MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 November 2018 09:31
Sepakat Dirikan Formata, Janji Ikut Promosikan Berau

Melihat Upaya Sleman Menjual Potensi Wisata (3-Habis)

KANDANG SAPI: Tempat yang awalnya kandang sapi dan disulap menjadi Warung Bakmi Mbah Gito ini menjadi saksi pendirian Formata di DIY.

PROKAL.CO, class="p1">Selama berada di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ada beberapa wartawan yang selama ini memang sangat peduli dengan dunia pariwisata. Mereka sepakat membentuk sebuah forum. Forum Media Peduli Pariwisata alias Formata, sengaja didirikan dengan harapan bisa menjadi mitra pemerintah dalam menggenjot sektor pariwisata Tanah Air. 

 

ENDRO S EFENDI, Sleman 

 

Gagasan membentuk forum itu mengemuka ketika 10 wartawan dari berbagai media di Indonesia menikmati kuliner Bakmi Mbah Gito di Jalan Nyi Agengnis, Kotagede Yogyakarta. Dari obrolan serius namun santai itu akhirnya muncullah nama Forum Media Peduli Pariwisata (Formata). Pendirian itu dilakukan tepat 28 Oktober 2018, bersamaan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Entah kebetulan atau tidak, obrolan yang berlangsung mulai pukul 10 malam itu juga berlangsung di meja nomor 28. Padahal sama sekali tidak direncanakan untuk duduk di meja tersebut.  

Gayung bersambut, keberadaan Formata itu pun langsung diterima dengan baik Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Dra Hj Sudarningsih MSi didampingi Bagian Pemasaran Eka. Rombongan Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) diwakili Sekretaris BPPS Dra Esti Susilarti MPd dan rombongan Forum Media Peduli Pariwisata (Formata) itu diterima di Kantor Dinas Pariwisata Sleman, Senin (29/10) lalu. 

Sudarningsih berharap bisa terjalin kemitraan dalam mempromosikan pariwisata Kabupaten Sleman. Wanita berhijab ini pun mempersilakan Formata untuk berkantor di Dinas Pariwisata Sleman sebagai sekretariat, bersama dengan Java Promo, dan BPPS.

"Forum ini mudah-mudahan menjadi mitra pemerintah untuk mendukung perkembangan pariwisata di Indonesia. Harapannya, sektor wisata di Indonesia semakin meningkat dan ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia,” sebut Ketua Formata, Esty Susilarti yang juga sekretaris BPPS.

Forum ini juga sifatnya terbuka. Siapa saja yang punya kepedulian pada sektor wisata, bisa bergabung untuk bersama-sama mendongkrak sektor ini di Tanah Air. 

Esty juga menyampaikan, nantinya seluruh potensi wisata di Indonesia juga akan dipromosikan anggota Formata. “Termasuk Berau yang sudah terkenal, akan kami bantu gaungkan lagi agar wisatawan semakin meningkat. Harapannya pemerintah pusat juga mendukung sarana infrastruktur,” sambungnya. 

Selama di Sleman, Berau Post juga sempat berkunjung ke beberapa candi, selain Candi Prambanan yang memang sudah mendunia. Candi tersebut yakni Candi Sambisari dan Candi Ijo serta Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Tidak salah jika Sleman mendapat julukan Seribu Candi. Sebab banyak sekali candi tersebar di kabupaten ini. 

Sebagian besar candi di Sleman bercorak Hindu. Sebuah candi biasanya dipersembahkan untuk dewa tertentu. Pada masing-masing candi terdapat sebuah ruang di tengahnya untuk menaruh patung dewa yang dijadikan persembahan. “Ini kelebihan manusia zaman dulu. Mampu membuat sesuatu yang mengagumkan tanpa bantuan teknologi,” komentar Lenggo, wartawan asal Padang yang ikut dalam kunjungan.

Di antara candi yang ada, Candi Sambisari termasuk unik. Sebab posisinya yang berada di bawah permukaan tanah. Sehingga untuk menuju ke lokasi candi harus menuruni beberapa puluh anak tangga. Candi ini pertama kali ditemukan seorang petani pada 1966. Setelah digali, akhirnya candi berhasil ditata kembali. Lokasi candi ini berada di Dukuh Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan.

Setelah semua bagian candi terlihat, bagian tanah di sekitar candi ditata sedemikian rupa hingga membentuk seperti tribun stadion yang dipenuhi rumput hijau. Candi ini merupakan candi Hindu yang dipersembahkan untuk Dewa Siwa. 

Tak lupa, Berau Post sempat menikmati momen terbenamnya matahari di Candi Ijo. Candi yang letaknya tidak jauh dari lokasi wisata lainnya, Tebing Breksi itu menjadi favorit pengunjung kala senja menanti matahari beranjak ke peraduan. 

Namun demikian, yang menjadi ikon utama Sleman tetap Candi Prambanan dengan legenda Roro Jonggrang yang meminta dibangunkan seribu candi. Hingga kini, kawasan tersebut tak pernah sepi oleh pengunjung. 

Belajar dari apa yang dilakukan Sleman, sudah sepatutnya diadopsi oleh Berau. Sleman yang sudah dikenal pun tetap berupaya menggelar berbagai event untuk terus mendongkrak kunjungan wisata. Maka sudah sepatutnya Berau juga melakukan hal yang sama. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah, pembenahan sarana infrastruktur tetap harus yang utama. Semoga saja, Berau kelak juga bisa menjadi kabupaten dengan destinasi wisata terbaik di Indonesia. Semoga. (*/udi)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 13:50

Kehutanan Akui Maraknya Illegal Logging

 TANJUNG REDEB – Terjeratnya Kepala Kampung Sido Bangen karena memberikan…

Rabu, 16 Januari 2019 13:49

Gaji Aparat Kampung Sudah Tinggi

BUPATI Berau Muharram tak permasalahkan rencana Presiden Joko Widodo, menetapkan…

Rabu, 16 Januari 2019 13:46

Langsung Canangkan Evaluasi

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Sujadi, tak…

Rabu, 16 Januari 2019 13:38

Adipura Disambut Suka Cita

TANJUNG REDEB –Trofi Adipura akhirnya tiba di Bumi Batiwakkal, Selasa…

Selasa, 15 Januari 2019 12:57

Kepala Kampung Sido Bangen Tersangka, KASUS APA?

TANJUNG REDEB – Satu lagi oknum kepala kampung harus berurusan…

Selasa, 15 Januari 2019 12:53

Kritikan Jadi Motivasi Meraih Prestasi

Tepat akhir 2018 lalu, Pemkab Berau telah menetapkan Saipul Rahman…

Selasa, 15 Januari 2019 12:45

Bersih Bersejarah

JAKARTA – Setelah sekian lama berada dalam zona abu-abu, akhirnya…

Senin, 14 Januari 2019 14:00

Waspadai Penggunaan Berkas Bodong

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar menggelar pesta demokrasi untuk memilih…

Senin, 14 Januari 2019 13:59

Kenaikan Harga Tiket Rusak Iklim Pariwisata

TANJUNG REDEB – Isu kenaikan harga tiket pesawat, tidak lepas…

Senin, 14 Januari 2019 13:58

Masalah Lama, Manajemen Tak Pernah Menginginkannya

Minimnya ruang perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*