MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Rabu, 14 November 2018 11:37
Tunjukkan Bukti Karya Peserta Pelatihan
DITAMPILKAN: Kepala Disbudpar Berau Mappasikra menunjukkan hasil karya para peserta pelatihan yang akan ditunjukkan kepada masyarakat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau menggelar Workshop Pelatihan Pembuatan Desain dan Kostum Karnaval Budaya Lokal yang mulai digelar pada Senin (12/11) lalu. Rencananya karya dari para peserta pelatihan tersebut akan ditampilkan dan ditunjukkan kepada masyarakat.

Kepala Disbudpar Berau Mappasikra mengatakan pelatihan para peserta dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok akan menunjukkan hasil karyanya kepada masyarakat.

“Jadi seperti karnival gitu. Kita akan berjalan di sepanjang Tepian Teratai. Ada empat kostum karnaval yang akan ditunjukkan nantinya. Masyarakat pun bisa berselfie ria dengan karya peserta tersebut,” jelasnya usai meninjau pembuatan kostum.

Mantan Kabag Humas Pemkab ini juga mengatakan desain yang dikerjakan sudah sangat bagus. Dengan kreasi dan kreativitas masing-masing peserta membuat desain tersebut dikemas dengan modern tanpa meninggalkan kearifan lokal.

“Bagus-bagus hasilnya. Kita akan lihat bagaimana tanggapan masyarakat nanti. Pertunjukan itu pun akan menjadi bahan perbaikan dan evaluasi, apa saja yang menjadi kekurangan untuk dibenahi,” katanya.

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat mengembangkan dan membuka wawasan para perancang di Berau untuk menghidupkan budaya-budaya yang ada dan dikemas dalam kearifan lokal. Ini akan menjadi bagian dalam upaya pengembangan sektor pariwisata Bumi Batiwakkal.

“Sementara untuk yang baru terjun dalam dunia ini kita harapkan bisa menumbuhkan minat mereka untuk terus berupaya dalam menghasilkan karya-karya terbaiknya,” katanya.

Ke depan, hasil karya perancang lokal ini dapat menjadi andalan sebagai daya tarik wisata seperti yang telah dilakukan daerah-daerah lain.

Melalui pengembangan ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh para perancang lokal, juga diharapkan bisa meningkatkan sektor pariwisata. “Bisa menghasilkan produk asli daerah tanpa menghilangkan makna di dalamnya,” urai mantan staf ahli bupati bidang kemasyarakatan itu. (hms5/asa)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 14:30

Potensi Zakat Dari ASN Capai Rp 5 Miliar

TANJUNG REDEB – Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Zakat Oleh Badan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:29

Penuhi Jaringan Internet di Kampung

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bekerja cepat dan keras…

Jumat, 24 Mei 2019 14:29

Gelar Pertemuan Dewan Pengarah PKHB

TANJUNG REDEB - Setelah berjalan sejak tahun 2008 silam, saat…

Jumat, 24 Mei 2019 14:28

Pemkab Dukung Investasi Briket Arang

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendukung penuh rencana investasi…

Kamis, 23 Mei 2019 15:01

Pemkab Serius Tangani Persoalan Listrik

TANJUNG REDEB - Menindaklanjuti hasil pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)…

Kamis, 23 Mei 2019 15:00

Bupati Pimpin Upacara Harkitnas

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara gabungan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:58

Bantu Buruh TKBM Cari Solusi

TANJUNG REDEB - Aksi unjuk rasa ratusan buruh Tenaga Kerja…

Kamis, 23 Mei 2019 14:54

Momen Mempererat Silaturahmi

TANJUNG REDEB – Keberkahan bulan suci Ramadan juga tak ingin…

Rabu, 22 Mei 2019 15:17

Tingkatkan Minat Baca di Masyarakat

TANJUNG REDEB - Meningkatkan minat baca masyarakat, pengelolaan perpustakaan dituntut…

Rabu, 22 Mei 2019 15:16

Jalan Mulus, Buka Akses Wisata di Maratua

TANJUNG REDEB - Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*