MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 03 November 2018 13:45
Kembalikan Semangat Hidup

Sembuhkan Trauma Anak-Anak Pengungsi Sulteng

AJAK BERMAIN: Polsek Bidukbiduk melakukan kegiatan untuk menghibur puluhan anak-anak pengungsi gempa dan tsunami, kemarin.

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK - Kepolisian Sektor Bidukbiduk bersama sejumlah elemen masyarakat melakukan trauma healing kepada puluhan anak-anak pengungsi korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala, kemarin (2/11).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengurangi atau mencoba menghilangkan trauma pascabencana alam. Kapolsek Bidukbiduk, AKP Herman, mengatakan trauma healing sangat penting dilakukan guna mengembalikan kegembiraan dan menghilangkan ketakutan pascabencana.

Program trauma healing yang dilakukan pihaknya dengan menggelar berbagai kegiatan perlombaan dan permainan. “Kegiatan ini inisiatif dari saya. Biar traumanya bisa pulih dengan bermain dan kegiatan lomba,” ungkapnya kepada Berau Post, Jumat (2/11).

Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya dari aparat kepolisian saja yang ikut meramaikan trauma healing tersebut. Sejumlah elemen lain, seperti jajaran Koramil Bidukbiduk serta tokoh masyarakat setempat.

Meskipun hanya dilakukan sehari, namun anak-anak pengungsi tampak sangat menikmati kegiatan bermain dan lomba yang dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 11.00 Wita. Berbagai lomba yang dilakukan seperti tarik tambang, gendong anak sambil joget dan balap kelereng.

Alhamdulillah mereka kembali ceria. Yang kita inginkan, melalui kegiatan ini mereka tidak lagi takut dan khawatir. Sehingga mereka bisa kembali beraktivitas seperti biasa tanpa dibayangi rasa trauma,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan itu juga dirangkai dengan pembagian hadiah lomba, serta pembagian bantuan untuk pengungsi yang ada di wilayah tersebut. Seperti pembagian sembako, pembagian seragam sekolah, selimut, maupun pakaian layak pakai.

Meski sederhana, Herman berharap kegiatan trauma healing ini berdampak signifikan pada psikologi anak-anak pengungsi tersebut. Sehingga ke depan, mampu menjalani hidup dengan lebih ceria.

“Jadi dapat memberikan efek positif dan mengembalikan semangat kepada anak-anak tersebut,” pungkasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 14:32

Kepala Pasar Akui Kecolongan

TANJUNG REDEB - Munculnya keluhan pedagang terkait keberadaan pedagang dari…

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…

Selasa, 22 Januari 2019 14:26

Klaim Hampir Setara RS Tipe B

TANJUNG REDEB – Miliki jumlah dokter mencapai 38 orang, Rumah…

Senin, 21 Januari 2019 14:22

Polisi Endus Kejanggalan

TANJUNG REDEB – Ambruknya konstruksi Balai Pertemuan Umum (BPU) di…

Senin, 21 Januari 2019 14:20

Pelajar Jadi Sasaran

TABALAR - Guna mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tabalar,…

Senin, 21 Januari 2019 14:19

Dinilai Rawan saat Malam

BATU PUTIH - Masyarakat di RT 1 Kampung Tembudan, Kecamatan…

Senin, 21 Januari 2019 14:18

DLHK Berharap Dukungan Provinsi

TANJUNG REDEB - Tempat Pembuang Akhir (TPA) Talisayan, kondisinya dinilai…

Senin, 21 Januari 2019 14:17

Stadion Mini Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan lahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*