MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 06 November 2018 14:22
Belum Bisa Tera Ulang Sendiri
DIATUR ULANG: Untuk melakukan tera ulang terhadap timbangan dan sebagainya, Disperindagkop Berau masih harus bekerja sama dengan UPTD Metrologi di Samarinda. Tampak kegiatan tera ulang yang pernah dilakukan di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, terus berupaya melakukan perlindungan terhadap konsumen, salah satunya dengan pelaksanaan tera ulang timbangan. 

Kepala Disperindagkop Berau Wiyati melalui Kasi Pengawasan dan Metrologi Abdul Kadir mengungkapkan,  jika kegiatan tera timbangan terus berjalan.  Meski demikian, pihaknya tidak bisa melakukannya sendiri, tapi masih bekerja sama dengan petugas UPTD Metrologi di Samarinda. 

"Seharusnya dalam tera timbangan 2019 nanti kita  sudah bisa berjalan sendiri, mengingat untuk tenaga teknisnya kami sudah ada dua orang dan pengawas satu orang. Jadi secara keseluruhan berjumlah tiga orang," ujarnya kepada Berau Post, Senin (5/11) kemarin.

Lanjut Abdul Kadir, dalam prosesnya,  Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Berau sudah melakukan penunjukan lokasi untuk  gedung tera timbangan berada di Sambaliung.

Kebedaraan tera timbangan di Berau nantinya, biasanya fokus menyasar ke perusahaan seperti sawit, batu bara dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

"Biasanya yang sering main-main timbangan ini di pasar. Kalau di perusahaan ada kerja sama dengan kontraktor sehingga sangat minim untuk melalukan permainan timbangan," jelasnya.

Meski demikian, khususnya di pasar ia akui, memang ada sebagian yang melakukan permainan timbangan dan ada juga memang karena timbanganya sudah lama dan rusak.

"Juni lalu kita melakukan kir timbangan di pasar. Sebenarnya pasar kita ini memang sudah seharusnya tertib ukur. Dimana timbanganya ini harus betul-betul benar baik di Pasar Sanggam Adji Dilayas maupun Teluk Bayur,” ujarnya. 

“Untuk sanksi yang diberikan memang ada, hanya saja pengawasannya  sudah ada, sementara PPNS-nya saja yang tidak ada," pungkasnya. (*/oke/app)

 


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 14:30

USBN di SMA 8 Tanpa Kendala

BIDUKBIDUK - Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMA/sederajat…

Selasa, 26 Maret 2019 14:03

Islam Tidak Keras, Tapi Tegas

TANJUNG REDEB – Menanggapi adanya salah seorang warga Berau yang…

Selasa, 26 Maret 2019 13:43

Hari Pertama UNBK SMK Lancar

TANJUNG REDEB - Pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari…

Senin, 25 Maret 2019 14:41

Sampah Berserakan, Timbulkan Bau Busuk

SAMBALIUNG - Tumpukan sampah di jalan poros Kampung Suaran, Kecamatan…

Senin, 25 Maret 2019 14:40

Dua Pasar Bakal Dibangun di Pesisir

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi…

Senin, 25 Maret 2019 14:38

Rambu Longsor Ganggu Pandangan Pengendara

TELUK BAYUR - Halangi pandangan, pengendara berharap spanduk yang digunakan…

Senin, 25 Maret 2019 14:37

Camat Talisayan Pelototi Pendatang

TALISAYAN - Pasca diamankannya salah seorang terduga teroris jaringan Sibolga…

Senin, 25 Maret 2019 14:27

Berharap Jalan Poros Tumbit Dayak Ditingkatkan

SAMBALIUNG - Kerap tergenang hingga 1,5 meter, Penjabat Kepala Kampung…

Minggu, 24 Maret 2019 01:18

Era Digital Mudahkan Kemajuan Pariwisata

TANJUNG REDEB – Potensi pariwisata di Kabupaten Berau tidak perlu…

Minggu, 24 Maret 2019 01:15

Ingin Kembangkan Non Formal Pelajarnya

TANJUNG REDEB - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anggrek Prestasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*