MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 14 Oktober 2018 13:42
Hadapi Banyak Kendala, Siap Berjuang hingga Akhir

Persiapan Cabor Menuju Porprov Kaltim 2018: Basket (39)

GIAT BERLATIH: Para atlet basket yang akan memperkuat Berau di Porprov 2018 terus menjalani latihan rutin.

PROKAL.CO, Cabor basket minimal targetkan lolos fase grup pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutai Timur, Desember nanti.

SUMARNI, Tanjung Redeb

UNTUK menghadapi multievent empat tahunan itu, cabor basket sudah menerapkan latihan rutin bahkan juga ditambah menjadi lima kali dalam sepekan.

Pelatih Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Berau, Anggi Bert Sumilat  mengaku, saat ini tim putra putri sudah fokus memasuki tahap pemantapan strategi bermain, sambil diselingi latihan fisik dan keahlian individu.

“Persiapan sudah dimulai dari Juli hingga saat ini, dari awalnya 25 pemain, sekarang sudah tersisa 15 pemain,” ujarnya.

Menurut Anggi, pihaknya lebih banyak menghadapi beberapa kendala yang dapat memengaruhi kesiapan 24 atlet yang bakal diturunkannya di laga Porprov 2018 nanti.

Disebutkannya, kendala utama yakni pada fasilitas pendukung program yang tidak ada. Untuk program yang Anggi buat, seperti penjagaan kondisi dengan jadwal renang dan gym, namun sampai saat ini pihaknya belum bisa mengaksesnya.

Kemudian, konsumsi untuk latihan Training Center (TC) juga belum bisa dipenuhi sampai saat ini, terlebih kurangnya tim pelatih membuat persiapan tim setiap latihan semakin berat.

Tidak sampai di situ, kendala lainnya pada jadwal sekolah atlet yang dimana juga menjadi salah satu faktor penghambat. Atlet yang didominan oleh pelajar itu harus terbentur dengan program sekolah fullday yang juga dinilai menganggu persiapan TC.

“Mereka (atlet) pulang sore, sering terlambat atau bahkan hadir dengan kondisi kelelahan,” bebernya.

Tidak selarasnya program pelatih dengan hal-hal pendukung tersebut,  juga membuat pihak tim pelatih sulit mendapatkan dukungan dari orangtua dari atlet itu sendiri. Contohnya saja, salah satu atletnya mengalami retak tulang, namun belum ada jaminan atau bantuan pengobatan buat si atlet.

“Hal ini semakin membuat orangtua enggan melepas anaknya untuk melakukan TC. Bagi saya simpul dari masalah ini adalah koordinasi dan kerja sama yang kurang,” tegasnya.

Lanjut Anggi, sekarang masalah baru ialah akan diadakannya event basket antarpelajar, rata-rata atlet yang mengikuti TC Porprov adalah pemain andalan di tim sekolah masing-masing. Ini akan jadi bumerang buat tim Porprov, yang dikhawatirkan akan ada atlet yang cedera saat mengikuti event tersebut.

“Belum lagi kejelasan pelaksanaan Porprov yang sampai saat ini masih simpang siur, yang ditakutkan Porprov kali ini akan sama seperti Popprov yang digelar September lalu. Kacau dan minim koordinasi,” jelasnya.

Kendati demikian, jika berbicara target tim ini, melihat dari komposisi pemain dan kekuatan lawan, Anggi merasa lolos grup saja sudah merupakan hal yang luar biasa, namun terlepas dari itu dirinya selalu menanamkan sikap untuk selalu berjuang sampai akhir kepada anak asuhnya tersebut.

“Semoga ini bisa terus bertahan dan tren positif atlet  bisa terus meningkat, karena kalau dari overal ratting, mereka (atlet) ada peningkatan walaupun masih belum cukup untuk bisa bersaing dengan tim hebat di Kaltim,” bebernya.

Melihat peta kekuatan lawan, menurut Anggi, saingan berat masih dipegang oleh tiga kabupaten. Yakni Samarinda, Balikpapan, dan Kukar. Selain karena sumber daya atlet yang banyak dan mumpuni kualitasnya, kabupaten tersebut juga diterpa dengan berbagai event yang berstandar nasional.

“Ini membuat tim mereka dihuni dengan pemain yang bukan hanya matang keahlian individunya, namun juga pengalaman tandingnya,” katanya.

Terlebih lagi kabupaten tersebut, biasa menyertakan pemain mutasi dari daerah Jawa, yang membuat tim akan semakin kuat. Jadi untuk berada di antara tiga kabupaten itu saja merupakan capaian luar biasa.

“Mengingat kondisi basket Berau saat ini, benar-benar satu level di atas kami. Dan kami malah lebih fokus ke Bontang Kutim dan PPU, yang dimana merupakan saingan bagi kami di level yang sama. Sekarang yang berjuang keraslah yang akan menang,” pungkasnya. (*/app)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 12:28

Belum Ada yang Kantongi Izin

TANJUNG REDEB – Bukan hanya milik PT Nabucco, tapi seluruh…

Selasa, 20 November 2018 12:27

FMP4 Sebut KPU Tak Profesional

TANJUNG REDEB – Forum Masyarakat Peduli Penegakan Peraturan Perundang-undangan (FMP4)…

Selasa, 20 November 2018 12:24

Berau Coal dan Mitra Kerjanya Dukung Rp 1 Miliar

Pada agenda pelepasan kontingen Berau untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi…

Senin, 19 November 2018 13:53

PPP Berproses, Demokrat Sudah Mengganti

TANJUNG REDEB – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD…

Senin, 19 November 2018 13:43

Direktur PT Nabucco Jadi Pesakitan

TANJUNG REDEB – Direktur PT Nabucco Yusnandi, jadi pesakitan. Yusnandi…

Senin, 19 November 2018 13:37

Golkar Datang untuk Menyelesaikan Permasalahan Masyarakat

Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar acara syukuran Hari Ulang Tahun…

Senin, 19 November 2018 13:33

Prihatin dengan Kondisi Jalan HARM Ayoeb

TANJUNG REDEB –Kondisi Jalan HARM Ayoeb, tepatnya di antara simpang…

Minggu, 18 November 2018 13:29

Turut Jadi Caleg, Staf Ahli Fraksi Diminta Mengundurkan Diri

TANJUNG REDEB – Belum selesai persoalan Pegawai Tidak Tetap (PTT)…

Minggu, 18 November 2018 13:26

Proyek ‘Dipaksakan’ Bappeda

TANJUNG REDEB – Penasihat Hukum tersangka Ar, Robert Wilson Berliando,…

Minggu, 18 November 2018 13:22

Peluang BPS Dipastikan Tertutup

TANJUNG REDEB - Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .