MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 18 November 2018 13:22
Peluang BPS Dipastikan Tertutup
Bahtiar Baharuddin

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar Baharuddin, memastikan usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Berau Pesisir Selatan (BPS) turut distop. 

Sebab ditegaskannya, kebijakan moratorium pemekaran berlaku untuk seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Setidaknya, penyetopan itu dijelaskan Bahtiar, akan dilakukan hingga akhir 2019. “Itu adalah kebijakan pemerintah saat ini. Jadi dapat dipastikan hingga akhir 2019 tidak ada pemekaran daerah otonom baru," tegasnya diwawancara Berau Post kemarin (17/11).

Dijelaskannya, sesuai Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Negara (RPJMN) 2014-2019, kebijakan DOB terkait dengan kebijakan penataan daerah harus dievaluasi secara sungguh-sungguh, dan berkorelasi dengan kebijakan pembangunan bidang lainnya.

DOB juga disebutkannya, tidak selamanya menjadi solusi masalah kesenjangan, disparitas, ketinggalan, akses layanan dan lainnya. Karena diyakininya, permasalahan itu bisa diselesaikan dengan formula kebijakan lainnya.

Apalagi, berdasarkan hasil evaluasi Kemendagri pada 514 kabupaten/kota yang telah dilakukan pemekaran, sebagian besar tidak mampu menunjukkan tanda-tanda menuju kemandirian, dan percepatan pembangunan masyarakat daerah.

Bahkan beberapa daerah diakuinya, menjadi beban belanja birokrasi pemerintahan yang membengkak. Rata-rata Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) habis 30 hingga 60 persen hanya untuk belanja birokrasi, namun sangat sedikit anggaran yang bisa langsung dinikmati oleh masyarakat.

"Birokrasi tidak perlu gemuk, besar dan boros. Yang penting diperbanyak itu adalah anggaran pembangunan langsung yang dirasakan masyarakat," bebernya.

Karena alasan-alasan itu juga, tidak tertutup kemungkinan pemerintah ke depan pada 2019 hingga 2024, tetap mempertahankan kebijakan moratorium pemekaran tersebut.

Menyikapi alasan diusulkannya pemekaran akibat jarak pengurusan administrasi yang cukup jauh, Bahtiar menerangkan pengembangan teknologi menjadi solusi utama.

Dengan wilayah NKRI yang sangat luas, pelayanan akan bisa disambungkan dengan mudah kepada masyarakat, khususnya yang ada di pelosok menggunakan teknologi.

Karena itu, saat ini pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik.

"Ke depan, teknologi pelayanan pemerintahan harus dikembangkan, sehingga organisasi pemerintahan harus semakin ramping. Bisa juga membuka daerah isolasi dengan infrastruktur, membangun pusat-pusat ekonomi baru dan lain sebagainya," jelasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 09:06

Tinggalkan Sisi Manja, Lepas Peluang Kerja

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Kamis, 13 Desember 2018 09:02

Gagal Diparipurnakan Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Mendukung sektor pariwisata, Pemkab Berau terus mengeluarkan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:13

Evakuasi Berjalan Lamban

TANJUNG REDEB - Setelah hampir sepekan mengalami kebocoran, proses evakuasi…

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Senin, 10 Desember 2018 13:44

Polisi Periksa Empat Saksi

TANJUNG REDEB – Insiden terendamnya batu bara yang dimuat kapal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .