MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Kamis, 11 Oktober 2018 14:21
Pesawat Emirat Siap Terbang Langsung ke Maratua

Pertemuan Wabup dengan Nico Barito Bahas Maratua 2025 (1)

BAHAS MARATUA: Dubes Seychlees Nico Barito (kanan), Wabup Agus Tantomo serta Haris Harsono (Pimcab Bankaltimtara) usai pertemuan membahas rencana pembangunan Maratua 2025 di Le Gran Cafe Hotel Mahakam Jakarta, Senin (8/10).

PROKAL.CO, Setelah melakukan presentasi dari hasil peninjauan ke Pulau Maratua sebelumnya, Senin (8/10), Dubes Seychelles Nico Barito, kembali mengajak Wakil Bupati Berau Agus Tantomo serta para pemilik lahan untuk membahas perkembangan terbaru pulau wisata yang dipersiapkan sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

 

AWALNYA Nico Barito, dubes Seychelles untuk Indonesia, peserta rapat yang berlangsung di Le Gran Mahakam Hotel Jakarta, tak menyangka bahwa akan ada informasi yang membuat Wabup Agus Tantomo, para pemilik lahan maupunm Pimcab Bankaltimtara Haris Harsono menjadi terkesima. Sebab, tipe Nico Barito memang tak pernah meledak-ledak. Suara yang datar dan selalu tersenyum.

“Saya ada berita bagus yang ingin saya sampaikan kepada peserta rapat,”kata Nico mengawali pertemuan sambil menikmati sarapan pagi tersebut. Infonya adalah, ternyata Ed Baker yang ditunjuk membuat perencanaan penataan Pulau Masratua, secara tak sengaja bertemu pengusaha asal Uni Emirat Arab (UEA). Kepada Ed Baker ia menyampaikan keinginannya untuk mengelola pulau wisata, tapi dengan konsep yang baru. Dan, ditunjukkanlah hasil kunjungannya ke Maratua. Ternyata pengusaha UEA tersebut sangat tertarik.

Pembicaraan panjang Ed Baker, lalu disampaikan kepada Nico Barito. Bagaimana pengusaha UEA tersebut, berminat untuk ikut berpartisipasi mengelola pulau yang lokasinya berhadapan dengan Malaysia Timur dan Filipina tersebut. bahkan ketertarikan itu, disertai dengan keseriusan untuk menggelontorkan dana yang tidak sedikit.

Menurut Nico, pengusaha UEA tersebut siap menanggulangi sekitar 80 persen anggaran yang diperlukan. Ada gambaran nilai investasi yang siap diberikan, dimana menurut Nico kisarannya 500 juta dolar AS. Bila dirupiahkan sekitar 2 kali APBD kabupaten Berau. Untuk apa saja? Kata Nico, semua diperuntukkan dalam membangun kebutuhan pengembangan Pulau Maratua.

Ini sangat serius, kata Nico. Keseriusan itupun digambarkan bagaimana menarik wisatawan untuk datang ke Maratua. Caranya, Bandara Maratua akan dikembangkan atau bila ada lahan yang cukup, akan dibangun bandara baru yang siap menampung kehadiran pesawat berbadan lebar. Pesawat yang dioperasikan Emirat, bisa saja melakukan penerbangan langsung ke Maratua atau melalui bandara transit Singapura. Ini salah satu contoh yang akan diwujudkan.

Iapun memberikan gambaran, bagaimana Seychelles yang penduduknya hanya sekitar 100 ribu, namun penerbangan Internasional setiap harinya bisa mencapai 15 kali penerbangan. Dengan jenis pesawat Air Bus 380. Tak heran bila Seychelles yang menggantungkan perolehan devisanya melalui kehadiran wisatawan.

Terhadap investor yang notabene memiliki lahan di Maratua, merekalah  menjadi bagian yang akan diajak bekerja sama. Membangun infrastruktur seperti yang telah direncanakan Ed Baker, dengan menggunakan biaya yang ditawarkan tersebut.

“Demikian berita baik yang sampaikan dalam pertemuan ini, tinggal kita menindaklanjutinya dengan langkah-langkah pendukung lainnya,”kata Nico Barito.

Dalam waktu dekat, baik Nico maupun Wabup Berau menyampaikan rencana untuk bertemu dengan Gubernur Isran Noor di Samarinda, untuk menyampaikan perkembangan program pembangunan Pulau Maratua. Selain itu, akan disampaikan harapan, agar dibuatkan semacam Surat Keputusan pengelolaan Ekowisata Pulau Maratua, di mana beberapa menteri terkait diharapkan menjadi pelindung.

”Kami mohon jadwal dengan Pak Gubernur untuk bertemu,” kata Nico.

Usai pertemuan, Wabup Agus Tantomo meminta kepada seluruh pemilik lahan untuk melakukan persiapan dengan tetap mencermati hasil penelitian yang telah dilakukan konsultan perencana asal Inggris tersebut. Ia juga optimistis, bila pengusaha UEA tersebut, telah diyakinkah oleh Nico Barito hal tersebut akan terealisasi. Sehingga Maratua 2025 benar-benar bisa menjadi nyata.(bersambung/hms/app)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:30

Berau Tuan Rumah Porprov VII 2022

TANJUNG REDEB - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim yang…

Jumat, 14 Desember 2018 10:29

Talisayan Dapat Bantuan Mobil Pemadam

TANJUNG REDEB - Kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi…

Jumat, 14 Desember 2018 10:29

Pemkab-Baznas Kolaborasi Tekan Angka Kemiskinan

TANJUNG REDEB – Target akhir program pembangunan yang dilakukan Pemkab…

Kamis, 13 Desember 2018 10:26

PKK Gelar Rapat Konsultasi dan Jambore

TANJUNG REDEB – TP PKK Berau menggelar rapat konsultasi dan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:23

Wujudkan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau fokus membangun perkebunan kelapa…

Kamis, 13 Desember 2018 10:22

Pemkab Prioritaskan Pencapaian KLA

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan untuk mewujudkan kabupaten…

Kamis, 13 Desember 2018 10:16

Hiperbarik Mulai Dimanfaatkan 2019

TANJUNG REDEB – Fasilitas terapi oksigen atau hyperbaric chamber di…

Rabu, 12 Desember 2018 14:20

Sembilan Raperda Disahkan Jadi Perda

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar Rapat Paripurna Penyampaian…

Rabu, 12 Desember 2018 14:20

Berau Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau kembali meraih penghargaan sebagai…

Rabu, 12 Desember 2018 14:19

Pemkab Targetkan Konsumsi Beras Berkurang Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Sesuai dengan program Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .