MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 07 November 2018 12:39
Ar Tak Bisa Ditemui, Anak Tersangka Minta Perkara Tak Dibesar-besarkan

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Tersangka perkara dugaan korupsi kapal pariwisata, Ar, merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Berau. Hal itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Abdul Rifai, ketika diwawancarai Berau Post kemarin (6/11).

"Sepertinya pernah (jadi PNS), tapi sekarang sudah pensiun," ujar Rifai.

Rifai menyebut, Ar memang pernah ditugaskan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau dan Dinas Sosial. Namun dirinya tidak bisa memastikan kapan Ar menyelesaikan tugasnya sebagai abdi negara. "Kurang ingat juga saya," terangnya.

Sementara itu, Berau Post belum berhasil mewawancarai Ar. Ketika disambangi ke rumahnya, yang bersangkutan tidak bisa ditemui karena sedang sakit. "Mohon maaf, bapak belum bisa ditemui, lagi kurang enak badan. Kalau bisa jangan dibesar-besarkan (perkara korupsi yang ditangani polisi, red)," singkat anak Ar yang menemui Berau Post kemarin.

Diketahui, penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Berau, terpaksa menunda pemeriksaan tersangka Ar, Senin (5/11) lalu.  

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek kapal pariwisata itu beralasan sakit, agar tidak memenuhi panggilan penyidik.

Dijelaskan Kanit Tipikor Ipda Akbar, selain melakukan pemeriksaan, rencana pemanggilan tersangka Ar tersebut sekaligus untuk melakukan penahanan.

“Ar menolak datang karena katanya sakit,” ujar Akbar kepada Berau Post, Senin (5/11).

Akbar menambahkan, Ar ditingkatkan statusnya sebagai tersangka karena diduga turut berperan dalam timbulnya kerugian negara pada proyek tersebut. “Hal itu berdasarkan alat bukti yang ada,” tegasnya.

Atas perbuatannya tersebut, Ar dijerat dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Tipikor, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Selain Ar, sebelumnya pihaknya telah menetapkan pelaksana kegiatan, R sebagai tersangka.

“Kami belum lakukan penahanan terhadap kedua tersangka, nanti dilakukan sekaligus, tentu setelah dilakukan pemeriksaan,” katanya.  

Sesuai hasil penghitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim, kerugian negara pada pelaksanaan proyek senilai Rp 392.735.000 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2010, mencapai Rp 100 juta.

Untuk diketahui, tersangka R selaku pelaksana kegiatan atau pembuat kapal sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 2017 lalu. Status kasus itu pun naik menjadi penyidikan sejak 16 Juni 2015. (arp/udi)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 13:30

Server KPU Diretas

TANJUNG REDEB – Komisioner bagian data Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Senin, 22 April 2019 13:27

Tersangka Sabu 7 Kg Dikembalikan ke Polres

TANJUNG REDEB – Khawatir memengaruhi tahanan lain, Kepala Rumah Tahanan…

Senin, 22 April 2019 13:26

Rekomendasikan Cabut Izin 207 Koperasi Bandel

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Minggu, 21 April 2019 15:43

Pemilu Susulan di 11 TPS Belum Ditetapkan

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Berau belum bisa…

Minggu, 21 April 2019 15:42

Perwira Polres Berau Ditemukan Meninggal

TANJUNG REDEB - Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres…

Sabtu, 20 April 2019 13:48

Bawaslu ‘Kebanjiran’ Aduan

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Jumat, 19 April 2019 10:50

Dua Kontraktor Jalani Persidangan

TANJUNG REDEB - Dua kontraktor yang terseret kasus dugaan tindak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*