MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Senin, 05 November 2018 12:10
Batasi Kendaraan di Maratua, Ini Maksudnya...
IMBAUAN: Bupati Muharram mengimbau kepada masyarakat Maratua untuk tidak menambah kendaraan bermotor. Polusi serta kebisingan yang ditimbulkan dikhawatirkan dapat menganggu kunjungan wisatawan ke sana.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEBSebagai destinasi wisata yang diunggulkan, Pemerintah Kabupaten Berau memberikan perhatian lebih kepada Pulau Maratua. Berbagai fasilitas pun dipenuhi secara bertahap, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur jalan. Namun, dengan kelengkapan fasilitas ini diharapkan tetap menjaga keasrian pulau terluar tersebut sehingga tidak mengganggu tingkat kunjungan wisatawan.

Salah satu yang diharapkan, adalah pembatasan kendaraan, baik roda dua maupun empat. Karena dikhawatirkan dengan bertambahnya kendaraan ini membuat wisatawan yang berkunjung akan terganggu dengan suara bising dan polusi yang ditimbulkan. Tentu tujuan utama wisatawan ini untuk berlibur dan mencari ketenangan tidak akan tercapai.

Saat ini, kendaraan di Maratua sudah sangat banyak. Intensitas lalu lintas kendaraan di Maratua pun cukup padat. Di mana masing-masing rumah tangga memiliki kendaraan pribadi. Pertambahan kendaraan ini pun dipengaruhi dengan pembangunan jalan penghubung antarkampung. Dimana saat ini jalan Maratua sudah mulus. Yang dulunya jarak ke kampung terjauh ditempuh bisa mencapai 2 jam, kini dapat ditempuh 30 menit saja.

Mengantisipasi terjadinya banyaknya kendaraan di Maratua, Bupati Muharram pun memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak menambah kendaraan lagi. Menurutnya, pembatasan kendaraan ini merupakan langkah yang harus dilakukan untuk menjaga citra positif di Maratua. Karena sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Maratua merupakan turis asing yang memang mencari ketenangan dari keramaian kota.

“Kalau banyak kendaraan tidak akan disukai para turis lagi. Macet terjadi, polusi juga bertambah. Pulau kita tidak akan memiliki nilai jual. Dan jika itu sampai terjadi, maka kita akan yang akan rugi. Saya harap masyarakat dapat memahami hal ini,” katanya.

Penambahan kendaraan ini, disampaikan Bupati Muharram merupakan hal yang sangat wajar. Bahkan persoalan ini pun sudah diperkirakan jauh hari pada saat pembangunan jalan tersebut. Namun diharapkan kedepan tidak terjadi membludaknya kendaraan. Sehingga pemerintah pun memberikan imbauan kepada masyarakat. Pemerintah pun memberikan solusi untuk pembatasan kendaraan ini. Dengan menyiapkan mini bus yang diserahkan kepada pemerintah kampung. “Ini akan membantu kelancaran transportasi di Maratua. Manfaatkan kendaraan yang telah diserahkan ini dengan maksimal, sehingga tidak ada lagi penambahan kendaraan,” tegasnya.

Muharram pun menegaskan agar masyarakat dapat mengganti kendaraan bermotor ini dengan sepeda. Selain ramah lingkungan dengan tidak menghasilkan polusi, sepeda ini pun dapat dijadikan sebagai modal usaha di sana. “Justru yang diperbanyak ini sepeda. Turis akan senang naik sepeda, masyarakat pun mendapat hasilnya,” pungkasnya. (hms5/app)

 


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 13:47

Momentum Evaluasi Dunia Pendidikan

TANJUNG REDEB – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperingati dirgahayu…

Selasa, 20 November 2018 13:29

Bentuk Generasi Berencana Sejak Dini

TANJUNG REDEB – Kemajuan pembangunan di Kabupaten Berau, sangat berpengaruh…

Selasa, 20 November 2018 13:27

Bupati Lepas Kontingen Porprov ke-6

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau kembali mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Senin, 19 November 2018 14:15

IPA Gurimbang Bakal Layani Tiga Kampung Sekitar

TANJUNG REDEB - Selain meningkatkan instalasi pengolahan air (IPA) Tanjung…

Senin, 19 November 2018 14:14

Pangkas Birokrasi, Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

TANJUNG REDEB – Untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat…

Senin, 19 November 2018 14:12

Bupati Usulkan Jalan Poros Talisayan Dirigid

 TANJUNG REDEB - Kondisi jalan poros Sambaliung-Talisayan yang mengalami kerusakan,…

Jumat, 16 November 2018 13:18

Ciptakan Generasi Tanpa Rokok

TANJUNG REDEB - Memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-54, Dinas Kesehatan…

Jumat, 16 November 2018 13:17

Kembangkan Teknologi Polikultur di Sukan

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menjalankan teknologi polikultur…

Jumat, 16 November 2018 13:16

Tim Panji Pembangunan Nilai TP PKK

TANJUNG REDEB – Selain melakukan silaturahmi ke TP PKK Berau.…

Jumat, 16 November 2018 13:15

KUA-PPAS 2019 Ditetapkan Rp 2,423 Triliun

TANJUNG REDEB - Melalui rapat paripurna yang digelar Dewan Perwakilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .