MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Senin, 05 November 2018 12:10
Batasi Kendaraan di Maratua, Ini Maksudnya...
IMBAUAN: Bupati Muharram mengimbau kepada masyarakat Maratua untuk tidak menambah kendaraan bermotor. Polusi serta kebisingan yang ditimbulkan dikhawatirkan dapat menganggu kunjungan wisatawan ke sana.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEBSebagai destinasi wisata yang diunggulkan, Pemerintah Kabupaten Berau memberikan perhatian lebih kepada Pulau Maratua. Berbagai fasilitas pun dipenuhi secara bertahap, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur jalan. Namun, dengan kelengkapan fasilitas ini diharapkan tetap menjaga keasrian pulau terluar tersebut sehingga tidak mengganggu tingkat kunjungan wisatawan.

Salah satu yang diharapkan, adalah pembatasan kendaraan, baik roda dua maupun empat. Karena dikhawatirkan dengan bertambahnya kendaraan ini membuat wisatawan yang berkunjung akan terganggu dengan suara bising dan polusi yang ditimbulkan. Tentu tujuan utama wisatawan ini untuk berlibur dan mencari ketenangan tidak akan tercapai.

Saat ini, kendaraan di Maratua sudah sangat banyak. Intensitas lalu lintas kendaraan di Maratua pun cukup padat. Di mana masing-masing rumah tangga memiliki kendaraan pribadi. Pertambahan kendaraan ini pun dipengaruhi dengan pembangunan jalan penghubung antarkampung. Dimana saat ini jalan Maratua sudah mulus. Yang dulunya jarak ke kampung terjauh ditempuh bisa mencapai 2 jam, kini dapat ditempuh 30 menit saja.

Mengantisipasi terjadinya banyaknya kendaraan di Maratua, Bupati Muharram pun memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak menambah kendaraan lagi. Menurutnya, pembatasan kendaraan ini merupakan langkah yang harus dilakukan untuk menjaga citra positif di Maratua. Karena sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Maratua merupakan turis asing yang memang mencari ketenangan dari keramaian kota.

“Kalau banyak kendaraan tidak akan disukai para turis lagi. Macet terjadi, polusi juga bertambah. Pulau kita tidak akan memiliki nilai jual. Dan jika itu sampai terjadi, maka kita akan yang akan rugi. Saya harap masyarakat dapat memahami hal ini,” katanya.

Penambahan kendaraan ini, disampaikan Bupati Muharram merupakan hal yang sangat wajar. Bahkan persoalan ini pun sudah diperkirakan jauh hari pada saat pembangunan jalan tersebut. Namun diharapkan kedepan tidak terjadi membludaknya kendaraan. Sehingga pemerintah pun memberikan imbauan kepada masyarakat. Pemerintah pun memberikan solusi untuk pembatasan kendaraan ini. Dengan menyiapkan mini bus yang diserahkan kepada pemerintah kampung. “Ini akan membantu kelancaran transportasi di Maratua. Manfaatkan kendaraan yang telah diserahkan ini dengan maksimal, sehingga tidak ada lagi penambahan kendaraan,” tegasnya.

Muharram pun menegaskan agar masyarakat dapat mengganti kendaraan bermotor ini dengan sepeda. Selain ramah lingkungan dengan tidak menghasilkan polusi, sepeda ini pun dapat dijadikan sebagai modal usaha di sana. “Justru yang diperbanyak ini sepeda. Turis akan senang naik sepeda, masyarakat pun mendapat hasilnya,” pungkasnya. (hms5/app)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 14:30

Potensi Zakat Dari ASN Capai Rp 5 Miliar

TANJUNG REDEB – Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Zakat Oleh Badan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:29

Penuhi Jaringan Internet di Kampung

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bekerja cepat dan keras…

Jumat, 24 Mei 2019 14:29

Gelar Pertemuan Dewan Pengarah PKHB

TANJUNG REDEB - Setelah berjalan sejak tahun 2008 silam, saat…

Jumat, 24 Mei 2019 14:28

Pemkab Dukung Investasi Briket Arang

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendukung penuh rencana investasi…

Kamis, 23 Mei 2019 15:01

Pemkab Serius Tangani Persoalan Listrik

TANJUNG REDEB - Menindaklanjuti hasil pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)…

Kamis, 23 Mei 2019 15:00

Bupati Pimpin Upacara Harkitnas

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara gabungan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:58

Bantu Buruh TKBM Cari Solusi

TANJUNG REDEB - Aksi unjuk rasa ratusan buruh Tenaga Kerja…

Kamis, 23 Mei 2019 14:54

Momen Mempererat Silaturahmi

TANJUNG REDEB – Keberkahan bulan suci Ramadan juga tak ingin…

Rabu, 22 Mei 2019 15:17

Tingkatkan Minat Baca di Masyarakat

TANJUNG REDEB - Meningkatkan minat baca masyarakat, pengelolaan perpustakaan dituntut…

Rabu, 22 Mei 2019 15:16

Jalan Mulus, Buka Akses Wisata di Maratua

TANJUNG REDEB - Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*