak bisa sepenuhnya bisa kita turuti,” jelasnya.

Muharram pun mengaku, tidak masalah jika suatu saat dirinya mendapatkan teguran, hanya karena melakukan hal itu. Apalagi diterangkannya, keluhan yang disampaikan masyarakat tidak langsung ditujukan kepada seorang presiden.

“Saya sempat ditegur mengangkat, tapi saya jawab bagaimana kalau tidak diangkat, tidak ada yang isi? Mereka diam saja. Silakan aja ditegur, tapi carikan dong solusinya,” tekannya.

Namun diakui politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, dirinya juga belum menerima edaran terkait hal itu. “Sampai sekarang saya belum ada dapat juga edaran itu, nanti saya coba lihat dulu,” pungkas Muharram.

Seperti dikutip dari jpnn.com Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengimbau pemerintah daerah tidak lagi merekrut guru honorer. Selama ini pemda terus mengangkat guru honorer sehingga angkanya mencapai 725.835 orang.

Masalahnya, ini kemudian menjadi beban pemerintah. Guru honorer yang diangkat pemda menuntut diangkat menjadi PNS. Padahal menurut ketentuan PP 48/2005 yang kemudian direvisi menjadi PP 43/2007, ada larangan pemda mengangkat honorer lagi.

"Presiden minta ini terakhir kalinya pemerintah urus honorer. Berikutnya tidak boleh lagi ada pengangkatan guru honorer," kata Menteri Muhadjir di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Jumat (21/9).

Untuk menjabarkan perintah tersebut, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengaku sudah melayangkan surat kepada pemerintah daerah untuk tidak ada lagi merekrut guru honorer.

Jika ada yang masih merekrut akan ada sanksi tegas. Di mana pemerintah pusat tidak akan mengurus guru honorer lagi dan menyerahkan ke daerah. “Bisa kami pantau, jika ada yang melanggar, akan kami kenakan sanksi. Mohon kerja samanya,” tegasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 15:43

Pemilu Susulan di 11 TPS Belum Ditetapkan

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Berau belum bisa…

Minggu, 21 April 2019 15:42

Perwira Polres Berau Ditemukan Meninggal

TANJUNG REDEB - Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres…

Sabtu, 20 April 2019 13:48

Bawaslu ‘Kebanjiran’ Aduan

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Jumat, 19 April 2019 10:50

Dua Kontraktor Jalani Persidangan

TANJUNG REDEB - Dua kontraktor yang terseret kasus dugaan tindak…

Jumat, 19 April 2019 10:48

Dikira Batang Pohon, Ternyata Bangkai Paus

PULAU DERAWAN – Warga Pulau Derawan dibuat heboh dengan ditemukannya…

Kamis, 18 April 2019 14:59

Warga Rutan Gagal Nyoblos

WAJAH kecewa juga tak bisa disembunyikan para warga binaan di…

Kamis, 18 April 2019 14:57

Pemilu Paling Krusial

TANJUNG REDEB – Pertama dalam sejarah pesta demokrasi di Indonesia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*