MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 18 Oktober 2018 13:46
Jamin Pendidikan untuk Anak-Anak
Syafri

PROKAL.CO, ANAK-ANAK para pengungsi korban gempa dan tsunami dari Palu dan Donggala dikabarkan mengalami kendala untuk bisa sekolah di Bidukbiduk. Penyebabnya, karena persyaratan administrasi kependudukan seperti surat pindah dan kartu keluarga maupun akte lahir tidak ada.

Tetapi, hal tersebut dibantah oleh Camat Bidukbiduk, Syafri. Ia menjamin anak-anak pengungsi dapat bersekolah dengan normal sesuai dengan pendidikan yang ditempuh sebelum mendapat bencana.

Ia menerangkan, telah berkoordinasi terkait hal tersebut kepada semua sekolah di Bidukbiduk untuk memberikan pendidikan yang layak kepada para anak-anak pengungsi dari Sulawesi Tengah tersebut.

Menurutnya, dengan kondisi para korban bencana itu, juga telah difahami oleh pihak sekolah. Ditambah lagi, tak banyak barang-barang berharga yang bisa diselamatkan, termasuk dokumen kependudukan.

“Sampai saat ini, anak-anak korban gempa dan tsunami yang sudah masuk sekolah sudah belajar normal,” ungkapnya, Rabu (17/10).

Pihak sekolah tambah dia, juga sudah memaklumi dengan keadaan itu. Sehingga kata dia, tidak ada persoalan yang membuat anak itu kesulitan untuk masuk sekolah.

“Karena semua berkasnya sudah tersapu oleh tsunami, dan itu sudah dipahami oleh pihak sekolah di sini," jelasnya.

Tak ada persyaratan rumit yang diminta pihak sekolah untuk anak-anak pengungsi dapat mengenyam pendidikan.

Tak hanya itu, menurut pantauannya anak korban bencana di Sulteng tersebut juga sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik, meskipun dengan fasilitas seadanya.

Ia juga berharap untuk korban bencana yang sudah mengungsi, dan tinggal di Bidukbiduk namun belum menyekolahkan anaknya, diharapkannya dapat segera memasukkan anaknya ke sekolah, sambil mengurus dokumen kependudukan.

“Karena mereka di sini juga sambil mengurus dokumen kependudukan. Sejauh ini juga tidak ada masalah," tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 14:32

Kepala Pasar Akui Kecolongan

TANJUNG REDEB - Munculnya keluhan pedagang terkait keberadaan pedagang dari…

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…

Selasa, 22 Januari 2019 14:26

Klaim Hampir Setara RS Tipe B

TANJUNG REDEB – Miliki jumlah dokter mencapai 38 orang, Rumah…

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*