MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 01 Oktober 2018 14:15
Solar Sulit karena Pasokan Terbatas
DIBAGI-BAGI: SPBU mendapatkan pasokan solar terbatas dari jobber di Gunung Tabur, hal tersebut diduga membuat kelangkaan. Apalagi jobber sekarang juga menyuplai ke Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kelangkaan Solar di sejumlah kampung pesisir selatan Berau, mulai dikeluhkan sejak sepekan yang lalu. Seperti di Kecamatan Talisayan dan Batu Putih. 

Menurut Anggota Hiswana Migas Kaltim Rudi Nurul Salim kepada Berau Post, Jumat (28/9) mengatakan hal itu bisa terjadi karena menyuplai solar menggunakan sistem jatah. Artinya, masing-masing Stasiun pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah mendapatkan jatah solar yang telah ditentukan oleh Jobber atau Depo BBM di Gunung Tabur. 

“Misalnya SPBU A dapat solar per hari 10 Ton. Kemungkinan juga sulitnya di daerah pesisir itu karena pengiriman dilakukan tidak setiap hari,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Terlebih untuk masing-masing daerah sudah memiliki lembaga penyalur atau APMS. Baik itu Talisayan, Batu Putih, Tabalar dan Bidukbiduk. 

“Yang saya tahu di Bidukbiduk juga sudah ada lembaga penyalur, hanya dijatah dalam satu bulan sebanyak 60 ton solar,” terangnya. 

Terpisah, salah satu pemilik SPBU yang ada di Berau, Husin Jufri mengaku terjadinya kekurangan pasokan solar di SPBU karena masalah utamanya ada di tangki penampungan di Jobber Gunung Tabur, yang terbatas. Kemudian masalah kedua ada kedalaman sungai, sehingga tidak memungkinkan pengangkutan dengan kapal dan yang ke tiga sekarang Jobber Berau melayani wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kita tidak usah pikir nelayan yang jauh, itu SPBU di Berau yang dekat dengan tangki Jobber saja diberikan jatah minyaknya terbatas,” bebernya. 

Saat awak media mencoba mengkonfirmasi pihak Jobber, sekuriti setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku pimpinannya sedang berada di luar kota. Namun menurut pengakuannya, Jumat (28/9) tepatnya pukul 12.00 wita siang, Depo Jobber baru saja menerima pasokan solar sebanyak 4.000 KL. 

“Bahkan saat ini sudah pas-pas. Artinya pasokan solar lancar saja. Tergantung APMS masing-masing wilayah saja itu jika sedang sulit dapat solar. Kemungkinan juga karena belum melakukan penebusan jadi tidak disuplai. Yang jelas untuk saat ini pasokan solar di sini aman saja,” ungkapnya. (*/mar/app)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 13:51

Harga TBS Naik Rp 25

BATU PUTIH - Harga jual TBS (Tandan Buah Segar) kelapa…

Jumat, 19 April 2019 11:04

Petani Fokus Kembangkan Jagung

TALISAYAN - Pemerintah Kampung Campur Sari tahun ini akan fokus…

Rabu, 10 April 2019 15:31

Serius Garap Sektor Pertanian

TALISAYAN – Sektor pertanian masih menjadi andalan masyarakat di Kecamatan…

Rabu, 03 April 2019 13:27

Harga Sarang Walet Rumahan Turun

TALISAYAN - Harga sarang burung walet rumahan di Kabupaten Berau…

Senin, 01 April 2019 11:51

Harga Tiket Kelas Ekonomi Turun

TANJUNG REDEB - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI merilis peraturan tentang tarif…

Selasa, 19 Maret 2019 13:03

Dinas Perikanan Pasang Target Tinggi

TANJUNG REDEB – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau…

Senin, 18 Maret 2019 14:56

Kembangkan Perkebunan Kelapa, Petani Usulkan Bibit

BIDUKBIDUK – Perkebunan kelapa cukup potensi dikembangkan di Kampung Giring-Giring,…

Jumat, 15 Maret 2019 15:06

Peternak Usulkan 200 Ekor Sapi

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengusulkan pengadaan…

Kamis, 14 Maret 2019 13:55

Olah Limbah Kelapa jadi Barang Bernilai Ekonomis

BIDUKBIDUK – Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk dikenal dengan tanaman kelapa.…

Kamis, 28 Februari 2019 14:26

Cepuak Bangun Sarang Walet Rumahan

TALISAYAN - Investasi sarang walet rumahan cukup menggiurkan. Terlebih harga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*