MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 03 Oktober 2018 13:22
Mulai dari Kawasan Hutan Mangrove

Kampung Ampen Medang Kembangkan Sektor Pariwisata

BAKAL DIKEMBANGKAN: Hutan mangrove di Kampung Ampen Medang menjadi salah satu destinasi wisata yang potensial.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Pengembangan sektor pariwisata berjalan pesat, terutama di wilayah pesisir selatan Berau. Sejumlah kampung berlomba-lomba untuk mengembangkan potensi pariwisata. Termasuk di Kampung Ampen Medang, Kecamatan Batu Putih.

Kepala Kampung Ampen Medang Kadriansyah mengatakan, pihaknya saat ini sedang mencoba mengembangkan kawasan hutan mangrove menjadi salah satu destinasi wisata.

Tidak hanya itu, ia juga berupaya agar kawasan hutan mangrove di kampungnya menjadi tempat edukasi bagi masyarakat. “Hutannya juga masih sangat terjaga, dan bagus untuk dijadikan obek wisata,” ungkapnya pada Berau Post, Selasa  (2/10).

Kadriansyah menerangkan, pengembangan hutan mangrove menjadi destinasi wisata akan dilakukan tahun depan. Pihaknya berencana membuka jalur menuju hutan mangrove. Sebab, saat ini, untuk bisa menuju ke kawasan hutan mangrove harus melalui Kampung Lobang Kelatak.

“Rencana untuk tahap pertama 300 meter dulu dengan menggunakan ADK. Sebenarnya, untuk panjang track itu 1 kilometer bisa diibangun. Karena makin panjang, makin bagus melihat ke laut,” bebernya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menelusuri air terjun setinggi 200 meter yang ada di Kampung Ampen Medang. Air terjun tersebut terang Kadriansyah ditemukan oleh Yayasan Penyu Berau (YPB).

“Itu ditemukan saat survei YPB bersama masyarakat Kampung Lobang Kelatak. Tapi begitu dilakukan tracking lokasi, ternyata itu masuk wilayah Ampen Medang. Nah ini yang coba akan kita survei ulang,” jelasnya.

Ia mengatakan, jika keberadaan objek wisata tersebut itu benar. Pihaknya akan terus melakukan eksplorasi terkait potensi alam yang ada di kampungnya. Sebab, ia menduga masih banyak potensi destinasi wisata yang belum ditemukan di Kampung Ampen Medang.

“Jadi ke depan, semua potensi alam yang ada akan kita kembangkan. Karena kita yakin masih banyak potensi yang bisa kita kembangkan kedepannya. Seperti keberadaan air terjun itu,” bebernya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…

Selasa, 22 Januari 2019 14:26

Klaim Hampir Setara RS Tipe B

TANJUNG REDEB – Miliki jumlah dokter mencapai 38 orang, Rumah…

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:17

Supermoon, Warga Pesisir Diminta Waspada

TANJUNG REDEB – Fenomena supermoon yang akan terjadi hari ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*