MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 17 Oktober 2018 13:38
0
Musim Hujan, Karhutla Nihil
TETAP DIPANTAU: Personel Polsek Tabalar melakukan patroli di sekitar areal lahan yang terbakar beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TABALAR – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini sudah tidak terlihat lagi. Penyebabnya karena cauca saat ini telah memasuki musim hujan. Selain itu, masyarakat yang berprofesi sebagai petani juga telah menanam lahannya.

Pejabat sementara (PjS) Kapolsek Tabalar, Ipda Nurhadi mengatakan, sejauh ini kasus karhutla di wilayah hukumnya masih kondusif. Pengaruh cuaca juga turut mengurangi terjadinya karhutla yang lebih besar.

“Saat ini sudah masuk musim tanam, apalagi hujan juga tinggi, jadi sudah tidak memungkinkan lagi (karhutla),” ujarnya kepada Berau Post, Selasa (16/10)

Dari awal tahun ini, hingga sekarang, ada 25 titik api atau hotspot yang terpantau melalui citra satelit. Namun, terang Hadi, ada hotspot yang sebenarnya berada di Biatan, namun lebih dekat dengan wilayah hukumnya.

“Beberapa di antaranya masuk wilayah Biatan. Tapi di judul satelit masuk wilayah hukum Tabalar. Jadi total sepanjang tahun ini ada sekitar 25 titik api yang terdeteksi. Termasuk sejumlah titik yang kita temukan di Biatan,” jelasnya.

Meski karhutla sudah berkurang, pihaknya tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak lagi membakar lahan untuk dijadikan pertanian. Sebab, membakar lahan yang dilakukan dengan sengaja, berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan di sekitarnya.

“Kami selalu gencar menyosialisasikan jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Meski ada beberapa masyarakat yang tanam padi ladang dengan cara berpindah-pindah,” jelasnya.

Patroli pun tetap dilakukan di sejumlah wilayah demi mengantisipasi terjadinya karhutla. “Insya Allah aman, karena kita juga rutin melakukan patroli. Apalagi, masyarakat juga sudah melakukan penanaman padi gunung," terangnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Talisayan. Dalam sebulan terakhir, asap dari pembakaran lahan atau hutan sudah tidak terlihat lagi.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid menerangkan, kejadian karhutla saat ini nyaris tidak ada. “Nihil kasus dalam sebulan terakhir. Karena cuaca sudah memasuki musim hujan,” bebernya.

Ia pun berharap, pembakaran lahan untuk membuka pertanian tidak lagi dilakukan petani. Sebab kata dia, aktivitas tersebut dilarang undang-undang. Bahkan pelaku karhutla dikenakan sanksi kurungan dan denda miliaran rupiah. “Harapan kita sudah tidak ada lagi. Tapi tetap akan kita pantau,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 13:41

Wabup Instruksikan Rahmadi Diperiksa Lagi

SAMBALIUNG - Prihatin dengan kondisi Rahmadi yang merupakan manusia tertinggi…

Senin, 22 April 2019 13:36

Kasus Tipikor Terhambat Pemilu

TANJUNG REDEB – Pelimpahan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 22 April 2019 13:33

Berharap PLN Sediakan Listrik 24 Jam

BIDUKBIDUK – Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk mengharapkan agar listrik…

Senin, 22 April 2019 13:31

DPUPR Petakan Wilayah

PEMERINTAH Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…

Minggu, 21 April 2019 15:39

Asrama Mahasiswa Berau Banua Butuh Perhatian

TANJUNG REDEB – Asrama Mahasiswa Berau Banua di Makassar, Sulawesi…

Sabtu, 20 April 2019 13:54

Pemilu di Talisayan Kondusif

TALISAYAN - Dua hari setelah pencoblosan, aparat kepolisian masih sibuk…

Sabtu, 20 April 2019 13:52

Pemilik Mobil Diwajibkan Punya Garasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau fokus terhadap empat…

Sabtu, 20 April 2019 13:49

Abrasi Pantai Bidukbiduk Kian Parah

BIDUK-BIDUK - Beberapa titik pantai di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk…

Jumat, 19 April 2019 11:08

Tambah Ilmu dan Wawasan

TANJUNG REDEB - Penasaran untuk mengetahui cara kerja perusahaan surat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*