MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 15 November 2018 12:04
BPS Terancam Buyar Lagi

Sudah Tembus Peringat 8 Daerah Siap Pemekaran

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bendahara Tim Pembentukan Berau Pesisir Selatan (BPS) Andi Amir, menyebut rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyetop 314 usulan pemekaran di Indonesia, adalah kabar buruk.

Kepada Berau Post kemarin (14/11), dirinya tidak mampu menutup rasa kekecewaannya, khususnya kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, rencana tersebut direalisasikan. Apalagi jika usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) Berau Pesisir Selatan (BPS) turut menjadi yang dibatalkan. Sebab, perjuangan masyarakat yang didukung eksekutif dan legislatif sudah sangat panjang.

Selain upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemekaran wilayah juga menjadi solusi untuk memperpendek jarak pelayanan bagi masyarakat pesisir selatan. Selain jauh, akses darat dari Tanjung Redeb ke lima kecamatan BPS belum bisa mulus hingga sekarang. "Kami selaku masyarakat pesisir dan tim pemekaran tentunya merasa kecewa sekali dengan pemerintahan Jokowi jika itu benar-benar dilakukan," katanya.

Terlebih, pihaknya sudah bersusah payah memperjuangkannya, hingga membuat BPS berada di peringkat delapan, daerah yang layak untuk dimekarkan dari semua usulan DOB. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan pendekatan baik melalui Dewan Perwakilan Daerah (DPD) maupun DPR RI.

"Kami sempat dapat kabar kalau usulan ini sudah diproses, itu tentu membuat kami senang. Tapi kok sekarang ada kabar seperti ini lagi (rencana penyetopan)? Kasihan masyarakat di sini," sambungnya.

Karena itu, dalam dirinya bersama rekan di tim pemekaran akan membahas rencana tersebut, guna menentukan sikap yang akan disampaikan ke pemerintah pusat. "Tentu ini akan kami bawa ke tim untuk dibahas, seperti apa sikap kita nanti," pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 14:50

Diseruduk Truk, Tiang Telkom Nyaris Ambruk

TANJUNG REDEB – Sebuah tiang jaringan milik PT Telkom yang…

Minggu, 17 Februari 2019 14:49

Disanksi atau Habis Kontrak?

SAMBALIUNG - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sambaliung tak…

Minggu, 17 Februari 2019 14:48

KPU Optimistis Menang

TANJUNG REDEB – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menetapkan…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:59

Nasib DOB Berau Pesisir Selatan, Lima Tahun Nganggur di DPR

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, Presiden RI Joko Widodo…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:56

Nelayan Filipina Ditemukan Terdampar di Perairan Indonesia, 19 Hari Minum Air Laut

TANJUNG REDEB – Bukan kali pertama, nelayan asal Filipina ditemukan…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:53

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Setwan, Bupati Perintahkan Inspektorat Audit

TANJUNG REDEB – Persoalan dugaan penyalahgunaan anggaran untuk belanja media…

Jumat, 15 Februari 2019 14:22

Belanja Media Kembali Dikorup?

TANJUNG REDEB – Setelah terjadi persoalan terkait dugaan penyalahgunaan uang…

Jumat, 15 Februari 2019 14:20

Api Kembali Mengamuk di Sambaliung

SAMBALIUNG - Musibah kebakaran kembali terjadi di Jalan Berbunga, RT…

Kamis, 14 Februari 2019 13:12

Bupati Geram, Langsung Diperbaiki

TANJUNG REDEB – Rusaknya plafon ruang belajar dan hancurnya konstruksi…

Kamis, 14 Februari 2019 13:10

Perantara Sabu Dituntut 19 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Terdakwa kasus perantara (kurir) narkoba 1 kilogram…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*