MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 13 Oktober 2018 14:09
Diprediksi Perubahan Pola Konsumsi

Imbas Kenaikan BBM Nonsubsidi

NAIK DRASTIS: Kenaikan harga BBM nonsubsidi diprediksi akan membuat perubahan pola pemakaian BBM.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penetapan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi oleh PT Pertamina pada Rabu (10/10) membuat kaget sejumlah pihak. Pertamina beralasan kenaikan jenis BBM seperti Pertamax dan Dexlite berdasarkan pengaruh harga jual minyak dunia saat ini.

Anggota Himpunan Pengusaha Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kaltim, Rudi Nurul Salim menjelaskan, harga Pertamax yang saat ini mencapai Rp 10.600 per liter, diprediksi akan membuat perubahan pola konsumsi BBM.

Ia khawatir pengguna Pertamax akan beralih menggunakan Premium. Sebab, untuk BBM jenis Premium yang disubsidi pemerintah, tidak mengalami kenaikan.

“Padahal Premium ini peruntukannya untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Sementara untuk pasar Pertamax memang untuk pengendara yang kendaraannya membutuhkan RON di atas 90. Nah, kekhawatirannya ada terjadi perubahan pola konsumsi. Karena Rp 10.600 per liter itu cukup mahal,” katanya kepada Berau Post, Jumat (12/10).

Selain itu, ia menjelaskan, risiko lainnya adalah adalah berkurangnya konsumsi BBM nonsubsidi. Padahal pasokan BBM jenis Premium saat ini masih kurang. Terlihat dari banyaknya antrean kendaraan di sejumlah SPBU. “Konsumsi BBM jenis Premium akan meningkat, yang membuat antrean kendaraan kian panjang,” terangnya.

Patut diketahui, harga BBM nonsubsidi seperti Pertalite saat ini Rp 8.000, Pertamax Rp 10.600, Dexlite Rp 10.700 dan Solar Industri Rp 10.250 tiap liternya.

Rudi juga menjelaskan, kenaikan BBM nonsubsidi akan memengaruhi sejumlah sektor perekonomian di Berau. Salah satu yang paling terdampak adalah jasa penyedia transportasi atau pengiriman barang.

“Bisnis ekspedisi yang paling banyak terdampak. Atau sektor lain yang menggunakan Solar industri. Seperti pertambangan batu bara yang unit operasionalnya tidak boleh menggunakan BBM subsidi. Ini juga akan meningkatkan biaya operasional dari sektor tersebut,” terangnya.

Namun, untuk soal daya beli di Berau ujarnya, tidak akan terlalu berpengaruh. Sebab, pola konsumsi masyarakat Bumi Batiwakkal cenderung mampu. Sehingga tidak memberi dampak signifikan terhadap ekonomi makro.

“Kalau secara menyeluruh mungkin tidak terlalu. Dampak langsung hanya perubahan pola konsumsi. Dan itu wajar, karena masyarakat pasti lebih memilih yang murah,” ucapnya.

Satu hal yang penting menurut Rudi adalah Pertamina mampu menyediakan pasokan BBM bagi masyarakat Berau. “Untuk di Berau yang terpenting pasokan. Kalau pasokannya tidak ada, masyarakat juga susah,” pungkasnya. (rio2)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 14:04

Harga Jual Menurun

BATU PUTIH – Sektor pertanian jagung menjadi salah satu sektor…

Sabtu, 17 November 2018 11:37

Pertanian di Kampung Bumi Jaya Perlu Solusi

TALISAYAN – Hanya mengandalkan hujan, warga Kampung Bumi Jaya, Kecamatan…

Jumat, 16 November 2018 12:12

Kepala UPTD “Takut” Tindak Pedagang Luar Berau

TANJUNG REDEB – Pasar subuh belum juga tertib hingga saat…

Rabu, 14 November 2018 10:34

Beegh..Beegh..Sarang Walet Capai 500 Usaha, Tapi Baru Tiga Berizin

TANJUNG REDEB – Usaha sarang walet rumahan kian tumbuh di…

Selasa, 13 November 2018 10:53

Jagung Masih Prioritas, Harga Pasar Diharapkan Tetap

TALISAYAN - Potensi pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Selasa, 13 November 2018 10:45

Bandeng Langka, Harga Naik

TANJUNG REDEB – Ikan bandeng di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Senin, 12 November 2018 20:29

Tunjukkan Potensi Perikanan

TALISAYAN - Sebagai bentuk rasa syukur, masyarakat di Kampung Talisayan…

Senin, 12 November 2018 20:27

17.000 Ha Lahan Sawit Belum Punya STDB

TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan Kabupaten Berau mendata luasan lahan…

Sabtu, 10 November 2018 14:26

Harga Mahal, Dukung Pembangunan Pabrik Semen

BIDUKBIDUK – Harga semen di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk…

Sabtu, 10 November 2018 13:59

Penyerapan Beras Lokal, Masih Bekutat dengan HPP

TANJUNG REDEB - Ada beberapa alasan sampai saat ini, Badan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .