MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 20 November 2018 12:45
Kakek Kena Tipu.. Ditelepon Ngaku Teman Lama, Uang Jutaan Rupiah Raib

Pelaku Menggunakan Modus sebagai Teman Lama

Ilustrasi

PROKAL.CO, TALISAYAN - Aksi penipuan melalui telepon seluler kembali terjadi. Tak tanggung-tanggung, pelaku sukses memperdaya korban jutaan rupiah. Peristiwa tersebut menimpa Melan (82), warga Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan.

Disampaikan istri korban Rustina, bahwa persitwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/11), pukul 18.00 Wita. Saat itu kata dia, suaminya sedang berada di rumah salah seorang anaknya di Gang Pattimura.

”Tiba-tiba ada yang menelpon, dan bilang “kenal saya kah pak? Dan bapaknya bilang, oh, Pak Edi kah?” Pelaku langsung mengiyakan. Itulah awal mula penipuannya terjadi,” ujarnya saat diwawancarai Berau Post, Senin (19/11)

Dari percakapan itu, pelaku yang mengaku sebagai teman lama itu, meminta pulsa kepada Melan. Tanpa pikir panjang, suami Rustina pun memberikan pulsa yang diminta pelaku.

Bahkan, kata Rustina, sang suami sampai meminjam uang kepada anaknya demi menuruti permintaan pelaku. ”Memang anak-anak sempat curiga. Karena memang kan dia tidak pernah pinjam uang. Cuman, tidak kepikiran sampai tertipu,” bebernya.

Ia juga mengatakan, suaminya seperti orang kena hipnotis. Sebab, meski sudah diingatkan bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan, Melan tetap ngotot, jika yang menelpon tersebut adalah Edi, teman sang suami. Rustina mengatakan, suaminya pun mengirim pulsa ke sejumlah nomor berbeda yang juga milik pelaku.

”Ada sekitar 9 kali melakukan pengiriman, totalnya semua Rp 4.725.000. Itu pun bapak tetap ngotot mau mengirimkan lagi. Dia seperti telah dihipnotis. Setelah ditepuk belakangnya, dia mulai sadar, dan segera dibawa pulang dari tempat membeli pulsa,” jelasnya.

Penipuan tersebut kata dia, bukan pertama kali terjadi menimpa keluarga. Beberapa waktu lalu, salah seorang anak Rustina dan Melan pernah ditelepon orang tidak dikenal, dan meminta nomor ATM. Hanya saja, aksi itu dapat diketahui, sehingga tidak menimbulkan kerugian.

”Tidak dikasih, karena dia sudah tahu bahwa itu penipuan,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang personel Polsek Talisayan Supri menerangkan, penjual pulsa sempat melarang kepada korban untuk memenuhi permintaan pelaku.

”Pihak penjual pusla telepon saya, dan bilang kalau ada penipuan. Dan kita sudah sampaikan ke bapak (Melan, Red) kalau dia sudah ditipu. Tapi bapaknya tidak percaya juga, terpaksa kita hubungi anak korban saat itu,” beber Supri.

Terkait masalah penipuan tersebut, Supri sempat menghubungi nomor pelaku. Namun, ketika dihubungi sudah tidak aktif lagi.

”Kalau penipuan seperti ini memang agak susah. Kita juga sudah upaya hubungi, tapi nomor pelaku sudah tidak aktif,” jelasnya.

Meski menyesalkan kasus penipuan tersebut, diharapkannya, dapat menjadi pelajaran bagi semua orang. Apalagi aksi penipuan melalui telepon kian marak.

”Ini sudah menjadi pelajaran untuk kita. Ya harapannya, ini yang terakhir, tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi,” tandasnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .