MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 05 November 2018 12:09
Arahkan ASN Beli Beras Lokal
PADI SAWAH: Pertanian di Berau kian berkembang, meski demikian perlu mendapatkan perhatian bersama, khususnya dalam pemasaran hasil produksi atau panen.

PROKAL.CO, PERTANIAN merupakan salah satu sektor penting yang harus menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pun tak luput menyalurkan bantuan kepada para petani, baik berupa bibit maupun alat mesin pertanian (Alsintan).

Dikatakan Bupati Berau Muharram, pengelolaan pertanian zaman sekarang sudah cukup mudah, karena bermodal alat canggih yang dapat mengelola lahan-lahan pertanian. Selain itu juga sudah banyak bibit unggul yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan produksi pertanian.

Muharram mencontohkan, pertantian yang mulai berkembang seperti di Kampung Labanan Jaya, yakni menggunakan pola tanam hazton untuk padi sawah, sehingga dapat memproduksi 8 ton per hektare untuk setiap panen.

“Segala sesuatunya memang mudah sekarang. Kalau dulu masih mencangkul, sekarang semuanya sudah bisa menggunakan teknologi. Pemerintah pun akan memberikan dukungan penuh kepada para petani jika memang serius,” tuturnya.

Salah satu dukungan yang berkaitan dengan pemasaran pertanian, karena selama ini menjadi kendala para petani. Di mana hasil produksi yang cukup berlimpah tidak diimbangi dengan pemasaran sesuai. Akibatnya banyak petani yang belum dapat maksimal menikmati hasil pertanian ini.

Muharram menegaskan, untuk membantu pemasaran para petani, pemerintah siap untuk mengarahkan seluruh pegawai negeri membeli beras lokal. Bahkan, siap mengeluarkan peraturan bupati yang mengatur mengenai hal ini.

“Kalau 4.000 ASN kita wajibkan beli beras petani 10 kilogram setiap bulan, berarti harus tersedia 40 ton sebulannya. Kalau bisa dijamin ada 40 ton beras lokal yang diproduksi para petani, saya akan bikin peraturan bupati seluruh ASN wajib menerima gajinya yang diuangkan menjadi beras. Ini baru ASN belum yang lain,” tegasnya.

Menurutnya, jika hal tersebut dapat tercapai tentu sektor pertanian ini akan kembali diminati oleh masyarakat ketimbang perkebunan. Karena hasil keuntungan yang didapat lewat sektor ini lebih terjamin dan pemasarannya juga jelas.

Muharram menyampaikan, bahwa para petani yang ada saat ini hanya perlu mendapatkan bimbingan saja. Dengan memberikan mereka bekal atas perkembangan kemajuan teknologi yang dapat meningkatkan produksi pertanian dengan diimbangi pesaran jelas, tentu sektor pertanian ini akan lebih berkembang lagi.

“Saya yakin kalau anak-anak sekarang sudah mengerti peluang bisnis di bidang pertanian ini pasti akan beralih ke petani tidak mau jadi ASN. Karena potensi sangat besar tinggal manajemen pengelolaan saja yang dibenahi,” pungkasnya. (app2)


BACA JUGA

Jumat, 11 Januari 2019 16:38

Operasi Pasar Belum Mempan

TANJUNG REDEB – Operasi pasar yang dilakukan jajaran Pemkab Berau…

Jumat, 11 Januari 2019 14:07

Dapat Kucuran Rp 2,4 Milliar, Pemkab Bakal Bangun Dua Pasar

TANJUNG REDEB - Pemkab Berau kembali mendapat kucuran anggaran dari…

Jumat, 11 Januari 2019 13:57

Jumlah Penerima Rastra Turun

DATA penerima Beras Sejahtera (Rastra) oleh warga tak mampu di…

Kamis, 10 Januari 2019 13:13

Produksi Budidaya Tembus 2.358 Ton

HASIL produksi budidaya perikanan tahun 2018 mampu melebihi target. Dinas Perikanan…

Kamis, 10 Januari 2019 13:07

Stok Melimpah, Bawang Merah Tetap Mahal

TELUK BAYUR – Memasuki awal tahun 2019, pergerakan harga komoditas…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:51

Asosiasi Pedagang Pasar Kering Minta Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta Ketua Asosiasi…

Jumat, 04 Januari 2019 00:49

Tak Hanya Pertanian, Peternakan Sapi Dikembangkan

TALISAYAN - Pengembangan pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 04 Januari 2019 00:47

Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Masih Mahal

TANJUNG REDEB - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, minta…

Senin, 31 Desember 2018 14:38

Ayam Mahal, Jagung Diburu Warga

TANJUNG REDEB – Jelang pergantian tahun, pedagang jagung dadakan menjamur…

Senin, 31 Desember 2018 14:21

Harga Daging Ayam Capai Rp 42 Ribu Per Kg

TANJUNG REDEB – Harga daging ayam di Pasar Sanggam Adji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*