MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 25 September 2018 13:27
Pesawat Amfibi Diwacanakan Beroperasi di Maratua
AMFIBI: N219 jenis pesawat amfibi produksi PT DI yang diwacanakan beroperasi di pulau-pulau wisata seperti halnya Pulau Maratua.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pulau Maratua memang memikat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Hal itu kemudian membuat PT Dirgantara Indonesia (DI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), tertarik mengoperasikan pesawat jenis amfibi di pulau terluar tersebut.

Ketertarikan itu, saat kunjungan manajemen PT Dirgantara Indonesia berkunjung ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, pekan lalu.

Kepala Disbudpar Berau, Mapasikkra Mapaselleng membenarkan, rencana pengoperasian pesawat tersebut di Maratua. Meski demikian, untuk prosesnya masih dalam tahapan survei dan pengumpulan data sekunder dari beberapa instansi.

Selain mewacanakan pengoperasian pesawar amfibi jenis N219, manajemen PT DI mengunjungi pulau-pulau wisata yang ada di Bumi Batiwakkal, guna melihat langsung kondisi di lapangan."Apabila memungkinkan untuk mendarat di atas air, mereka akan membantu memfasilitasinya," terangnya.

Karena Pulau Maratua sudah memiliki bandara tersendiri, pesawat yang hendak dioperasikan ditawarkan mendarat di landasan pacu Bandara Maratua. Namun, jika tetap ingin mengoperasikannya di sisi air, dikatakan Mappasikra, harus mencari tempat yang benar-benar aman untuk pendaratan dan keberangkatannya nanti, jika wacana tersebut terealisasi.

Diakuinya, Bandara Maratua kini masih terdapat kekurangan, seperti tempat pengisian bahan bakar pesawat maupun belum adanya petugas BMKG. "Untuk waktunya mereka belum bisa memastikan kapan, yang jelas untuk jenis pesawat N219 cocok untuk beroperasi di pulau-pulau wisata," bebernya.

Selain Maratua, Mappasikra menawarkan penerbangan menggunakan pesawat amfibi juga lebih cocok beroperasi di pulau-pulau wisata pesisir selatan Berau. Apalagi akses darat menuju ke sana cukup jauh dan memakan waktu lama.

“Jika ingin benar-benar direalisasikan, lebih cepat lebih baik,” pungkasnya. (*/oke/app)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:34

RS Pratama Tangani 7 Kasus DBD

TALISAYAN – Memasuki musim hujan, Direktur Rumah Sakit Pratama Talisayan Nusyamsi, imbau warga…

Sabtu, 17 November 2018 11:32

Terkendala Alat Bukti dan Keterangan Saksi

TANJUNG REDEB - Kasus dugaan pencabulan oleh terlapor berinisial R terhadap RH (14) warga Suaran, Sambaliung…

Kamis, 15 November 2018 12:19

Ahli Waris Ajukan Kontra Banding

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum ahli waris pemilik lahan di Pulau Bakungan atau Virgin Cocoa, Syahruddin…

Kamis, 15 November 2018 12:14

Penyaluran Rastra Terkendala Cuaca

TANJUNG REDEB - Penyaluran beras sejahtera (Rastra) ke wilayah pesisir selatan terus dilakukan oleh…

Kamis, 15 November 2018 12:10

Belum Seluruh Kampung Teraliri Listrik

BATU PUTIH- Hingga saat ini, masih banyak kampung yang belum mendapatkan fasilitas dasar yang memadai,…

Kamis, 15 November 2018 12:07

23 Warga Terjaring Razia Yustisi

TANJUNG REDEB – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, menggelar razia yustisi…

Kamis, 15 November 2018 12:06

Pantau Peredaran Uang

TANJUNG REDEB – Sempat beredar adanya uang palsu (upal), membua Satreskrim Polres Berau, terus…

Rabu, 14 November 2018 10:56

Awasi Perburuan Penyu di Bidukbiduk

BIDUKBIDUK - Masih maraknya penjualan aksesori berbahan dasar sisik penyu, masih menjadi salah…

Rabu, 14 November 2018 10:53

Kunjungan ke Hiu Paus Kerap Tak lewat Talisayan

TALISAYAN - Keberadaan hiu paus (whale shark) di perairan Kampung Talisayan memang menjadi salah…

Rabu, 14 November 2018 10:43

Mengkhawatirkan, Warga Minta Ditebang

TANJUNG REDEB – Sebagian pohon besar di pinggir Jalan Diponegoro ada yang mati, bahkan ranting…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .