MANAGED BY:
SELASA
18 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 11 Oktober 2018 14:10
Pemberian Vaksin MR di Kecamatan Batu Putih Capaian Baru 75 Persen
TERUS DILAKUKAN: Pemberian vaksin Measles and Rubella (MR) terus dilakukan oleh Puskesmas Batu Putih.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Pemberian vaksin Measles and Rubella (MR) kepada anak-anak di Kecamatan Batu Putih, belum memenuhi target. Dikatakan Kepala UPTD Puskesmas Batu Putih, Wiwik Muninggar, bahwa anak-anak yang sudah divaksin baru mencapai 75 persen.

"Target kami minimal 95 persen dari jumlah anak dan balita yang seharusnya mendapatkan pelayanan MR," ungkapnya pada Berau Post, Rabu (10/10) kemarin.

Dari pengamatannya, anak yang tidak diimunisasi adalah kebanyakan dari kalangan pelajar, baik yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara untuk usia balita, menurut Wiwik, sudah selesai dilakukan vaksin.

Dikatakannya, salah satu faktor mengapa para orangtua tidak mendukung anaknya diberikan imunisasi MR, lantaran khawatir atau takut terhadap efek samping yang beredar luas. Padahal dikatakannya, efek samping yang dirumorkan tersebut tidak benar.

"Sama saja lah dengan yang dulu itu. Takut sakit anaknya, seperti yang disebarkan di medsos itu," jelasnya.

Bahkan, beberapa bulan lalu, setelah melakukan vaksinasi di salah satu kampung, ada dua anak yang sakit. Bahkan pihak orangtua, sempat menuding penyebab sakit anaknya akibat dari pemberian vaksin MR yang ditimbulkan akibat efek sampingnya. Bahkan anak itu sempat dirujuk ke RSUD Abdul Rivai, akibat penyakit yang diderita.

"Dari awal memang kami sudah sampaikan, kalau sakitnya bukan karena vaksin MR. Tapi karena infeksi saluran pencernaan. Ternyata saat diperiksa di RSUD juga memang anaknya menderita infeksi saluran pencernaan, dan bukan karena imunisasi MR," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya tetap akan kembali menggalakkan program imunisasi tersebut, dengan mengikuti jadwal dari posyandu dan puskesmas hingga akhir Oktober ini. Ia pun berharap, target pemberian imunisasi MR di wilayah administrasinya dapat tercapai.

"Tetap akan kami teruskan hingga akhir bulan ini. Setelah itu, selanjutnya vaksin MR rutin masuk dalam imunisasi rutin dasar lengkap, untuk usia anak 9 bulan saja," tandasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Senin, 17 Juni 2019 15:38

Tiga THM Ketahuan Edarkan Miras

TANJUNG REDEB – Peredaran minuman beralkohol atau miras secara ilegal…

Senin, 17 Juni 2019 15:35

Jalan Padat Karya Butuh LPJU

TANJUNG REDEB – Jalan Padat Karya yang menghubungkan Jalan Bukit…

Minggu, 16 Juni 2019 00:49

Masih Gunakan Dapur Kayu untuk Memasak

TALISAYAN - Meskipun stok elpiji 3 Kilogram atau gas melon…