MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 November 2018 09:28
KPU Disebut Kecolongan, BKPP 'Semprot' Dua PTT Caleg
Abdul Rifai

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Tahapan verifikasi bakal calon anggota legislatif (caleg) memang sudah tuntas. Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah menuntaskan Daftar Calon Tetap (DCT) dari seluruh partai politik peserta pemilu di Berau.

Namun dari DCT yang ditetapkan, terdapat dua caleg yang hingga kini masih tercatat sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Bahkan keduanya telah mendapat teguran dari Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau Abdul Rifai.

Rifai yang ditemui di ruang kerjanya kemarin (7/11) menyebut, pihaknya sebenarnya mengetahui permasalahan tersebut sudah cukup lama. Namun tidak langsung mengambil sikap karena melakukan penelusuran lebih dulu atas laporan tersebut.

Dikatakannya, teguran yang diberikan juga berdasar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50/2009 tentang ketentuan PTT di lingkungan Pemkab Berau, sesuai pasal 5 huruf (n) menyatakan bahwa seluruh PTT dilarang menjadi pengurus atau anggota partai politik.

"Itu ada perbupnya untuk PTT. Untuk sementara ini, kami temukan dua orang PTT terlibat dalam partai politik yang bertugas di DPUPR. Sebagai salah satu petugas negara, harusnya PTT bersikap netral," ujarnya.

Pemanggilan terhadap dua PTT itu dikatakannya telah dilakukan kemarin (7/11). Keduanya pun diharapkan bisa segera menentukan sikap apakah ingin terus menjadi PTT atau beralih ke dunia politik.

"Kami minta mereka segera menentukan sikap, kalau memilih lanjut di partai politik berarti yang bersangkutan harus menyatakan mengundurkan diri, jika tidak ya sebaliknya. Kita lihat beberapa hari ke depan," lanjut Rifai.

Dirinya pun mengaku heran mengapa keduanya melakukan hal yang sebenarnya jelas-jelas melanggar ketentuan, apalagi sebagai seorang PTT keduanya juga tidak pernah mengoordinasikan hal itu kepada pihaknya.

"Setidaknya konsultasi dulu sebelum berbuat untuk memastikan apa yang mereka lakukan melanggar ketentuan atau tidak," pungkasnya. 

Dimintai pendapatnya soal lolosnya dua PTT di DPUPR menjadi caleg di Pemilu 2019, Hendri, warga Karang Mulyo menyebut KPU Berau kecolongan. Pasalnya sebelum menjadi caleg dan dinyatakan memenuhi syarat masuk DCT, seluruh calon telah melalui tahap verifikasi ketat. “Tapi kok bisa lolos?” tanyanya.

Sementara itu, Ketua KPU Berau Roby Maula, yang dimintai tanggapannya, justru memberikan jawaban mengambang. 

Padahal sesuai Undang-Undang 7/2017 Tentang Pemilu, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Pasal 240 ayat (1) huruf k, dengan tegas menyebut calon harus mengundurkan diri sebagai kepala daerah, wakil kepala daerah, aparatur sipil negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah, atau badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara, yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali. Sementara gaji kedua PTT tersebut bersumber dari uang negara yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau.

"Subuh besok (hari ini) saya tunggu di masjid ya. Saya sudah di ujung masa jabatan. Insya Allah istiqomah," katanya melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Berau Rahmad, juga enggan berkomentar banyak terkait hal itu. Dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada BKPP Berau yang disebutnya memiliki kewenangan masalah kepegawaian.

"Yang seperti ini merupakan urusan kepegawaian, jadi kami serahkan ke BKPP," singkatnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 14:27

Positif Narkoba, Seorang PTT Dipecat

TANJUNG REDEB - Seorang pegawai tidak tetap (PTT) di Dinas…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:06

Bandar asal Malaysia Dicokok

TANJUNG REDEB – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur, membekuk…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:02

Eksekutif-Legislatif Sepakati 6 Proyek MYC Senilai Rp 896 M

TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Berau, telah menyepakati…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:00

Bupati Perintahkan Pemecatan

DIDUGA melakukan perselingkuhan, dua pegawai tidak tetap (PTT) di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:53

Investasi Masuk Jangan Dihalang-halangi

TANJUNG REDEB – Derasnya arus penolakan masuknya jaringan swalayan nasional…

Jumat, 19 Juli 2019 14:29

Banding Ditolak, Terdakwa Ajukan Kasasi

TANJUNG REDEB – Perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada…

Jumat, 19 Juli 2019 14:23

Rawan Terjerat Pidana

TANJUNG REDEB – Penguasaan tanah di kawasan hutan oleh masyarakat,…

Jumat, 19 Juli 2019 14:17

Dapat Ilmunya, Nikmati Pengalaman Pertama ke Luar Daerah

Dengan sebaran lahan yang masih sangat luas, Berau masih menyimpan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:22

APBB Juga Serukan Penolakan

TANJUNG REDEB – Penolakan terhadap masuknya salah satu jaringan ritel…

Kamis, 18 Juli 2019 14:20

Jemput Bola Rehabilitasi Korban Pencabulan

TANJUNG REDEB – Maraknya kasus pencabulan di Kabupaten Berau, membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*