MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Minggu, 28 Oktober 2018 11:41
Tolak Bala
Oleh: Meltalia Tumanduk, S.Pi

PROKAL.CO, align="left">BELAKANGAN ramai status media sosial masyarakat Pulau Maratua tengah mengadakan tradisi tahunan tolak bala. Masyarakat setempat menyebutnya "mandi-mandi". Tradisi ini rutin diadakan tiap tahun. Bukan hanya di Pulau Maratua, masyarakat pesisir Kabupaten Berau lainnya juga mengadakan tradisi ini. Seperti Pulau Derawan, Tanjung Batu, Talisayan. Tujuannya adalah agar masyarakat kampung dijauhi dari bala.

Pelaksanaan tradisi ini biasanya masyarakat kampung, baik laki-laki dan perempuan berkumpul di pantai yang telah disepakati. Jika sudah berkumpul, bersama-sama turun ke laut dan membentuk lingkaran. Kemudian tokoh agama atau orang yang biasa membaca doa tolak bala akan di minta membacanya. Selanjutnya masyarakat akan saling siram satu sama lain sampai yang hadir basah semua. Tidak boleh pulang jika tidak basah. Bahkan masyarakat yang tidak ikut akan dibawakan air dari tempat pembacaan doa oleh anggota keluarga atau tetangga. Kemudian dia akan dibasahi walau hanya ujung kaki dan wajah. Juga air tersebut disiram di sekeliling rumah. Tujuannya agar rumah dan penghuninya dijauhkan dari bala. Jika ada masyarakat yang tidak basah dari air tersebut, maka dianggap bala akan datang kepadanya. Penutup acara ini adalah makan bersama.

Pandangan Islam Terhadap Tolak Bala

Tolak bala ini bukan hanya dikenal oleh masyarakat pesisir Kabupaten Berau. Beberapa daerah di Indonesia juga mengenalnya. Seperti Banjarmasin, Sumatera dan Jawa. Dengan cara pelaksanaan yang berbeda pula di masing-masing daerah. Namun tujuannya sama, menolak bala.

Tradisi tolak bala tidak ada dalan Islam. Rasulullah SAW pun tidak pernah mencontohkannya. Namun, oleh sebagian kalangan, menganggap ritual tolak bala sebagai tradisi warisan luhur nenek moyang dengan memasukkan nilai-nilai Islam. Sebagai budaya bangsa yang harus dilestarikan. Padahal, tridisi tersebut bertentangan dengan Islam. Misal yang dipercayai masyarakat Maratua. Bahwa air tempat dibacakannya doa, bisa menolak segala bala bagi yang basah dengan air tersebut. Kampung tersebut juga jauh dari bala. Di sini tanpa masyarakat sadari telah menyekutukan Allah SWT. Menyekutukan Allah SWT merupakan dosa besar. Firman Allah SWT:

“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun” (QS. Al Maidah: 72)

Suatu saat Nabi SAW melihat ada seseorang yang mengenakan gelang dari bahan kuningan, maka Nabi pun bertanya kepadanya, “Apa ini?”, orang itu menjawab, “Ini aku pakai karena aku sakit”. Maka Nabi bersabda, “Lepaskan saja itu, karena ia tidak akan menambah kepadamu kecuali kelemahan, sungguh jika engkau mati sementara gelang itu masih kau kenakan niscaya engkau tidak akan selamat selama-lamanya.” (HR. Ahmad)

Dari hadis di atas, percaya kepada selain Allah SWT akan mendatangkan kerugian dengan tidak akan selamat selama-lamanya. Selain menyekutukan Allah, kemaksiatan juga terjadi. Yakni campur baurnya antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom. Bahkan tidak sedikit perempuan yang hadir tidak menutup aurat.

Hanya Allah Sumber Keselamatan

Seorang muslim harus yakin bahwasanya hanya Allah lah yang menguasai seluruh kebaikan (maslahat) dan keburukan (mudharat). Baik yang belum menimpa maupun yang sudah menimpa. Allah SWT berfirman :

“ Katakanlah: Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudhratan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya? Katakanlah: Cukuplah Allah bagiku, kepada-Nya lah bertawakal orang-orang yang berserah diri.” (QS. Az Zumar : 38)

Allah adalah satu-satunya Dzat yang menguasai langit dan bumi. Kehidupan dan kematian. Keselamatan dan kebinasaan. Oleh karena itu, bergantung dan berharaplah kepada Allah SWT. Bukan kepada yang lain. Jika kita tidak menyekutukan Allah, berhukum pada hukum Allah, bukan hanya bala yang Allah jauhkan dari kita. Justru Allah akan menurunkan rahmat-Nya kepada seluruh alam semesta beserta isinya. Sebagaimana Firman Allah SWT :

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf : 96).Wallahu a’lam bish showab. (*/app)

*)Anggota Revowriter Berau dan Pemerhati Masalah Sosial

 


BACA JUGA

Rabu, 31 Oktober 2018 00:42

Masyarakat Tanpa Miras

MINUMAN keras atau minuman beralkohol jelas hukumnya haram dalam pandangan…

Minggu, 28 Oktober 2018 11:41

Tolak Bala

BELAKANGAN ramai status media sosial masyarakat Pulau Maratua tengah mengadakan…

Jumat, 26 Oktober 2018 13:36

Hujan Jadi Berkah bagi Petani Sayur

TANJUNG REDEB - Hujan yang terus mengguyur Tanjung Redeb dan…

Jumat, 26 Oktober 2018 13:34

Mengenal Bendera Islam

PERINGATAN Hari Santri Nasional di Limbangan, Garut, Jawa Barat, Senin…

Selasa, 23 Oktober 2018 12:59

Generasi Siap Tempur dari Labanan Makmur

" MAS Endro, kami ingin mengadakan pelatihan jurnalistik. Bisa kah…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:04

Santari Inni Bayyang (Santri Si Penyembahyang)

KONON asal-usul kata Marancang berasal dari serapan bahasa melayu—sebuah silang…

Minggu, 21 Oktober 2018 13:54

Bayar Renminbi, Kembalian Dolar

INI makan malam pertama saya di Korea Utara: bayar pakai…

Sabtu, 13 Oktober 2018 14:10

Detak Jantung di Multaqa, Pertemuan Ulama Se-Kaltim

RABU dan Kamis (10-11 September 2018) Iring-iringan roda empat dari…

Senin, 08 Oktober 2018 14:37

Tesla Antara Gosip dan Fakta

ITULAH kenyataan di pasar modal. Ketika mendengar rumor orang berbondong…

Minggu, 07 Oktober 2018 13:52

Rendang Unta William Wongso

BARU sekali ini saya makan daging unta. Dimasak rendang. Yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .