MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 03 Oktober 2018 13:22
Mulai dari Kawasan Hutan Mangrove

Kampung Ampen Medang Kembangkan Sektor Pariwisata

BAKAL DIKEMBANGKAN: Hutan mangrove di Kampung Ampen Medang menjadi salah satu destinasi wisata yang potensial.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Pengembangan sektor pariwisata berjalan pesat, terutama di wilayah pesisir selatan Berau. Sejumlah kampung berlomba-lomba untuk mengembangkan potensi pariwisata. Termasuk di Kampung Ampen Medang, Kecamatan Batu Putih.

Kepala Kampung Ampen Medang Kadriansyah mengatakan, pihaknya saat ini sedang mencoba mengembangkan kawasan hutan mangrove menjadi salah satu destinasi wisata.

Tidak hanya itu, ia juga berupaya agar kawasan hutan mangrove di kampungnya menjadi tempat edukasi bagi masyarakat. “Hutannya juga masih sangat terjaga, dan bagus untuk dijadikan obek wisata,” ungkapnya pada Berau Post, Selasa  (2/10).

Kadriansyah menerangkan, pengembangan hutan mangrove menjadi destinasi wisata akan dilakukan tahun depan. Pihaknya berencana membuka jalur menuju hutan mangrove. Sebab, saat ini, untuk bisa menuju ke kawasan hutan mangrove harus melalui Kampung Lobang Kelatak.

“Rencana untuk tahap pertama 300 meter dulu dengan menggunakan ADK. Sebenarnya, untuk panjang track itu 1 kilometer bisa diibangun. Karena makin panjang, makin bagus melihat ke laut,” bebernya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menelusuri air terjun setinggi 200 meter yang ada di Kampung Ampen Medang. Air terjun tersebut terang Kadriansyah ditemukan oleh Yayasan Penyu Berau (YPB).

“Itu ditemukan saat survei YPB bersama masyarakat Kampung Lobang Kelatak. Tapi begitu dilakukan tracking lokasi, ternyata itu masuk wilayah Ampen Medang. Nah ini yang coba akan kita survei ulang,” jelasnya.

Ia mengatakan, jika keberadaan objek wisata tersebut itu benar. Pihaknya akan terus melakukan eksplorasi terkait potensi alam yang ada di kampungnya. Sebab, ia menduga masih banyak potensi destinasi wisata yang belum ditemukan di Kampung Ampen Medang.

“Jadi ke depan, semua potensi alam yang ada akan kita kembangkan. Karena kita yakin masih banyak potensi yang bisa kita kembangkan kedepannya. Seperti keberadaan air terjun itu,” bebernya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 12:44

Jangan Terprovokasi, NKRI Harga Mati

TANJUNG REDEB - Jelang Pemilu 2019 mendatang, Kodim 0902/TRD imbau masyarakat…

Selasa, 20 November 2018 12:42

Dorong Pengusaha Walet Urus Perizinan

BIDUKBIDUK- Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk, terus mengimbau kepada para pengusaha sarang…

Selasa, 20 November 2018 12:40

Sampah di Pulau Wisata Jadi Perhatian Serius

TANJUNG REDEB – Persoalan sampah di Kepulauan Derawan terus menjadi…

Selasa, 20 November 2018 12:39

Terdapat Gorong-Gorong, Permukaan Jalan Ambles

TALISAYAN – Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Talisayan mengalami kerusakan. Terlihat…

Senin, 19 November 2018 14:08

Lima Peserta JPTP Diterbangkan ke DIY

TANJUNG REDEB – Lima peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama…

Senin, 19 November 2018 14:07

Abrasi Ancam Kampung Giring-Giring

BIDUKBIDUK - Sejumlah titik tepi pantai di Kampung Giring-giring Kecamatan…

Senin, 19 November 2018 14:02

Bensin Botolan Jadi Andalan

TALISAYAN – Setelah sempat sulit ditemukan, pedagang bensin botolan atau…

Senin, 19 November 2018 14:00

Soal Kelalaian terhadap Anak, Perlu Dilihat Unsur Pidana

TANJUNG REDEB - Menyikapi maraknya kasus kehilangan anak belakangan ini,…

Senin, 19 November 2018 13:55

Tak Memiliki Terminal, Dishub Bingung

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau Abdurrahman mengaku…

Minggu, 18 November 2018 13:32

Dukungan Datang dari Legislatif

TANJUNG REDEB – Usulan pembentukan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .