MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 10 Oktober 2018 00:16
Tak Mengganggu Stabilitas Partai

Ditetapkannya AJ Sebagai Tersangka Kasus Perusakan Bus Karyawan

PERBUATAN OKNUM: Refliansyah (kanan) bersama Andi Bahrunsyah ketika memberikan keterangan pers mengenai kasus pidana yang menjerat AJ, ditegaskannya sebagai perbuatan individu, bukan atas nama partai.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Sekretaris Partai Perindo Berau Refliansyah, mengakui kasus pidana yang menimpa ketua partainya AJ, yang juga tercatat sebagai calon legislatif (caleg), cukup merugikan partai pendatang baru itu.

Namun ditegaskannya, hal itu tidak akan mengganggu stabilitas partai sebagai salah satu peserta pemilu 2019.

Sebab dikatakannya, apa yang dilakukan AJ merupakan tindakan yang bersifat pribadi, bukan atas nama partai. Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat Berau untuk melihat hal tersebut dengan bijak.

“Terkait ada salah satu caleg yang bermasalah, itu adalah pidana murni secara individu. Karena itu kami harap masyarakat juga melihat hal itu karena perbuatan oknum, bukan partai. Walaupun memang statusnya AJ merupakan ketua partai," tegas pria yang akrab disapa Refli itu kepada Berau Post kemarin (9/10).

Menurut Refli, walau ketuanya sudah berstatus tersangka, roda organisasi tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada. Apalagi hak yang bersangkutan tidak akan digugurkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Masyarakat kami minta jangan berpikir kalau ketuanya saja bermasalah, bagaimana dengan yang lain. Tidak bisa seperti itu. Kami tegaskan kalau itu merupakan oknum," tegasnya.

Sementara Penasihat Hukum Partai Perindo Berau Andi Bahrunsyah menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan AJ terkait kasus yang menimpanya.

AJ, ujar Andi, melakukan aksi perusakan bus karyawan salah satu perusahaan tambang itu secara spontanitas. Mengingat korban yang tertabrak bus merupakan keluarganya.

"Saya kira hal itu wajar. Saya saja kalau keluarga saya yang ditabrak, saya akan bertindak yang sama. Mungkin bisa lebih," katanya.

Tapi dikatakannya, hal ini tentu akan menjadi bahan evaluasi internal partai. Hanya pihaknya belum bisa berbuat banyak, karena persoalan hukum yang menjerat AJ belum berkekuatan hukum tetap.

Diketahui, AJ bersama lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Berau, buntut dari aksi perusakan bus karyawan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma) pada Minggu (2/10) lalu.

Namun, walau sudah berstatus tersangka, dijelaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau Roby Maula, tidak akan menggugurkan hak AJ sebagai caleg dari salah satu parpol. Bahkan, ujar Roby, jika nantinya AJ menjadi terpidana sekalipun, tetap punya hak untuk mengikuti tahapan Pileg 2019.

“Partai tidak bisa lagi melakukan pergantian calegnya, karena sudah penetapan DCT,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Hal itu, lanjut dia, sesuai Peraturan KPU Nomor 961 tentang petunjuk teknis perbaikan, penyusunan dan penetapan daftar calon sementara, serta penyusunan dan penetapan daftar calon tetap anggota DPRD kabupaten atau kota.

"Dengan aturan itu sudah jelas, walaupun dalam perjalanannya ada yang ditahan, partai tetap tidak bisa melakukan pergantian,” terangnya.

“Tapi ketika nantinya terpilih dan yang bersangkutan menjalani hukuman pidana, itu dikembalikan lagi ke partai dan DPRD, apakah akan melakukan PAW (Pergantian Antarwaktu) atau bagaimana," sambungnya.

Aksi perusakan itu sendiri terjadi di Kampung Sambakungan, Gunung Tabur, dipicu insiden tabrakan antara bus karyawan dengan tiga perempuan yang mengendarai sepeda motor.

Kepada Berau Post, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena menjelaskan, dari sembilan saksi yang telah diperiksa, enam di antaranya naik status menjadi tersangka.

“Setelah memperoleh keterangan dan mengumpulkan bukti yang cukup dan meyakinkan, enam saksi yang kami periksa ditetapkan menjadi tersangka,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/10).

Dari enam tersangka tersebut, empat di antaranya masih berstatus anak di bawah umur. Sehingga pihaknya memberikan diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

“Kami juga memberikan pendampingan (kepada empat anak yang menjadi tersangka, red),” katanya.

Sementara, dua tersangka lainnya yakni SN dan AJ, tetap diproses pidananya. “Namun tidak dilakukan penahanan. Hanya yang bersangkutan tetap wajib lapor,” tegasnya.

Andika mengungkapkan tersangka AJ merupakan tokoh masyarakat setempat yang pernah menjabat kepala kampung (kakam) dan saat ini tercatat sebagai pengurus salah satu partai politik. “Kedua tersangka dewasa ini tetap kita proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kedua tersangka, tambahnya akan diganjar hukuman sesuai pasal 170 KUHP jo pasal 406 KUHP, karena diduga secara bersama-sama telah melakukan perusakan terhadap barang, yakni bus karyawan. (sam/udi)

 


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 13:02

Bupati Pilih Menunggu

TANJUNG REDEB – Kekosongan posisi pimpinan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah,…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:01

Temui Istri Selingkuhan, Yu Kena Tikam

TALISAYAN – Tak mau suaminya jadi milik orang lain, Ma (32), warga Talisayan, nekat menikam Yu…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:00

Espresso yang Dinikmati Lebih Lama

Tak hanya teknologi yang terus berkembang, kopi juga terus mengalami perkembangan. Dari yang awalnya…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:00

Penyidik Segera Tetapkan Tersangka

TANJUNG REDEB – Penyidik Polres Berau telah melakukan gelar perkara, dugaan tindak pidana korupsi…

Selasa, 23 Oktober 2018 12:58

Banjir Masih PR

TANJUNG REDEB – Masalah genangan air di jalan-jalan protokol, hingga banjir di beberapa wilayah…

Senin, 22 Oktober 2018 13:30

Pelayanan (Jangan) Jadi Tumbal

TANJUNG REDEB – Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak) Berau…

Senin, 22 Oktober 2018 13:29

Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan

MENGANGKAT tema Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan, dan Bangga Jadi Pemuda Indonesia, DPD Komite…

Senin, 22 Oktober 2018 13:27

Pacu Adrenalin dan Bikin Mata Melek

Di antara beberapa jenis penyajian kopi dan hasilnya, espresso merupakan salah satu yang tertua di dunia.…

Senin, 22 Oktober 2018 13:26

Lurah Sebut Kabar Gembira

TANJUNG REDEB – Rencana pemerintah menggelontorkan dana untuk kelurahan tahun depan, disebut sebagai…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:02

PPK Sebut Ada Kendala

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau terus bergerak, khususnya dalam membenahi saluran drainase…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .