MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Kamis, 11 Oktober 2018 14:25
Hindari Pernikahan Usia Dini
FGD: Wabup Agus Tantomo bersama peserta Focus Group Discussion (FGD) persiapan dan perencanaan keluarga bagi remaja yang digelar BKKBN Kaltim bersama DPPKBP3A Berau, kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Berau, menggelar Focus Group discussion (FGD) di Meeting Room Grand Parama Hotel Tanjung Redeb, Rabu (10/10) kemarin.

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, sekaligus menjadi narasumber dalam diskusi yang membahas persiapan dan perencanaan keluarga bagi remaja.

Dalam arahannya, Wabup Agus Tantomo, mengungkapkan Indonesia akan menghadapi bonus demografi di mana usia produktif akan mencapai kurang lebih 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sehingga generasi yang saat ini masih berusia anak-anak dan remaja harus dipersiapkan dalam menghadapi bonus demografi, agar menjadi generasi yang bersaing dan mampu berdaya saing. Salah satunya untuk membentuk generasi yang produktif dikatakannya adalah menghindari pernikahan usia muda atau pernikahan dini.

Indonesia dikatakannya, telah memiliki Undang-Undang pernikahan dimana mereka yang berusia di antara 16 hingga 19 tahun telah bisa menikah, dimana ini adalah usia produktif. Sehingga ini juga menjadi tantangan bagi generasi untuk menjadi generasi yang produktif.

Pemerintah dikatakan Agus Tantomo, juga melakukan berbagai upaya salah satunya rencana merevisi undang undang perkawinan yang salah satunya merubah usia pernikahan antara 21 hingga 25 tahun. Wabup Agus Tantomo menyetujui jika revisi usia pernikahan di undang undang perkawinan ini direvisi, sehingga mereka yang akan menikah benar benar telah matang dan siap membentuk dan mengurus rumah tangga. “Saya sangat menyetujui dengan rencana revisi ini, karena ini juga kita lihat dari pengalaman hidup untuk usia pernikahan di 21 hingga 25 tahun,” jelasnya.

Pemerintah ditegaskan Agus Tantomo juga telah mencanangkan program keluarga berencana (KB). Program ini menurutnya bukan hanya menekankan pada dua anak cukup. Namun dengan gerakan ini bagaimana sebuah keluarga dapat mempersiapkan diri dan merencanakan generasinya yang berkualitas serta mampu mandiri dan sejahtera. “Intinya dengan program ini kita mempersiapkan diri sebelum menikah dan merencanakan sebuah keluarga,” ungkapnya

Risiko dari pernikahan dini dikatakan Agus Tantomo, salah satunya adalah pribadi yang belum matang dalam menghadapi masalah rumah tangga. Sehingga tidak sedikit mereka yang menikah dini akhirnya berpisah dan menjadi masalah baru. Usia produktif menurutnya dimanfaatkan waktu untuk pendidikan, karier, pengembangan usaha, mapan dan baru berpikir untuk menuju jenjang pernikahan. Untuk itu persiapan dan perencanaan pernikahan menurutnya sangat penting, termasuk menggelar FGD dengan melibatkan stakeholder yang berperan memberikan pendampingan dan pembinaan kepada remaja. (hms4/app)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:30

Berau Tuan Rumah Porprov VII 2022

TANJUNG REDEB - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim yang…

Jumat, 14 Desember 2018 10:29

Talisayan Dapat Bantuan Mobil Pemadam

TANJUNG REDEB - Kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi…

Jumat, 14 Desember 2018 10:29

Pemkab-Baznas Kolaborasi Tekan Angka Kemiskinan

TANJUNG REDEB – Target akhir program pembangunan yang dilakukan Pemkab…

Kamis, 13 Desember 2018 10:26

PKK Gelar Rapat Konsultasi dan Jambore

TANJUNG REDEB – TP PKK Berau menggelar rapat konsultasi dan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:23

Wujudkan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau fokus membangun perkebunan kelapa…

Kamis, 13 Desember 2018 10:22

Pemkab Prioritaskan Pencapaian KLA

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan untuk mewujudkan kabupaten…

Kamis, 13 Desember 2018 10:16

Hiperbarik Mulai Dimanfaatkan 2019

TANJUNG REDEB – Fasilitas terapi oksigen atau hyperbaric chamber di…

Rabu, 12 Desember 2018 14:20

Sembilan Raperda Disahkan Jadi Perda

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar Rapat Paripurna Penyampaian…

Rabu, 12 Desember 2018 14:20

Berau Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau kembali meraih penghargaan sebagai…

Rabu, 12 Desember 2018 14:19

Pemkab Targetkan Konsumsi Beras Berkurang Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Sesuai dengan program Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .