MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 06 November 2018 14:16
Hindari Penahanan, Tersangka Beralasan Sakit

Perkara Dugaan Korupsi Kapal Pariwisata

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Berau, menunda pemeriksaan tersangka Ar pada perkara dugaan korupsi kapal pariwisata, kemarin (5/11).  

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek kapal pariwisata itu beralasan sakit, agar tidak memenuhi panggilan penyidik.

Dijelaskan Kanit Tipikor Ipda Akbar, selain melakukan pemeriksaan, rencana pemanggilan tersangka Ar kemarin sekaligus untuk melakukan penahanan.

“Ar menolak datang karena katanya sakit,” ujar Akbar kepada Berau Post kemarin (5/11).

Akbar menambahkan, Ar ditingkatkan statusnya sebagai tersangka karena diduga turut berperan dalam timbulnya kerugian negara pada proyek tersebut. “Hal itu berdasarkan alat bukti yang ada,” tegasnya.

Atas perbuatannya tersebut, Ar dijerat dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Tipikor, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Selain Ar, sebelumnya pihaknya telah menetapkan pelaksana kegiatan, R sebagai tersangka.

“Kami belum lakukan penahanan terhadap kedua tersangka, nanti dilakukan sekaligus, tentu setelah dilakukan pemeriksaan,” katanya.  

Sesuai hasil penghitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim, kerugian negara pada pelaksanaan proyek senilai Rp 392.735.000 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2010, mencapai Rp 100 juta.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, berharap berkas perkara bisa segera dilimpahkan.

Untuk diketahui, tersangka R selaku pelaksana kegiatan atau pembuat kapal sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 2017 lalu. Status kasus itu pun naik menjadi penyidikan sejak 16 Juni 2015.

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Berau Nasrullah Syam berharap, berkas perkara kasus tersebut bisa segera dilengkapi, agar penelitian terhadap berkas perkara dapat segera dirampungkan pihaknya.

Sebenarnya, berkas perkara yang dikirim penyidik Polres Berau sebelumnya, sudah cukup bukti. Namun ada beberapa hal yang diminta dilengkapi untuk lebih meyakinkan, sesuai hasil rekonstruksi perkara yang sempat digelar Kejaksaan Negeri Berau. (mar/udi)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 14:16

Kerugian Negara Capai Rp 149 Juta

TANJUNG REDEB – Walau sudah mendapatkan angka kerugian negara berdasarkan…

Senin, 21 Januari 2019 14:16

Bakal Gunakan Desain Lama

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 21 Januari 2019 14:15

KPU Tunggu Inkrah

TANJUNG REDEB – Salah satu calon legislatif (caleg) Berau, telah…

Senin, 21 Januari 2019 14:13

Awalnya Tak Tertarik, Kini Hasilkan Ratusan Juta Rupiah

Menjadi petani atau pembudidaya tambak Udang Windu, sebelumnya tak pernah…

Minggu, 20 Januari 2019 13:06

Diduga Sakit, Wahab Ditemukan Tak Bernyawa

GUNUNG TABUR -  Warga kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur,…

Minggu, 20 Januari 2019 13:05

Penabrak Portal Setor Rp 35 Juta

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perhubungan Abdurrahman, mengaku sudah mulai…

Minggu, 20 Januari 2019 13:04

Simbolis, Motivasi Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Euforia atas raihan trofi Adipura di Bumi Batiwakkal, masih berlanjut.…

Minggu, 20 Januari 2019 13:02

PBB Berau Belum Tahu

AKSI pengeroyokan terhadap Kepala Kampung Purnasari Jaya, Sugiono turut diduga…

Minggu, 20 Januari 2019 13:00

Oknum Caleg Jadi Tersangka

TALISAYAN– Tiga pelaku pengeroyokan terhadap Kepala Kampung Purnasari Jaya, Sugiono,…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:10

KENAPA INI..?? Kepala Kampung Dihajar Warga Sampai Babak Belur

TALISAYAN – Kepala Kampung Purnasari Jaya, Kecamatan Talisayan, Sugiono, jadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*