MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 17 Oktober 2018 13:38
0
Musim Hujan, Karhutla Nihil
TETAP DIPANTAU: Personel Polsek Tabalar melakukan patroli di sekitar areal lahan yang terbakar beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TABALAR – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini sudah tidak terlihat lagi. Penyebabnya karena cauca saat ini telah memasuki musim hujan. Selain itu, masyarakat yang berprofesi sebagai petani juga telah menanam lahannya.

Pejabat sementara (PjS) Kapolsek Tabalar, Ipda Nurhadi mengatakan, sejauh ini kasus karhutla di wilayah hukumnya masih kondusif. Pengaruh cuaca juga turut mengurangi terjadinya karhutla yang lebih besar.

“Saat ini sudah masuk musim tanam, apalagi hujan juga tinggi, jadi sudah tidak memungkinkan lagi (karhutla),” ujarnya kepada Berau Post, Selasa (16/10)

Dari awal tahun ini, hingga sekarang, ada 25 titik api atau hotspot yang terpantau melalui citra satelit. Namun, terang Hadi, ada hotspot yang sebenarnya berada di Biatan, namun lebih dekat dengan wilayah hukumnya.

“Beberapa di antaranya masuk wilayah Biatan. Tapi di judul satelit masuk wilayah hukum Tabalar. Jadi total sepanjang tahun ini ada sekitar 25 titik api yang terdeteksi. Termasuk sejumlah titik yang kita temukan di Biatan,” jelasnya.

Meski karhutla sudah berkurang, pihaknya tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak lagi membakar lahan untuk dijadikan pertanian. Sebab, membakar lahan yang dilakukan dengan sengaja, berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan di sekitarnya.

“Kami selalu gencar menyosialisasikan jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Meski ada beberapa masyarakat yang tanam padi ladang dengan cara berpindah-pindah,” jelasnya.

Patroli pun tetap dilakukan di sejumlah wilayah demi mengantisipasi terjadinya karhutla. “Insya Allah aman, karena kita juga rutin melakukan patroli. Apalagi, masyarakat juga sudah melakukan penanaman padi gunung," terangnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Talisayan. Dalam sebulan terakhir, asap dari pembakaran lahan atau hutan sudah tidak terlihat lagi.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid menerangkan, kejadian karhutla saat ini nyaris tidak ada. “Nihil kasus dalam sebulan terakhir. Karena cuaca sudah memasuki musim hujan,” bebernya.

Ia pun berharap, pembakaran lahan untuk membuka pertanian tidak lagi dilakukan petani. Sebab kata dia, aktivitas tersebut dilarang undang-undang. Bahkan pelaku karhutla dikenakan sanksi kurungan dan denda miliaran rupiah. “Harapan kita sudah tidak ada lagi. Tapi tetap akan kita pantau,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 14:32

Kepala Pasar Akui Kecolongan

TANJUNG REDEB - Munculnya keluhan pedagang terkait keberadaan pedagang dari…

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…

Selasa, 22 Januari 2019 14:26

Klaim Hampir Setara RS Tipe B

TANJUNG REDEB – Miliki jumlah dokter mencapai 38 orang, Rumah…

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*