MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 27 September 2018 15:48
Harga Lada dan Kelapa Sawit Masih Anjlok
MASIH ANJLOK: Harga lada di pesisir Berau masih rendah.

PROKAL.CO, class="p1">BATU PUTIH - Dua komoditas perkebunan paling populer di wilayah pesisir selatan Berau, yakni kelapa sawit dan lada, hingga kini harganya masih sama-sama rendah. Bahkan lada dalam setahun terakhir hanya berkisar Rp 50-55 ribu per kilogram, sedangkan kelapa sawit turun hingga Rp 780-800 per kilogram. 

Kendati demikian, sejumlah petani mengaku masih tetap semangat dalam menjaga serta merawat, baik itu kebun lada atau kelapa sawit miliknya. Disampaikan, Kurdiah, petani lada di Kampung Tembudan, bahwa harga lada tak kunjung ada perubahan sepanjang tahun 2018 ini. 

"Masih tetap sama. Di kampung lain juga saya tanya sama juga, masih 50 ribu per kilogram," katanya, Rabu (26/9). 

Ia mengatakan, rendahnya harga lada sangat dikeluhkan. Apalagi di tengah maraknya serangan hama penyakit. Rendahnya harga tersebut, tentu tidak sebanding dengan biaya perawatan selama ini.  Sehingga, banyak petani memilih untuk menggudangkan hasil panen, sembari menunggu harga sedikit normal. 

"Tentu rugi, biaya perawatan saja sudah berapa, belum lagi ada pohon lada yang mati. Makanya kami di sini tidak menjual lada yang sudah dipanen, meskipun tengkulak datang mau beli ke rumah. Tunggu naik sedikit baru dijual," katanya. 

Ia menilai, bahwa masa kejayaan lada sepertinya sudah berakhir. Bahkan disampaikannya, dengan melihat harga lada yang tak kunjung membaik, lada bukan lagi tanaman primadona bagi masyarakat. Kendati begitu, dirinya mengatakan seburuk apapun harganya kebun lada miliknya akan tetap dirawat. 

"Bagaimanapun tetap dipelihara. Karena ini sumber ekonomi kita," jelasnya.

Tak jauh berbeda dengan petani kelapa sawit. Edi petani Kampung Sumber Agung, mengatakan, tak sedikit yang mengeluh dengan harga sawit yang masih terbilang rendah. Ia pun mengaku, rendahnya sudah terjadi beberapa bulan terakhir. 

"Karena kelapa sawit salah satu sektor perkebunan yang banyak dikembangkan. Jadi wajar kita mengeluh kalau harganya terlalu murah," jelasnya. 

Ia mengatakan, sebelum harganya mencapai Rp 770 perkilogram, harganya mencapai Rp 1.000 rupiah. Namun, sejak beberapa kali pemanenan terakhir harganya selalu turun.

"Jelas kami dilema juga. Harga rendah, sementara perawatan mahal, pupuk mahal, belum lagi biaya pemanen. Karena kita bayar orang juga," jelasnya. 

Ia pun berharap, rendahnya harga tersebut dapat kembali normal. Sehingga petani lebih bersemangat lagi dalam mengembangkan sektor perkebunan kelapa sawit. 

"Kami ingin harganya bagus kembali. Sehingga ekonomi kita juga dapat tumbuh," tandasnya. (*/sht/app) 


BACA JUGA

Selasa, 28 Mei 2019 18:03

Distribusi Lancar, Harga Bahan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Harga sejumlah kebutuhan pokok terus menjadi perhatian…

Sabtu, 11 Mei 2019 13:59

Beras di Bulog Cukup Sampai Lebaran

TELUK BAYUR – Kepala Seksi Logistik Bulog Berau, Hadriansyah, klaim…

Jumat, 10 Mei 2019 11:32

Harga Cabai Semakin Pedas, Bawang Kian Menyengat

TELUK BAYUR – Ramadan belum sepekan, namun sejumlah harga bumbu…

Jumat, 10 Mei 2019 11:29

Di Tanjung Batu, Gas Melon Tembus Rp 50 Ribu

TANJUNG BATU - Harga elpiji 3 Kilogram (kg) melambung tinggi…

Kamis, 09 Mei 2019 16:35

Kuatkan dengan Pernyataan Camat

TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di…

Rabu, 08 Mei 2019 11:57

Ramadan, Harga Ayam Melambung

TANJUNG REDEB – Dua hari di bulan Ramadan, Kepala Dinas…

Selasa, 07 Mei 2019 13:56

Pasar Ramadan Diserbu Masyarakat

TANJUNG REDEB – Ratusan warga membanjiri Pasar Ramadan yang berada…

Sabtu, 04 Mei 2019 13:31

Penyaluran Elpiji 3 Kg Diakui Salah Sasaran

TANJUNG REDEB - Meski PT Pertamina telah memastikan bakal menambah…

Jumat, 03 Mei 2019 15:13

Penjualan Elpiji 3 Kg Diserbu Warga

TANJUNG REDEB – Puluhan warga terlihat berdesakan saat mengantre elpiji…

Rabu, 01 Mei 2019 14:14

Harga Daging Ayam Tembus Rp38 Ribu

TELUK BAYUR - Menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*