MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 06 November 2018 14:16
Hindari Penahanan, Tersangka Beralasan Sakit

Perkara Dugaan Korupsi Kapal Pariwisata

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Berau, menunda pemeriksaan tersangka Ar pada perkara dugaan korupsi kapal pariwisata, kemarin (5/11).  

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek kapal pariwisata itu beralasan sakit, agar tidak memenuhi panggilan penyidik.

Dijelaskan Kanit Tipikor Ipda Akbar, selain melakukan pemeriksaan, rencana pemanggilan tersangka Ar kemarin sekaligus untuk melakukan penahanan.

“Ar menolak datang karena katanya sakit,” ujar Akbar kepada Berau Post kemarin (5/11).

Akbar menambahkan, Ar ditingkatkan statusnya sebagai tersangka karena diduga turut berperan dalam timbulnya kerugian negara pada proyek tersebut. “Hal itu berdasarkan alat bukti yang ada,” tegasnya.

Atas perbuatannya tersebut, Ar dijerat dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Tipikor, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Selain Ar, sebelumnya pihaknya telah menetapkan pelaksana kegiatan, R sebagai tersangka.

“Kami belum lakukan penahanan terhadap kedua tersangka, nanti dilakukan sekaligus, tentu setelah dilakukan pemeriksaan,” katanya.  

Sesuai hasil penghitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim, kerugian negara pada pelaksanaan proyek senilai Rp 392.735.000 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2010, mencapai Rp 100 juta.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, berharap berkas perkara bisa segera dilimpahkan.

Untuk diketahui, tersangka R selaku pelaksana kegiatan atau pembuat kapal sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 2017 lalu. Status kasus itu pun naik menjadi penyidikan sejak 16 Juni 2015.

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Berau Nasrullah Syam berharap, berkas perkara kasus tersebut bisa segera dilengkapi, agar penelitian terhadap berkas perkara dapat segera dirampungkan pihaknya.

Sebenarnya, berkas perkara yang dikirim penyidik Polres Berau sebelumnya, sudah cukup bukti. Namun ada beberapa hal yang diminta dilengkapi untuk lebih meyakinkan, sesuai hasil rekonstruksi perkara yang sempat digelar Kejaksaan Negeri Berau. (mar/udi)

 


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 13:27

Sarankan Musorkab Diundur

WAKIL Bupati Berau, Agus Tantomo menyarankan kegiatan Musyawarah Olahraga Kabupaten…

Selasa, 26 Maret 2019 13:21

Pengecer Diciduk, Bandar Berkeliaran

TANJUNG REDEB - Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres…

Senin, 25 Maret 2019 14:26

5 UPTD Dihapus, Diskan Kewalahan

TANJUNG REDEB - Sejak dihapusnya 5 Unit Pelaksana Teknis Daerah…

Senin, 25 Maret 2019 14:24

KPU Sebut Tak Ada Kendala

TANJUNG REDEB - Pesta demokrasi lima tahunan yang hanya tinggal…

Senin, 25 Maret 2019 14:23

Optimistis Berau Raih KLA Madya

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Pengendalian…

Senin, 25 Maret 2019 14:21

Berpenghasilan di Atas Rp 1,5 Juta

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Minggu, 24 Maret 2019 01:12

Jembatan Limunjan Disuntik Rp 40 M

TANJUNG REDEB - Meski terancam terlambat dalam pembangunannya, Kepala Badan…

Minggu, 24 Maret 2019 01:09

HOT BANGET..!! Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

TANJUNG REDEB – Penomena matahari yang sedang berada di titik…

Sabtu, 23 Maret 2019 14:05

641 Surat Suara Ditemukan Rusak

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah melaksanakan…

Sabtu, 23 Maret 2019 14:04

Pendukung Caleg ‘Bakar KPU’

TANJUNG REDEB – Ratusan massa pendukung salah satu calon legislatif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*