MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 11 Oktober 2018 14:03
Polri Jangan Pandang Bulu, Tindak Tegas Penyebar Berita Hoaks
Ilustrasi

PROKAL.CO, Diprosesnya kasus penyebaran berita bohong atau hoaks yang diduga dilakukan Ratna Sarumpaet, hingga adanya penetapan tersangka, pemanggilan saksi-saksi, serta pengumpulan alat-alat bukti, adalah suatu hal yang biasa.

Hal tersebut menunjukkan berjalannya hukum di negara kita. Equality before the law, atau kesetaraan di hadapan hukum, menjadikan semua orang di Indonesia wajib mematuhi hukum, tidak terkecuali pejabat tinggi, tokoh, maupun figur publik.

Sekretaris Kompolnas Bekto Suprapto, menegaskan Kompolnas mengapresiasi Polda Metro Jaya yang menerapkan prinsip equality before the law dengan memanggil tokoh-tokoh penting di Indonesia untuk menjadi saksi kasus Ratna Sarumpaet.

“Sangat disayangkan ketika Polda Metro Jaya menerapkan equality before the law, justru ada yang menuding polri berpihak. Ada pula yang menuntut kapolri untuk dicopot dengan tudingan bahwa kapolri melakukan tindakan korupsi dan kasusnya pernah diperiksa KPK, ujar Bekto dalam siaran persnya kemarin (10/10).

Kompolnas, lanjut Bekto, menganggap bahwa tudingan terhadap kapolri adalah tudingan yang serius dan harus dibuktikan kebenarannya. Di sisi lain, Kompolnas sebagai pengawas fungsional polri sudah melakukan klarifikasi kepada penyidik Polda Metro Jaya dan Propam Polri terkait kasus yang dituduhkan kepada pribadi kapolri.

“Hasil klarifikasi yang dilakukan Kompolnas menunjukkan bahwa apa yang dituduhkan tidak terbukti,” terangnya.

Selain Kompolnas, KPK juga sudah menyatakan bahwa dalam kasus yang dituduhkan kepada pribadi kapolri, perusakan buku tidak terbukti, yang diperkuat dengan pemeriksaan rekaman CCTV di KPK, saksi-saksi, dan pemeriksaan pengawas internal KPK.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya juga sudah melakukan penyelidikan tentang tuduhan adanya aliran dana kepada Kapolda Metro Jaya kala itu, kepada pihak-pihak yang terkait dengan masalah tersebut, dan semua menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

Kompolnas terang dia, berharap polri tetap bertindak profesional dan mandiri dalam menangani kasus Ratna Sarumpaet. Dan siapa saja yang terkait dengan tindak pidana penyebaran berita bohong, dengan mengedepankan prinsip equality before the law dan asas praduga tak bersalah.

Kepada pihak-pihak yang sudah menyebarkan berita bahwa pribadi kapolri sudah menerima aliran dana, tetapi ternyata tidak dapat dibuktikan, maka polri tidak boleh ragu-ragu untuk menegakkan hukum kepada siapa saja yang sudah menyebarkan berita bohong sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kompolnas mengimbau kepada siapapun warga negara Indonesia untuk dapat mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia,” tegasnya. (*/udi)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 13:02

Bupati Pilih Menunggu

TANJUNG REDEB – Kekosongan posisi pimpinan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah,…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:01

Temui Istri Selingkuhan, Yu Kena Tikam

TALISAYAN – Tak mau suaminya jadi milik orang lain, Ma (32), warga Talisayan, nekat menikam Yu…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:00

Espresso yang Dinikmati Lebih Lama

Tak hanya teknologi yang terus berkembang, kopi juga terus mengalami perkembangan. Dari yang awalnya…

Selasa, 23 Oktober 2018 12:58

Banjir Masih PR

TANJUNG REDEB – Masalah genangan air di jalan-jalan protokol, hingga banjir di beberapa wilayah…

Senin, 22 Oktober 2018 13:30

Pelayanan (Jangan) Jadi Tumbal

TANJUNG REDEB – Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak) Berau…

Senin, 22 Oktober 2018 13:29

Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan

MENGANGKAT tema Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan, dan Bangga Jadi Pemuda Indonesia, DPD Komite…

Senin, 22 Oktober 2018 13:27

Pacu Adrenalin dan Bikin Mata Melek

Di antara beberapa jenis penyajian kopi dan hasilnya, espresso merupakan salah satu yang tertua di dunia.…

Senin, 22 Oktober 2018 13:26

Lurah Sebut Kabar Gembira

TANJUNG REDEB – Rencana pemerintah menggelontorkan dana untuk kelurahan tahun depan, disebut sebagai…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:02

PPK Sebut Ada Kendala

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau terus bergerak, khususnya dalam membenahi saluran drainase…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:00

Pakai Alat Seadanya, Bonus Kena Dampak

TANJUNG REDEB - Perdebatan yang terjadi dalam pembahasan anggaran keikutsertaan Berau pada Pekan Olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .