MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 10 Oktober 2018 00:30
Penarikan Retribusi Tunggu Perkam
PELUANG BESAR: Hasil perikanan di Talisayan menjadi peluang bagus untuk menambah pendapatan kampung.

PROKAL.CO, TALISAYAN- Rencana penarikan retribusi terhadap hasil tangkapan ikan di Kampung Talisayan segera dilakukan. Namun, untuk menarik retribusi dibutuhkan aturan dalam bentuk peraturan kampung (perkam).

Hal itu dikatakan Kepala Kampung Talisayan,  Yamsir, kepada Berau Post, Selasa  (9/10). Disampaikannya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendongkrak pendapatan kampung guna meningkatkan pembangunan. Ditambah lagi,  potensi perikanan di Kampung Talisayan cukup besar.

“Per hari saja, itu bisa mencapai puluhan ton ikan yang didapatkan nelayan di sini. Ini yang coba kita manfaatkan untuk menambah pendapatan kampung,” ungkapnya.

Terkait rencana itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi terkait penarikan retribusi kepada masyarakat, khususnya nelayan yang ada di kampungnya. Ia mengatakan, dari sosialisasi tersebut, nelayan mendukung program penarikan retribusi yang akan diatur dalam perkam.

“Sudah setuju. Karena kita sudah sampaikan jauh hari terkait rencana penarikan retribusi ini. Alhamdulillah masyarakat mendukung,” ujarnya.

Ia mengatakan, rencana penarikan retribusi tersebut sudah cukup lama direncanakan. Namun, tahun ini baru dapat direalisasikan. Bahkan, sejumlah fasilitas pendukung lainnya, juga sudah dibangun. Seperti tempat pembongkaran ikan, jembatan tambat dan pendukung lainnya diakuinya sudah selesai.

“Kalau fasilitas pendukungnya sudah selesai. Tinggal penerapannya lagi,” bebernya

Penarikan retribusi sendiri direncanakannya akan dilakukan awal November mendatang. Namun, ia masih menunggu Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) menuntaskan penyusunan perkam sebagai dasar hukum.

Menurutnya, jika perkam terkait penarikan retribusi tersebut sudah selesai, penarikan retribusi dapat segera dijalankan. “Target kita bulan depan sudah jalan,” terangnya.

Ia pun menambahkan, jika semua persyaratan sudah selesai dilakukan, pihaknya akan kembali melakukan sosialisasi kepada semua nelayan yang ada di kampungnya.

“Itu jelas akan kita sosialisasikan kembali, guna menghindari kesalahpahaman dan opini negatif,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…

Minggu, 21 April 2019 15:39

Asrama Mahasiswa Berau Banua Butuh Perhatian

TANJUNG REDEB – Asrama Mahasiswa Berau Banua di Makassar, Sulawesi…

Sabtu, 20 April 2019 13:54

Pemilu di Talisayan Kondusif

TALISAYAN - Dua hari setelah pencoblosan, aparat kepolisian masih sibuk…

Sabtu, 20 April 2019 13:52

Pemilik Mobil Diwajibkan Punya Garasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau fokus terhadap empat…

Sabtu, 20 April 2019 13:49

Abrasi Pantai Bidukbiduk Kian Parah

BIDUK-BIDUK - Beberapa titik pantai di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk…

Jumat, 19 April 2019 11:08

Tambah Ilmu dan Wawasan

TANJUNG REDEB - Penasaran untuk mengetahui cara kerja perusahaan surat…

Jumat, 19 April 2019 11:06

Pemerintah Kampung Aktifkan Jaga Malam

TALISAYAN - Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, kembali menggiatkan penjaga…

Jumat, 19 April 2019 11:02

Bensin Eceran Kembali Langka

BATU PUTIH – Sehari setelah Pemilu, warga Batu Putih kembali…

Kamis, 18 April 2019 15:53

Warga Antusias Salurkan Hak Suara

BATU PUTIH – Camat Tabalar, Saharuddin mengatakan hingga perhitungan suara…

Kamis, 18 April 2019 15:02

Sejumlah Kampung Belum Cairkan ADK

BIDUKBIDUK - Hingga kini, ADK (Alokasi Dana Kampung) tahap pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*