MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 11 Oktober 2018 14:10
Pemberian Vaksin MR di Kecamatan Batu Putih Capaian Baru 75 Persen
TERUS DILAKUKAN: Pemberian vaksin Measles and Rubella (MR) terus dilakukan oleh Puskesmas Batu Putih.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Pemberian vaksin Measles and Rubella (MR) kepada anak-anak di Kecamatan Batu Putih, belum memenuhi target. Dikatakan Kepala UPTD Puskesmas Batu Putih, Wiwik Muninggar, bahwa anak-anak yang sudah divaksin baru mencapai 75 persen.

"Target kami minimal 95 persen dari jumlah anak dan balita yang seharusnya mendapatkan pelayanan MR," ungkapnya pada Berau Post, Rabu (10/10) kemarin.

Dari pengamatannya, anak yang tidak diimunisasi adalah kebanyakan dari kalangan pelajar, baik yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara untuk usia balita, menurut Wiwik, sudah selesai dilakukan vaksin.

Dikatakannya, salah satu faktor mengapa para orangtua tidak mendukung anaknya diberikan imunisasi MR, lantaran khawatir atau takut terhadap efek samping yang beredar luas. Padahal dikatakannya, efek samping yang dirumorkan tersebut tidak benar.

"Sama saja lah dengan yang dulu itu. Takut sakit anaknya, seperti yang disebarkan di medsos itu," jelasnya.

Bahkan, beberapa bulan lalu, setelah melakukan vaksinasi di salah satu kampung, ada dua anak yang sakit. Bahkan pihak orangtua, sempat menuding penyebab sakit anaknya akibat dari pemberian vaksin MR yang ditimbulkan akibat efek sampingnya. Bahkan anak itu sempat dirujuk ke RSUD Abdul Rivai, akibat penyakit yang diderita.

"Dari awal memang kami sudah sampaikan, kalau sakitnya bukan karena vaksin MR. Tapi karena infeksi saluran pencernaan. Ternyata saat diperiksa di RSUD juga memang anaknya menderita infeksi saluran pencernaan, dan bukan karena imunisasi MR," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya tetap akan kembali menggalakkan program imunisasi tersebut, dengan mengikuti jadwal dari posyandu dan puskesmas hingga akhir Oktober ini. Ia pun berharap, target pemberian imunisasi MR di wilayah administrasinya dapat tercapai.

"Tetap akan kami teruskan hingga akhir bulan ini. Setelah itu, selanjutnya vaksin MR rutin masuk dalam imunisasi rutin dasar lengkap, untuk usia anak 9 bulan saja," tandasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 14:11

Honorer 2005 Berharap Segera Diangkat

TANJUNG REDEB – Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49…

Jumat, 22 Februari 2019 14:09

Warga Bidukbiduk Bersih-Bersih Pantai

BIDUKBIDUK – Masyarakat Kecamatan Bidukbiduk dari beberapa kampung, bergotong royong…

Jumat, 22 Februari 2019 14:08

Tembudan Susun Perkam Kewenangan Kampung

BATU PUTIH - Pemerintah Kampung Tembudan menyusunan rancangan Peraturan Kampung…

Jumat, 22 Februari 2019 14:06

Arus Pendek Kerap Jadi Penyebab Kebakaran

TANJUNG REDEB - Musibah kebakaran cukup ‘menghantui’ masyarakat Berau dalam…

Kamis, 21 Februari 2019 00:27

Tabalar Ulu dan Buyung-Buyung Masih Terisolasi

TABALAR –Sejumlah wilayah di Kabupaten Berau memang sudah didukung dengan…

Kamis, 21 Februari 2019 00:26

Disdukcapil Janji Akan Jemput Bola

TANJUNG REDEB – Permudah masyarakat melakukan perekaman data kependudukan khususnya…

Kamis, 21 Februari 2019 00:19

Belum Serah Terima, Bangunan Pasar Tradisional Menganggur

TALISAYAN – Sejak selesai dibangun pada 2016 lalu, bangunan pasar…

Kamis, 21 Februari 2019 00:18

Jalan Menuju Pesisir Rawan Tertimbun Longsor

TALISAYAN – Masyarakat pesisir selatan Berau diimbau agar tetap waspada,…

Rabu, 20 Februari 2019 18:10

Butuh Listrik dan Jaringan Telekomunikasi

SAMBALIUNG – Kampung Long Lanuk yang berada di Kecamatan Sambaliung,…

Rabu, 20 Februari 2019 14:43

Perbaikan Pipa Distribusi Dilakukan Bertahap

TALISAYAN – Pipa jaringan sistem penyediaan air minum Instalasi Pengolahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*