MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 14 Oktober 2018 13:42
Hadapi Banyak Kendala, Siap Berjuang hingga Akhir

Persiapan Cabor Menuju Porprov Kaltim 2018: Basket (39)

GIAT BERLATIH: Para atlet basket yang akan memperkuat Berau di Porprov 2018 terus menjalani latihan rutin.

PROKAL.CO, Cabor basket minimal targetkan lolos fase grup pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutai Timur, Desember nanti.

SUMARNI, Tanjung Redeb

UNTUK menghadapi multievent empat tahunan itu, cabor basket sudah menerapkan latihan rutin bahkan juga ditambah menjadi lima kali dalam sepekan.

Pelatih Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Berau, Anggi Bert Sumilat  mengaku, saat ini tim putra putri sudah fokus memasuki tahap pemantapan strategi bermain, sambil diselingi latihan fisik dan keahlian individu.

“Persiapan sudah dimulai dari Juli hingga saat ini, dari awalnya 25 pemain, sekarang sudah tersisa 15 pemain,” ujarnya.

Menurut Anggi, pihaknya lebih banyak menghadapi beberapa kendala yang dapat memengaruhi kesiapan 24 atlet yang bakal diturunkannya di laga Porprov 2018 nanti.

Disebutkannya, kendala utama yakni pada fasilitas pendukung program yang tidak ada. Untuk program yang Anggi buat, seperti penjagaan kondisi dengan jadwal renang dan gym, namun sampai saat ini pihaknya belum bisa mengaksesnya.

Kemudian, konsumsi untuk latihan Training Center (TC) juga belum bisa dipenuhi sampai saat ini, terlebih kurangnya tim pelatih membuat persiapan tim setiap latihan semakin berat.

Tidak sampai di situ, kendala lainnya pada jadwal sekolah atlet yang dimana juga menjadi salah satu faktor penghambat. Atlet yang didominan oleh pelajar itu harus terbentur dengan program sekolah fullday yang juga dinilai menganggu persiapan TC.

“Mereka (atlet) pulang sore, sering terlambat atau bahkan hadir dengan kondisi kelelahan,” bebernya.

Tidak selarasnya program pelatih dengan hal-hal pendukung tersebut,  juga membuat pihak tim pelatih sulit mendapatkan dukungan dari orangtua dari atlet itu sendiri. Contohnya saja, salah satu atletnya mengalami retak tulang, namun belum ada jaminan atau bantuan pengobatan buat si atlet.

“Hal ini semakin membuat orangtua enggan melepas anaknya untuk melakukan TC. Bagi saya simpul dari masalah ini adalah koordinasi dan kerja sama yang kurang,” tegasnya.

Lanjut Anggi, sekarang masalah baru ialah akan diadakannya event basket antarpelajar, rata-rata atlet yang mengikuti TC Porprov adalah pemain andalan di tim sekolah masing-masing. Ini akan jadi bumerang buat tim Porprov, yang dikhawatirkan akan ada atlet yang cedera saat mengikuti event tersebut.

“Belum lagi kejelasan pelaksanaan Porprov yang sampai saat ini masih simpang siur, yang ditakutkan Porprov kali ini akan sama seperti Popprov yang digelar September lalu. Kacau dan minim koordinasi,” jelasnya.

Kendati demikian, jika berbicara target tim ini, melihat dari komposisi pemain dan kekuatan lawan, Anggi merasa lolos grup saja sudah merupakan hal yang luar biasa, namun terlepas dari itu dirinya selalu menanamkan sikap untuk selalu berjuang sampai akhir kepada anak asuhnya tersebut.

“Semoga ini bisa terus bertahan dan tren positif atlet  bisa terus meningkat, karena kalau dari overal ratting, mereka (atlet) ada peningkatan walaupun masih belum cukup untuk bisa bersaing dengan tim hebat di Kaltim,” bebernya.

Melihat peta kekuatan lawan, menurut Anggi, saingan berat masih dipegang oleh tiga kabupaten. Yakni Samarinda, Balikpapan, dan Kukar. Selain karena sumber daya atlet yang banyak dan mumpuni kualitasnya, kabupaten tersebut juga diterpa dengan berbagai event yang berstandar nasional.

“Ini membuat tim mereka dihuni dengan pemain yang bukan hanya matang keahlian individunya, namun juga pengalaman tandingnya,” katanya.

Terlebih lagi kabupaten tersebut, biasa menyertakan pemain mutasi dari daerah Jawa, yang membuat tim akan semakin kuat. Jadi untuk berada di antara tiga kabupaten itu saja merupakan capaian luar biasa.

“Mengingat kondisi basket Berau saat ini, benar-benar satu level di atas kami. Dan kami malah lebih fokus ke Bontang Kutim dan PPU, yang dimana merupakan saingan bagi kami di level yang sama. Sekarang yang berjuang keraslah yang akan menang,” pungkasnya. (*/app)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 13:04

Kapal Kargo Seruduk Turap Sungai Segah

TANJUNG REDEB - Warga di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb,…

Senin, 22 April 2019 13:30

Server KPU Diretas

TANJUNG REDEB – Komisioner bagian data Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Senin, 22 April 2019 13:27

Tersangka Sabu 7 Kg Dikembalikan ke Polres

TANJUNG REDEB – Khawatir memengaruhi tahanan lain, Kepala Rumah Tahanan…

Senin, 22 April 2019 13:26

Rekomendasikan Cabut Izin 207 Koperasi Bandel

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Minggu, 21 April 2019 15:43

Pemilu Susulan di 11 TPS Belum Ditetapkan

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Berau belum bisa…

Minggu, 21 April 2019 15:42

Perwira Polres Berau Ditemukan Meninggal

TANJUNG REDEB - Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres…

Sabtu, 20 April 2019 13:48

Bawaslu ‘Kebanjiran’ Aduan

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*