MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 03 November 2018 13:45
Kembalikan Semangat Hidup

Sembuhkan Trauma Anak-Anak Pengungsi Sulteng

AJAK BERMAIN: Polsek Bidukbiduk melakukan kegiatan untuk menghibur puluhan anak-anak pengungsi gempa dan tsunami, kemarin.

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK - Kepolisian Sektor Bidukbiduk bersama sejumlah elemen masyarakat melakukan trauma healing kepada puluhan anak-anak pengungsi korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala, kemarin (2/11).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengurangi atau mencoba menghilangkan trauma pascabencana alam. Kapolsek Bidukbiduk, AKP Herman, mengatakan trauma healing sangat penting dilakukan guna mengembalikan kegembiraan dan menghilangkan ketakutan pascabencana.

Program trauma healing yang dilakukan pihaknya dengan menggelar berbagai kegiatan perlombaan dan permainan. “Kegiatan ini inisiatif dari saya. Biar traumanya bisa pulih dengan bermain dan kegiatan lomba,” ungkapnya kepada Berau Post, Jumat (2/11).

Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya dari aparat kepolisian saja yang ikut meramaikan trauma healing tersebut. Sejumlah elemen lain, seperti jajaran Koramil Bidukbiduk serta tokoh masyarakat setempat.

Meskipun hanya dilakukan sehari, namun anak-anak pengungsi tampak sangat menikmati kegiatan bermain dan lomba yang dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 11.00 Wita. Berbagai lomba yang dilakukan seperti tarik tambang, gendong anak sambil joget dan balap kelereng.

Alhamdulillah mereka kembali ceria. Yang kita inginkan, melalui kegiatan ini mereka tidak lagi takut dan khawatir. Sehingga mereka bisa kembali beraktivitas seperti biasa tanpa dibayangi rasa trauma,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan itu juga dirangkai dengan pembagian hadiah lomba, serta pembagian bantuan untuk pengungsi yang ada di wilayah tersebut. Seperti pembagian sembako, pembagian seragam sekolah, selimut, maupun pakaian layak pakai.

Meski sederhana, Herman berharap kegiatan trauma healing ini berdampak signifikan pada psikologi anak-anak pengungsi tersebut. Sehingga ke depan, mampu menjalani hidup dengan lebih ceria.

“Jadi dapat memberikan efek positif dan mengembalikan semangat kepada anak-anak tersebut,” pungkasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 12:44

Jangan Terprovokasi, NKRI Harga Mati

TANJUNG REDEB - Jelang Pemilu 2019 mendatang, Kodim 0902/TRD imbau masyarakat…

Selasa, 20 November 2018 12:42

Dorong Pengusaha Walet Urus Perizinan

BIDUKBIDUK- Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk, terus mengimbau kepada para pengusaha sarang…

Selasa, 20 November 2018 12:40

Sampah di Pulau Wisata Jadi Perhatian Serius

TANJUNG REDEB – Persoalan sampah di Kepulauan Derawan terus menjadi…

Selasa, 20 November 2018 12:39

Terdapat Gorong-Gorong, Permukaan Jalan Ambles

TALISAYAN – Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Talisayan mengalami kerusakan. Terlihat…

Senin, 19 November 2018 14:08

Lima Peserta JPTP Diterbangkan ke DIY

TANJUNG REDEB – Lima peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama…

Senin, 19 November 2018 14:07

Abrasi Ancam Kampung Giring-Giring

BIDUKBIDUK - Sejumlah titik tepi pantai di Kampung Giring-giring Kecamatan…

Senin, 19 November 2018 14:02

Bensin Botolan Jadi Andalan

TALISAYAN – Setelah sempat sulit ditemukan, pedagang bensin botolan atau…

Senin, 19 November 2018 14:00

Soal Kelalaian terhadap Anak, Perlu Dilihat Unsur Pidana

TANJUNG REDEB - Menyikapi maraknya kasus kehilangan anak belakangan ini,…

Senin, 19 November 2018 13:55

Tak Memiliki Terminal, Dishub Bingung

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau Abdurrahman mengaku…

Minggu, 18 November 2018 13:32

Dukungan Datang dari Legislatif

TANJUNG REDEB – Usulan pembentukan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .