MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 25 September 2018 13:23
Pantai Giring-Giring Abrasi, Warga Khawatir
ABRASI: Tepi pantai Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk, mukai dilanda abrasi.

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK- Warga yang berada di sekitar pantai Kampung Giring-Giring Kecamatan Bidukbiduk, mulai waswas terkait abrasi yang [erlahan terjadi, dan semakin mengkhawatirkan.

 Apalagi, pengikisan akibat gelombang laut tersebut sudah lama melanda sebagian wilayah di kampung tersebut. Disampaikan, Samsudin, warga setempat, banyak warga mulai khawatir dengan abrasi di sekitar pantai. Terlebih, warga yang memiliki rumah di tepi pantai.

"Sudah kami khawatir kalau semakin parah. Apalagi yang tinggal di tepi pantai," bebernya.

Menurutnya, mininnya penahan ombak, dan tak adanya hutan bakau membuat abrasi masih terus terjadi. Bahkan kata dia, tak hanya satu titik lokasi yang kini sedang tergerus abrasi. "Banyak juga yang kena," bebernya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi bertambah parahnya abrasi perlu dibuatkan penahan gelombang. "Ya perlu. Jangan sampai menunggu parah," jelasnya.

Sementara itu, Ahmad, warga lainnya mengatakan, tak sedikit masyarakat yang memiliki rumah di tepi pantai menggunakan alat seadanya untuk menahan abrasi untuk sementara waktu. Seperti pohon kelapa yang dibuat warga, dengan papan untuk mencegah terjadinya abrasi lebih parah.

"Sebagai bentuk antisipasi agar tidak bertambah parah," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Giring-Giring, Irvan Kiay, membenarkan bahwa sebagian wilayahnya memang sedang terancam oleh abrasi, khususnya di sekitar pantai. Bahkan, kata dia, warga sudah tidak diperkenankan untuk membangun rumah di sekitar pantai karena khawatir abrasi.

"Dari pemerintah kecamatan juga sudah mengintruksikan agar warga tidak membangun bangunan di sekitar pantai, karena khawatir terkena dampak dari abrasi," bebernya.

Sementara itu, pihaknya juga telah melayangkan usulan terkait penahan abrasi di kampungnya. Sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang memiliki tempat tinggal di tepi pantai.

"Sudah kami sampaikan melalui usulan musrenbang. Kami harap apa yang menjadi keluhan warga dapat terealisasi," harapnya. (*/sht/app) 


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:17

Supermoon, Warga Pesisir Diminta Waspada

TANJUNG REDEB – Fenomena supermoon yang akan terjadi hari ini…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:15

Bos Pasar Minta Alat Pengolah Limbah

TELUK BAYUR – Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) pernah menyabet…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:14

Uji Coba Berhasil, Kakam Desak PLN

BIDUKBIDUK – Pelayanan listrik di Kabupaten Berau belum merata, seperti…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:12

Perhatikan Kodisi Kendaraan Sebelum Berkendara

BIDUKBIDUK – Kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa di Kampung Batu…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:11

Setarakan Gaji Guru Honorer

TANJUNG REDEB – Tahun ini, Bupati Berau Muharram pastikan gaji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*