MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:08
Kebutuhan Damkar Mendesak
TINGGAL PUING: Rumah Mursalim kini menjadi puing setelah terbakar pada Kamis (18/10) lalu.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Kebakaran yang terjadi di wilayah RT 6 Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, menghanguskan rumah milik Mursalim (50), menambah daftar panjang kasus kebakaran di wilayah Talisayan. Hal itu pun menjadi sorotan masyarakat, ditambah lagi, setiap kebakaran bangunan rumah milik warga selalu rata dengan tanah.

Masyarakat pun berharap, armada pemadam kebakaran (damkar) yang direncanakan akan disiagakan di Kecamatan Talisayan bisa segera terealisasi.

Disampaikan warga Kampung Bumi Jaya, Bambang, keberadaan armada pemadam kebakaran sangat penting, mengingat permukiman semakin bertambah, serta sulit melakukan pemadaman di tengah minimnya peralatan yang digunakan.

"Jika hanya mengandalkan cara manual, itu tidak akan bisa. Selain lambat, juga merepotkan. Apalagi air juga sulit. Perlu ada damkar di sini," katanya Jumat (19/10).

Hal senada diutarakan Ilham, warga lainnya. Menurutnya, keberadaan damkar di Talisayan dapat membantu meminimalisasi kerugian materil akibat kebakaran. Sebab dalam penanggulangan kebakaran, perlu respons cepat agar api tidak cepat membesar dan menyebar.

"Untuk mengantisipasi merembet ke bangunan di sekitarnya, proses pemadaman harus lebih cepat. Sehingga harta benda di dalam rumah korban juga tak habis dimakan api. Itu yang kita harapkan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Kampung Bumi Jaya Simprinas Erwan membenarkan keinginan warganya guna penyediaan damkar di Kecamatan Talisayan. Ia menilai harapan tersebut sangat wajar. Apalagi jika melihat sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi di Talisayan selama ini.

“Kita harapkan itu dapat terwujud. Karena damkar penting sekali. Apalagi, setiap kali terjadi kebakaran (bangunan yang terbakar) selalu nyaris rata dengan tanah. Kalau ada damkar, paling tidak masih ada harapan yang bisa diselamatkan," tandasnya. (*/sht/udi) 


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 14:32

Kepala Pasar Akui Kecolongan

TANJUNG REDEB - Munculnya keluhan pedagang terkait keberadaan pedagang dari…

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…

Selasa, 22 Januari 2019 14:26

Klaim Hampir Setara RS Tipe B

TANJUNG REDEB – Miliki jumlah dokter mencapai 38 orang, Rumah…

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*