MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 19 Oktober 2018 13:29
Penampakan Puting Beliung Bikin Heboh

BMKG Sebut Akibat Peralihan Musim

BIKIN HEBOH: Penampakan angin puting beliung di Talisayan, Kamis (18/10).

PROKAL.CO, TALISAYAN - Salah satu fenomena alam yakni puting beliung nampak di Talisayan, Kamis (18/10) pagi. Belum diketahui lokasi persis penampakan tersebut. Namun warga yang melihat penampakan angin puting beliung sempat mengabadikannya gambarnya, lalu disebarkan lewat sosial media.

Amir, salah seorang warga Talisayan yang melihat angin puting beliung tersebut mengatakan, cuaca dalam keadaan mendung. Ia mengatakan, baru pertama kali melihat penampakan angin puting beliung di Talisayan.

“Tadi pagi, saya lupa jamnya. Lihatnya dari jauh, mungkin di sekitar laut. Tapi tetap kita khawatir kalau sampai ke darat, apalagi angin itu membahayakan,” ujarnya kepada Berau Post.

Angin puting beliung tersebut sontak menarik perhatian masyarakat. “Ada yang foto, ada yang kaget sambil heran. Ya kita berharap, tidak terjadi apa-apa,” bebernya.

Dihubungi terpisah, Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Berau, Tekad Sumardi  mengatakan, fenomena angin puting beliung merupakan kejadian umum yang kerap terlihat, khususnya saat musim peralihan musim. Yakni dari kemarau ke musim hujan.

“Umumnya angin puting beliung terjadi karena adanya efek down burst dari awan cumulonimbus (CB), yang terbentuk dan matang di daerah kelembapan udara rendah. Musim peralihan ini akan sampai musim penghujan penuh pada November dasarian ke dua,” Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, musim peralihan akan terjadi hingga November mendatang. Sehingga, masyarakat perlu berhati-hati dengan fenomena alam tersebut. Sebab, angin puting beliung bisa terjadi di laut maupun di darat, apalagi wilayah Talisayan merupakan dataran rendah. “Khususnya di wilayah pesisir,” ujarnya.

Dikatakanya, angin puting beliung dapat membahayakan keselematan dan juga dapat menghancurkan bangunan yang berada di sekitar angin tersebut. Ia berharap kepada semua masyarakat, baik yang beraktivitas di darat maupun di laut untuk menjauhi apabila melihat angin tersebut.

“Apabila di laut dapat menyebabkan gelombang tingg, jika di darat dapat merusak bangunan atau atap perumahan. Kita berharap, agar masyarakat yang berada di dekat puting beliung menghindar,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 14:32

Kepala Pasar Akui Kecolongan

TANJUNG REDEB - Munculnya keluhan pedagang terkait keberadaan pedagang dari…

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…

Selasa, 22 Januari 2019 14:26

Klaim Hampir Setara RS Tipe B

TANJUNG REDEB – Miliki jumlah dokter mencapai 38 orang, Rumah…

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*