MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 19 Oktober 2018 13:29
Penampakan Puting Beliung Bikin Heboh

BMKG Sebut Akibat Peralihan Musim

BIKIN HEBOH: Penampakan angin puting beliung di Talisayan, Kamis (18/10).

PROKAL.CO, TALISAYAN - Salah satu fenomena alam yakni puting beliung nampak di Talisayan, Kamis (18/10) pagi. Belum diketahui lokasi persis penampakan tersebut. Namun warga yang melihat penampakan angin puting beliung sempat mengabadikannya gambarnya, lalu disebarkan lewat sosial media.

Amir, salah seorang warga Talisayan yang melihat angin puting beliung tersebut mengatakan, cuaca dalam keadaan mendung. Ia mengatakan, baru pertama kali melihat penampakan angin puting beliung di Talisayan.

“Tadi pagi, saya lupa jamnya. Lihatnya dari jauh, mungkin di sekitar laut. Tapi tetap kita khawatir kalau sampai ke darat, apalagi angin itu membahayakan,” ujarnya kepada Berau Post.

Angin puting beliung tersebut sontak menarik perhatian masyarakat. “Ada yang foto, ada yang kaget sambil heran. Ya kita berharap, tidak terjadi apa-apa,” bebernya.

Dihubungi terpisah, Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Berau, Tekad Sumardi  mengatakan, fenomena angin puting beliung merupakan kejadian umum yang kerap terlihat, khususnya saat musim peralihan musim. Yakni dari kemarau ke musim hujan.

“Umumnya angin puting beliung terjadi karena adanya efek down burst dari awan cumulonimbus (CB), yang terbentuk dan matang di daerah kelembapan udara rendah. Musim peralihan ini akan sampai musim penghujan penuh pada November dasarian ke dua,” Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, musim peralihan akan terjadi hingga November mendatang. Sehingga, masyarakat perlu berhati-hati dengan fenomena alam tersebut. Sebab, angin puting beliung bisa terjadi di laut maupun di darat, apalagi wilayah Talisayan merupakan dataran rendah. “Khususnya di wilayah pesisir,” ujarnya.

Dikatakanya, angin puting beliung dapat membahayakan keselematan dan juga dapat menghancurkan bangunan yang berada di sekitar angin tersebut. Ia berharap kepada semua masyarakat, baik yang beraktivitas di darat maupun di laut untuk menjauhi apabila melihat angin tersebut.

“Apabila di laut dapat menyebabkan gelombang tingg, jika di darat dapat merusak bangunan atau atap perumahan. Kita berharap, agar masyarakat yang berada di dekat puting beliung menghindar,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 13:26

Kembangkan Wisata Taman Laut

BATU PUTIH - Mulai populernya objek wisata taman laut karang…

Selasa, 23 April 2019 13:25

Kotak Suara Sudah Digeser ke KPU

BIDUKBIDUK - Sejumlah kecamatan di pesisir selatan Berau, telah melakukan…

Selasa, 23 April 2019 13:23

16 SMP Serentak Gelar UNBK

TANJUNG REDEB - Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaksanakan ujian nasional…

Selasa, 23 April 2019 13:18

Polisi Belum Terima Laporan Kehilangan

TANJUNG REDEB – Adanya informasi dan aduan yang berseliweran di…

Senin, 22 April 2019 13:43

Ingatkan Nelayan Tidak Gunakan Bom

TALISAYAN – Salah satu potensi Kampung Talisayan yakni sektor perikanan.…

Senin, 22 April 2019 13:41

Manusia Tertinggi di Berau Diminta Periksa Kesehatan

SAMBALIUNG - Prihatin dengan kondisi Rahmadi yang merupakan manusia tertinggi…

Senin, 22 April 2019 13:36

Kasus Tipikor Terhambat Pemilu

TANJUNG REDEB – Pelimpahan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 22 April 2019 13:33

Berharap PLN Sediakan Listrik 24 Jam

BIDUKBIDUK – Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk mengharapkan agar listrik…

Senin, 22 April 2019 13:31

DPUPR Petakan Wilayah

PEMERINTAH Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*