MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 10 Oktober 2018 00:30
Penarikan Retribusi Tunggu Perkam
PELUANG BESAR: Hasil perikanan di Talisayan menjadi peluang bagus untuk menambah pendapatan kampung.

PROKAL.CO, TALISAYAN- Rencana penarikan retribusi terhadap hasil tangkapan ikan di Kampung Talisayan segera dilakukan. Namun, untuk menarik retribusi dibutuhkan aturan dalam bentuk peraturan kampung (perkam).

Hal itu dikatakan Kepala Kampung Talisayan,  Yamsir, kepada Berau Post, Selasa  (9/10). Disampaikannya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendongkrak pendapatan kampung guna meningkatkan pembangunan. Ditambah lagi,  potensi perikanan di Kampung Talisayan cukup besar.

“Per hari saja, itu bisa mencapai puluhan ton ikan yang didapatkan nelayan di sini. Ini yang coba kita manfaatkan untuk menambah pendapatan kampung,” ungkapnya.

Terkait rencana itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi terkait penarikan retribusi kepada masyarakat, khususnya nelayan yang ada di kampungnya. Ia mengatakan, dari sosialisasi tersebut, nelayan mendukung program penarikan retribusi yang akan diatur dalam perkam.

“Sudah setuju. Karena kita sudah sampaikan jauh hari terkait rencana penarikan retribusi ini. Alhamdulillah masyarakat mendukung,” ujarnya.

Ia mengatakan, rencana penarikan retribusi tersebut sudah cukup lama direncanakan. Namun, tahun ini baru dapat direalisasikan. Bahkan, sejumlah fasilitas pendukung lainnya, juga sudah dibangun. Seperti tempat pembongkaran ikan, jembatan tambat dan pendukung lainnya diakuinya sudah selesai.

“Kalau fasilitas pendukungnya sudah selesai. Tinggal penerapannya lagi,” bebernya

Penarikan retribusi sendiri direncanakannya akan dilakukan awal November mendatang. Namun, ia masih menunggu Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) menuntaskan penyusunan perkam sebagai dasar hukum.

Menurutnya, jika perkam terkait penarikan retribusi tersebut sudah selesai, penarikan retribusi dapat segera dijalankan. “Target kita bulan depan sudah jalan,” terangnya.

Ia pun menambahkan, jika semua persyaratan sudah selesai dilakukan, pihaknya akan kembali melakukan sosialisasi kepada semua nelayan yang ada di kampungnya.

“Itu jelas akan kita sosialisasikan kembali, guna menghindari kesalahpahaman dan opini negatif,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 14:51

Asyik Nyabu, Tiga Pria Dicokok Polisi

TANJUNG REDEB – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau…

Kamis, 24 Januari 2019 14:47

Agus Tantomo Nakhodai PMI Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Agus Tantomo kembali dipercaya…

Kamis, 24 Januari 2019 14:44

Thamrin Bantah Isu Pemotongan Gaji Anggota Damkar

TANJUNG REDEB – Media sosial (Medsos) sedikit heboh oleh pernyataan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:42

Minta Lahan Eks PT NAS Dikelola Kampung

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus memproses persoalan lahan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:41

Jembatan Menuju Makam Raja Alam Perlu Dibenahi

BATU PUTIH – Kondisi Jembatan kecil di depan Taman Makam…

Kamis, 24 Januari 2019 13:33

Saksi Banyak Lupa, Terdakwa Merasa Dirugikan

TANJUNG REDEB – Penasihat Hukum terdakwa R dan AR menilai…

Rabu, 23 Januari 2019 12:34

Sisi Laut Rampung, Darat Masih Finishing

TANJUNG REDEB - Progres pekerjaan dermaga speedboat di depan Taman…

Rabu, 23 Januari 2019 12:32

2018, KUPP Berau Setor PNBP Rp 72 Miliar

TANJUNG REDEB – Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditarik…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Penderita DBD di Batu Putih Bertambah

BATU PUTIH – Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Kampung Biatan Ilir Usulkan Pasar

TALISAYAN – Pacu geliat ekonomi masayarakat Kepala Kampung Biatan Ilir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*