MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 22 Oktober 2018 13:37
Masyarakat Banyak yang Tertipu

Soal Anak-Anak Pengungsi Sulteng untuk Diadopsi

TIDAK UNTUK DIADOPSI: Pengungsi gempa dan tsunami Sulteng yang mengungsi di Kecamatan Bidukbiduk enggan memberikan anaknya untuk diadopsi.

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK - Beredar kabar bahwa warga Sulawesi Tengah yang mengungsi ke Kecamatan Bidukbiduk bersedia anaknya diadopsi oleh masyarakat yang ingin memiliki anak. Bahkan, kabar tersebut tersebar sampai luar daerah Berau, dan mengundang minat warga yang ingin mengadopsi anak korban bencana gempa dan tsunami tersebut.

Namun, informasi tersebut buru-buru dibantah oleh Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk. “Tidak ada itu,” ungkap Camat Bidukbiduk, Syafri, saat dihubungi Berau Post, Minggu (21/10).

Meski begitu, dirinya mengakui beredarnya informasi tersebut. Bahkan, kata dia, sudah banyak warga datang ke Bidukbiduk untuk mencari anak korban gempa dan tsunami di Sulteng, untuk diadopsi akibat mendengar informasi itu. Khususnya mereka yang telah menjalani biduk rumah tangga namun tak kunjung memiliki keturunan.

Akan tetapi, ditegaskannya, informasi tersebut tidak benar. “Memang ada isu lagi, bahwa,  ada anak-anak yang baru datang dari Sulteng siap diadopsi,  dan akan turun di pelabuhan Teluk Sulaiman. Sehingga, tadi ada warga dari daerah lain yang datang ke pelabuhan menunggu. Karena dikira betul, ada anak turun dari kapal. Padahal tidak ada,” ujarnya.

Ia mengatakan, tak sedikit warga yang menjadi korban dengan informasi tersebut. Sementara pengungsi gempa dan tsunami yang berasal dari Sulteng yang kini bermukim di beberapa kampung di wilayah administrasinya, tidak ada yang memberikan anaknya untuk diadopsi. Apalagi, anak-anak tersebut juga sebagian sudah sekolah.

“Memang ada pengungsi yang baru datang Sabtu (20/10), sebanyak 17 orang tinggal di Labuan Kampung Bidukbiduk. Tapi tidak ada anak yang mau diadopsi,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Bidukbiduk, AKP Herman, juga menyampaikan hal senada. Hingga kini, pihaknya juga belum menemukan adanya pengungsi yang mau menyerahkan anaknya kepada orang lain untuk diadopsi.

“Malah ada warga dari Sangatta yang datang dan bertanya anak korban gempa dan tsunami untuk diadopsi. Padahal itu tidak benar," ujarnya.  

Ia pun berpesan kepada masyarakat, untuk tidak lekas percaya terkait informasi yang menyebar. Dirinya berharap, masyarakat dapat lebih selektif lagi dalam mencerna informasi.

“Jangan lekas percaya begitu saja. Jangan mudah terpengaruh, dengan informasi yang tidak jelas sumbernya. Karena sudah cukup banyak warga yang menjadi korban akibat informasi itu,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 12:44

Jangan Terprovokasi, NKRI Harga Mati

TANJUNG REDEB - Jelang Pemilu 2019 mendatang, Kodim 0902/TRD imbau masyarakat…

Selasa, 20 November 2018 12:42

Dorong Pengusaha Walet Urus Perizinan

BIDUKBIDUK- Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk, terus mengimbau kepada para pengusaha sarang…

Selasa, 20 November 2018 12:40

Sampah di Pulau Wisata Jadi Perhatian Serius

TANJUNG REDEB – Persoalan sampah di Kepulauan Derawan terus menjadi…

Selasa, 20 November 2018 12:39

Terdapat Gorong-Gorong, Permukaan Jalan Ambles

TALISAYAN – Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Talisayan mengalami kerusakan. Terlihat…

Senin, 19 November 2018 14:08

Lima Peserta JPTP Diterbangkan ke DIY

TANJUNG REDEB – Lima peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama…

Senin, 19 November 2018 14:07

Abrasi Ancam Kampung Giring-Giring

BIDUKBIDUK - Sejumlah titik tepi pantai di Kampung Giring-giring Kecamatan…

Senin, 19 November 2018 14:02

Bensin Botolan Jadi Andalan

TALISAYAN – Setelah sempat sulit ditemukan, pedagang bensin botolan atau…

Senin, 19 November 2018 14:00

Soal Kelalaian terhadap Anak, Perlu Dilihat Unsur Pidana

TANJUNG REDEB - Menyikapi maraknya kasus kehilangan anak belakangan ini,…

Senin, 19 November 2018 13:55

Tak Memiliki Terminal, Dishub Bingung

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau Abdurrahman mengaku…

Minggu, 18 November 2018 13:32

Dukungan Datang dari Legislatif

TANJUNG REDEB – Usulan pembentukan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .