MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 22 Oktober 2018 13:37
Masyarakat Banyak yang Tertipu

Soal Anak-Anak Pengungsi Sulteng untuk Diadopsi

TIDAK UNTUK DIADOPSI: Pengungsi gempa dan tsunami Sulteng yang mengungsi di Kecamatan Bidukbiduk enggan memberikan anaknya untuk diadopsi.

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK - Beredar kabar bahwa warga Sulawesi Tengah yang mengungsi ke Kecamatan Bidukbiduk bersedia anaknya diadopsi oleh masyarakat yang ingin memiliki anak. Bahkan, kabar tersebut tersebar sampai luar daerah Berau, dan mengundang minat warga yang ingin mengadopsi anak korban bencana gempa dan tsunami tersebut.

Namun, informasi tersebut buru-buru dibantah oleh Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk. “Tidak ada itu,” ungkap Camat Bidukbiduk, Syafri, saat dihubungi Berau Post, Minggu (21/10).

Meski begitu, dirinya mengakui beredarnya informasi tersebut. Bahkan, kata dia, sudah banyak warga datang ke Bidukbiduk untuk mencari anak korban gempa dan tsunami di Sulteng, untuk diadopsi akibat mendengar informasi itu. Khususnya mereka yang telah menjalani biduk rumah tangga namun tak kunjung memiliki keturunan.

Akan tetapi, ditegaskannya, informasi tersebut tidak benar. “Memang ada isu lagi, bahwa,  ada anak-anak yang baru datang dari Sulteng siap diadopsi,  dan akan turun di pelabuhan Teluk Sulaiman. Sehingga, tadi ada warga dari daerah lain yang datang ke pelabuhan menunggu. Karena dikira betul, ada anak turun dari kapal. Padahal tidak ada,” ujarnya.

Ia mengatakan, tak sedikit warga yang menjadi korban dengan informasi tersebut. Sementara pengungsi gempa dan tsunami yang berasal dari Sulteng yang kini bermukim di beberapa kampung di wilayah administrasinya, tidak ada yang memberikan anaknya untuk diadopsi. Apalagi, anak-anak tersebut juga sebagian sudah sekolah.

“Memang ada pengungsi yang baru datang Sabtu (20/10), sebanyak 17 orang tinggal di Labuan Kampung Bidukbiduk. Tapi tidak ada anak yang mau diadopsi,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Bidukbiduk, AKP Herman, juga menyampaikan hal senada. Hingga kini, pihaknya juga belum menemukan adanya pengungsi yang mau menyerahkan anaknya kepada orang lain untuk diadopsi.

“Malah ada warga dari Sangatta yang datang dan bertanya anak korban gempa dan tsunami untuk diadopsi. Padahal itu tidak benar," ujarnya.  

Ia pun berpesan kepada masyarakat, untuk tidak lekas percaya terkait informasi yang menyebar. Dirinya berharap, masyarakat dapat lebih selektif lagi dalam mencerna informasi.

“Jangan lekas percaya begitu saja. Jangan mudah terpengaruh, dengan informasi yang tidak jelas sumbernya. Karena sudah cukup banyak warga yang menjadi korban akibat informasi itu,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 14:32

Kepala Pasar Akui Kecolongan

TANJUNG REDEB - Munculnya keluhan pedagang terkait keberadaan pedagang dari…

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…

Selasa, 22 Januari 2019 14:26

Klaim Hampir Setara RS Tipe B

TANJUNG REDEB – Miliki jumlah dokter mencapai 38 orang, Rumah…

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*