MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 03 Oktober 2018 13:22
Mulai dari Kawasan Hutan Mangrove

Kampung Ampen Medang Kembangkan Sektor Pariwisata

BAKAL DIKEMBANGKAN: Hutan mangrove di Kampung Ampen Medang menjadi salah satu destinasi wisata yang potensial.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Pengembangan sektor pariwisata berjalan pesat, terutama di wilayah pesisir selatan Berau. Sejumlah kampung berlomba-lomba untuk mengembangkan potensi pariwisata. Termasuk di Kampung Ampen Medang, Kecamatan Batu Putih.

Kepala Kampung Ampen Medang Kadriansyah mengatakan, pihaknya saat ini sedang mencoba mengembangkan kawasan hutan mangrove menjadi salah satu destinasi wisata.

Tidak hanya itu, ia juga berupaya agar kawasan hutan mangrove di kampungnya menjadi tempat edukasi bagi masyarakat. “Hutannya juga masih sangat terjaga, dan bagus untuk dijadikan obek wisata,” ungkapnya pada Berau Post, Selasa  (2/10).

Kadriansyah menerangkan, pengembangan hutan mangrove menjadi destinasi wisata akan dilakukan tahun depan. Pihaknya berencana membuka jalur menuju hutan mangrove. Sebab, saat ini, untuk bisa menuju ke kawasan hutan mangrove harus melalui Kampung Lobang Kelatak.

“Rencana untuk tahap pertama 300 meter dulu dengan menggunakan ADK. Sebenarnya, untuk panjang track itu 1 kilometer bisa diibangun. Karena makin panjang, makin bagus melihat ke laut,” bebernya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menelusuri air terjun setinggi 200 meter yang ada di Kampung Ampen Medang. Air terjun tersebut terang Kadriansyah ditemukan oleh Yayasan Penyu Berau (YPB).

“Itu ditemukan saat survei YPB bersama masyarakat Kampung Lobang Kelatak. Tapi begitu dilakukan tracking lokasi, ternyata itu masuk wilayah Ampen Medang. Nah ini yang coba akan kita survei ulang,” jelasnya.

Ia mengatakan, jika keberadaan objek wisata tersebut itu benar. Pihaknya akan terus melakukan eksplorasi terkait potensi alam yang ada di kampungnya. Sebab, ia menduga masih banyak potensi destinasi wisata yang belum ditemukan di Kampung Ampen Medang.

“Jadi ke depan, semua potensi alam yang ada akan kita kembangkan. Karena kita yakin masih banyak potensi yang bisa kita kembangkan kedepannya. Seperti keberadaan air terjun itu,” bebernya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 13:26

Kembangkan Wisata Taman Laut

BATU PUTIH - Mulai populernya objek wisata taman laut karang…

Selasa, 23 April 2019 13:25

Kotak Suara Sudah Digeser ke KPU

BIDUKBIDUK - Sejumlah kecamatan di pesisir selatan Berau, telah melakukan…

Selasa, 23 April 2019 13:23

16 SMP Serentak Gelar UNBK

TANJUNG REDEB - Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaksanakan ujian nasional…

Selasa, 23 April 2019 13:18

Polisi Belum Terima Laporan Kehilangan

TANJUNG REDEB – Adanya informasi dan aduan yang berseliweran di…

Senin, 22 April 2019 13:43

Ingatkan Nelayan Tidak Gunakan Bom

TALISAYAN – Salah satu potensi Kampung Talisayan yakni sektor perikanan.…

Senin, 22 April 2019 13:41

Manusia Tertinggi di Berau Diminta Periksa Kesehatan

SAMBALIUNG - Prihatin dengan kondisi Rahmadi yang merupakan manusia tertinggi…

Senin, 22 April 2019 13:36

Kasus Tipikor Terhambat Pemilu

TANJUNG REDEB – Pelimpahan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 22 April 2019 13:33

Berharap PLN Sediakan Listrik 24 Jam

BIDUKBIDUK – Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk mengharapkan agar listrik…

Senin, 22 April 2019 13:31

DPUPR Petakan Wilayah

PEMERINTAH Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*