MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:08
Kebutuhan Damkar Mendesak
TINGGAL PUING: Rumah Mursalim kini menjadi puing setelah terbakar pada Kamis (18/10) lalu.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Kebakaran yang terjadi di wilayah RT 6 Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, menghanguskan rumah milik Mursalim (50), menambah daftar panjang kasus kebakaran di wilayah Talisayan. Hal itu pun menjadi sorotan masyarakat, ditambah lagi, setiap kebakaran bangunan rumah milik warga selalu rata dengan tanah.

Masyarakat pun berharap, armada pemadam kebakaran (damkar) yang direncanakan akan disiagakan di Kecamatan Talisayan bisa segera terealisasi.

Disampaikan warga Kampung Bumi Jaya, Bambang, keberadaan armada pemadam kebakaran sangat penting, mengingat permukiman semakin bertambah, serta sulit melakukan pemadaman di tengah minimnya peralatan yang digunakan.

"Jika hanya mengandalkan cara manual, itu tidak akan bisa. Selain lambat, juga merepotkan. Apalagi air juga sulit. Perlu ada damkar di sini," katanya Jumat (19/10).

Hal senada diutarakan Ilham, warga lainnya. Menurutnya, keberadaan damkar di Talisayan dapat membantu meminimalisasi kerugian materil akibat kebakaran. Sebab dalam penanggulangan kebakaran, perlu respons cepat agar api tidak cepat membesar dan menyebar.

"Untuk mengantisipasi merembet ke bangunan di sekitarnya, proses pemadaman harus lebih cepat. Sehingga harta benda di dalam rumah korban juga tak habis dimakan api. Itu yang kita harapkan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Kampung Bumi Jaya Simprinas Erwan membenarkan keinginan warganya guna penyediaan damkar di Kecamatan Talisayan. Ia menilai harapan tersebut sangat wajar. Apalagi jika melihat sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi di Talisayan selama ini.

“Kita harapkan itu dapat terwujud. Karena damkar penting sekali. Apalagi, setiap kali terjadi kebakaran (bangunan yang terbakar) selalu nyaris rata dengan tanah. Kalau ada damkar, paling tidak masih ada harapan yang bisa diselamatkan," tandasnya. (*/sht/udi) 


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 13:26

Kembangkan Wisata Taman Laut

BATU PUTIH - Mulai populernya objek wisata taman laut karang…

Selasa, 23 April 2019 13:25

Kotak Suara Sudah Digeser ke KPU

BIDUKBIDUK - Sejumlah kecamatan di pesisir selatan Berau, telah melakukan…

Selasa, 23 April 2019 13:23

16 SMP Serentak Gelar UNBK

TANJUNG REDEB - Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaksanakan ujian nasional…

Selasa, 23 April 2019 13:18

Polisi Belum Terima Laporan Kehilangan

TANJUNG REDEB – Adanya informasi dan aduan yang berseliweran di…

Senin, 22 April 2019 13:43

Ingatkan Nelayan Tidak Gunakan Bom

TALISAYAN – Salah satu potensi Kampung Talisayan yakni sektor perikanan.…

Senin, 22 April 2019 13:41

Manusia Tertinggi di Berau Diminta Periksa Kesehatan

SAMBALIUNG - Prihatin dengan kondisi Rahmadi yang merupakan manusia tertinggi…

Senin, 22 April 2019 13:36

Kasus Tipikor Terhambat Pemilu

TANJUNG REDEB – Pelimpahan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 22 April 2019 13:33

Berharap PLN Sediakan Listrik 24 Jam

BIDUKBIDUK – Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk mengharapkan agar listrik…

Senin, 22 April 2019 13:31

DPUPR Petakan Wilayah

PEMERINTAH Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*