MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 07 November 2018 12:49
Bakal Disidangkan di Balikpapan

Dugaan Pelanggaran Kode Etik Oknum Komisioner KPU

Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, segera menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau.

Namun diutarakan anggota DKPP RI Alfitra Salamm, pihaknya belum menentukan jadwal digelarnya sidang. Namun hal itu segera akan dilaksanakan, karena pihaknya menemukan unsur dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum KPU tersebut.

"Dari hasil sidang materil tadi (Senin, 5/11) telah ditentukan kalau laporan ini memenuhi unsur untuk disidangkan. Nanti (sidang) akan digelar di Balikpapan," ujarnya kepada Berau Post kemarin (6/11).

Menanggapi hal itu, Sekretaris Partai Perindo Berau Refliansyah, mengapresiasi proses yang sudah berjalan dengan baik. Pihaknya sebagai pelapor, siap mendatangkan seluruh saksi dalam persidangan yang kabarnya akan diselenggarakan dalam dua pekan ke depan.

Disebutkannya, saksi yang bakal mereka datangkan sebanyak empat orang, yakni Ketua Partai Perindo Junaidi, Risna sebagai Wakil Sekretaris, Susi Susanti sebagai Liasion Organizer (LO) partai, serta dirinya sendiri.

Selain itu, pihaknya juga menunggu ancaman somasi yang dilontarkan oknum KPU tersebut kepada dirinya dan partainya. 

Yang pasti, pihaknya tidak akan ragu untuk segera meningkatkan status laporan mereka ke polisi, agar juga diproses secara hukum pidana.

"Sampai sekarang kami tunggu somasinya. Kalau memang ada, kami juga enggak perlu menunggu hasil di DKPP untuk membuat laporan ke polisi," pungkasnya. 

Perkara di DKPP ini bermula dari laporan Partai Perindo kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau, terkait dugaan permintaan imbalan yang dilakukan oknum KPU. Laporan tersebut lantas diteruskan Bawaslu ke DKPP, dengan dugaan pelanggaran kode etik. Namun oknum komisioner KPU yang menjadi terlapor, sebelumnya membantah semua tuduhan yang dialamatkan padanya. Walau demikian, oknum tersebut menghormati laporan tersebut dan siap menjalani semua proses persidangan di DKPP.(sam/udi)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 14:50

Diseruduk Truk, Tiang Telkom Nyaris Ambruk

TANJUNG REDEB – Sebuah tiang jaringan milik PT Telkom yang…

Minggu, 17 Februari 2019 14:49

Disanksi atau Habis Kontrak?

SAMBALIUNG - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sambaliung tak…

Minggu, 17 Februari 2019 14:48

KPU Optimistis Menang

TANJUNG REDEB – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menetapkan…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:59

Nasib DOB Berau Pesisir Selatan, Lima Tahun Nganggur di DPR

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, Presiden RI Joko Widodo…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:56

Nelayan Filipina Ditemukan Terdampar di Perairan Indonesia, 19 Hari Minum Air Laut

TANJUNG REDEB – Bukan kali pertama, nelayan asal Filipina ditemukan…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:53

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Setwan, Bupati Perintahkan Inspektorat Audit

TANJUNG REDEB – Persoalan dugaan penyalahgunaan anggaran untuk belanja media…

Jumat, 15 Februari 2019 14:22

Belanja Media Kembali Dikorup?

TANJUNG REDEB – Setelah terjadi persoalan terkait dugaan penyalahgunaan uang…

Jumat, 15 Februari 2019 14:20

Api Kembali Mengamuk di Sambaliung

SAMBALIUNG - Musibah kebakaran kembali terjadi di Jalan Berbunga, RT…

Kamis, 14 Februari 2019 13:12

Bupati Geram, Langsung Diperbaiki

TANJUNG REDEB – Rusaknya plafon ruang belajar dan hancurnya konstruksi…

Kamis, 14 Februari 2019 13:10

Perantara Sabu Dituntut 19 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Terdakwa kasus perantara (kurir) narkoba 1 kilogram…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*