MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 12 Oktober 2018 18:50
Heboh Kabar Tsunami di Bidukbiduk

Ada yang Bermimpi, Camat Sebut Hoaks

HOAKS: Warga di Bidukbiduk diresahkan dengan kabar yang tak jelas bahwa akan terjadi tsunami, Jumat (12/10) hari ini.

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK - Masyarakat di Kecamatan Bidukbiduk dihebohkan dengan kabar tak jelas dimana ada yang memprediksi bakal terjadi bencana alam tsunami di pesisir selatan Berau, Jumat (12/10) hari ini. Bahkan, diketahui informasi itu beredar karena hanya mimpi.

Karena sudah terlanjur beredar, kabar itu pun membuat khawatir sebagian besar warga di Bidukbiduk., bahkan sampai ada yang mengungsi kecamatan lain.

Seperti yang disampaikan warga Bidukbiduk, Eva, dirinya mengaku khawatir dengan informasi itu, meskipun belum jelas apakah itu benar atau tidak.

"Banyak yang ngungsi. Ibu saya saja panik, dan minta keluarga segera mengungsi. Pokoknya banyak yang ngungsi," saat dihubungi Berau Post, Kamis (11/10), kemarin.

Ia mengatakan, kepanikan warga tersebut dimulai dengan adanya warga yang mengatakan, bahwa ada orang bermimpi, dan di dalam mimpi tersebut, seorang laki-laki mengatakan bahwa Bidukbiduk akan "disiram".

"Dalam mimpinya itu hari Jumat. Kemarin, orang itu juga bilang, 3 hari sebelum gempa di Palu, ada juga yang pernah mimpi mau terjadi gempa. Dia kasih tahu orang tapi tidak ada yang percaya," ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Kampung Teluk Sulaiman Kecamatan Bidukbiduk, Risno Kiay, juga mengatakan senada. Ia mengatakan, informasi yang saat ini dibesar-besarkan, bahwa, bencana yang lebih besar akan terjadi di Bidukbiduk. Bahkan, kabar tersebut sudah menyebar luas di Kecamatan Bidukbiduk, Sejak Rabu (10/10) lalu.

"Cerita pengungsi dari Sulteng, bahwa ada orang kerasukan di Sulteng sana, bahwa bencana yang lebih besar akan terjadi di Bidukbiduk. Nah, orang inilah yg menyebar cerita. Sehingga membuat warga panik," jelasnya.

"Kabarnya orang itu juga lagi dicari oleh pihak keamanan," bebernya.

Sementara itu, Camat Bidukbiduk, Syafri, membenarkan bahwa ada kepanikan warga terkait kabar tersebut. Ia pun meminta masyarakat tetap tenang, dan tidak menanggapi pernyataan tersebut secara berlebihan.

"Hanya isu yang tersebar dari mulut ke mulut, bahwa akan terjadi tsunami sehingga ada warga merasa khawatir. Cerita ini berkembang, karena ada yang katanya bermimpi saja," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah meminta dan mengimbau warganya  agar tidak percaya dengan berita tersebut. Apalagi informasi tersebut bukan berasal dari pernyataan dari lembaga resmi yang menangani bencana alam.

"Dan sudah diberi pengertian ke warga, bahwa tidak akan terjadi bencana di Bidukbiduk. Itu kabar hoaks," bebernya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi kabar hoaks terkait tsunami,  perlu ada alat yang ditaruh di perairan Bidukbiduk sebagai pendeteksi. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi dibohongi dengan isu yang tak jelas kebenarannya.

"Sangat perlu. Dan kami berharap alat itu juga bisa dipasang di perairan Bidukbiduk. Sehingga masyarakat tidak lagi dibohongi dengan informasi yang tidak jelas," terangnya.

Kapolsek Bidukbiduk, AKP Herman, juga menyampaikan, pihaknya bersama aparat TNI sudah berkeliling dan patroli ke semua wilayah di Bidukbiduk, agar tidak mempercayai dengan isu yang tidak jelas atau hoaks. Seperti bakal terjadinya tsunami di Bidukbiduk.

"Kami sudah keliling mengimbau agar tak percaya dengan isu-isu yang tidak jelas. Dan meminta warga untuk tetap di rumah, dan tidak panik dengan informasi itu," bebernya.

Bahkan kata dia, pada saat kegiatan isthighosah di Masjid An Nur yang ada di Bidukbiduk, pihaknya juga mengumpulkan seluruh masyarakat, mulai pelajar, pemuda, aparat kampung di wilayah hukumnya. "Alhamdulillah, sekarang warga sudah mulai tenang," pungkasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 13:08

Warga Minta Jalan ke Tunggal Bumi Diaspal

TALISAYAN - Masyarakat di Kampung Tunggal Bumi, Kecamatan Talisayan, berharap akses jalan yang menuju…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:07

Tegaskan Kasus Ijazah Palsu Terus Ditindaklanjuti

TANJUNG REDEB - Hingga saat ini, Polres Berau terus menindaklanjuti kasus ijazah palsu yang menyeret…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:03

Penurunan Tanah di Bujangga Harus Diantisipasi

TANJUNG REDEB - Kondisi tanah di ruas Jalan Bujangga perlu diwaspadai. Tak hanya sisi jalan sekitaran…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:05

Rata-Rata Menyisakan Antardua Kampung

TANJUNG REDEB – Persoalan tapal batas antarkampung terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:09

Kampung Transmigrasi Belum Terlayani Jaringan Telekomunikasi

TALISAYAN - Tiga kampung yang berada di wilayah Talisayan, hingga kini masih miskin sinyal. Kampung…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:08

Kebutuhan Damkar Mendesak

TALISAYAN – Kebakaran yang terjadi di wilayah RT 6 Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, menghanguskan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:07

Berantas Judi dan Miras

TALISAYAN – Pemerintah Kecamatan Talisayan berkomitmen memberantas perjudian dan peredaran minuman…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:06

Maluang Layak Jadi Contoh bagi Desa Se-Kaltim

TANJUNG REDEB - Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, menjadi perwakilan Kaltim yang tampil di Temu…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:05

Wartawan Profesi Mulia

TANJUNG REDEB - Pelatihan jurnalistik yang digelar di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur berakhir,…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:04

Kasus Perusakan Bus Segera Naik Tahap I

TANJUNG REDEB – Kasus perusakan bus karyawan di Kampung Sambakungan, Gunung Tabur yang dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .