MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 20 November 2018 12:52
Disbun Koordinasikan dengan Perusahaan

Perihal TBS Petani Swadaya yang Tak Dibeli Perusahaan

CARI SOLUSI: Jajaran Dinas Perkebunan Berau akan mencarikan solusi terkait masalah TBS dari petani swadaya yang tidak dibeli perusahaan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan (Disbun) Berau berencana memanggil perusahaan-perusahaan perkebunan sawit di Berau, guna berkoordinasi terkait banyaknya hasil tandan buah segar (TBS) sawit swadaya milik masyarakat yang tak diakomodir pabrik perusahaan.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Pasca Panen dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Berau, Sofyan Rodi, pada pekan lalu pihaknya telah mendapat informasi mengenai keluhan petani sawit swadaya mengenai tak dibelinya hasil TBS sawit oleh pihak perusahaan.

"Kami sudah dengar juga isu itu, dan sekitar lima hari ini kami dapat kabar juga kalau komoditi sawit tidak dipanen dulu karena penampungan milik pabrik tengah penuh," katanya saat diwawancara Berau Post, Senin (19/11).

Dijelaskannya, saat ini untuk wilayah Berau memiliki sekitar 50 perusahaan yang bergerak di bidang komoditi sawit. Namun, di antara itu, hanya sembilan perusahaan yang telah memiliki pabrik pengolahan buah sawit. Sehingga, hasil panen TBS sawit, baik dari petani plasma maupun swadaya di Berau pun dijual kepada sembilan perusahaan sawit yang memiliki pabrik.

Mengenai penuhnya penampungan di pabrik pengolahan, diakui Rodi, pihaknya belum mengetahui penyebabnya. Sehingga Dinas Perkebunan Berau berencana melakukan koordinasi dengan perusahaan, guna mencari tahu penyebab penuhnya tangki penampungan perusahaan.

"Karena itu kami berencana melakukan koordinasi dengan perusahaan untuk mencari tahu penyebab masih penuhnya tangki penampungan. Kemungkinan juga kami turun langsung ke pabrik," ucapnya.

Mengenai harga TBS di Berau saat ini, Rodi mengungkapkan hal tersebut telah diatur dalam SK Gubernur Kaltim, yang setiap bulannya dihasilkan dari rapat tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun. Di mana dalam tim tersebut terdiri dari Dinas Perkebunan Kaltim, Asosiasi Petani Sawit hingga Asosiasi Pengusaha di Kaltim.

"Jadi setiap bulan, tepatnya di akhir bulan harganya selalu di-update oleh tim penetapan. Sehingga untuk saat ini kami belum tahu juga berapa harga TBS per kilonya, nanti akhir November baru diketahui,” pungkasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:08

Stop Kembangkan Rumput Laut

TALISAYAN - Para petani rumput laut di Kampung Sumber Agung, Kecamatan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:16

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik

TANJUNG REDEB – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Petani Sawit Menjerit

BATU PUTIH – Kelapa sawit hanya dihargai Rp 400 per…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54

Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM

TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan…

Jumat, 07 Desember 2018 13:37

Pemerintah Serba Salah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui keluhan pedagang blok…

Kamis, 06 Desember 2018 13:26

Pertamina Tambah Kuota LPG

TANJUNG REDEB – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019,…

Selasa, 04 Desember 2018 13:38

Tuding karena Banyak ‘Pasar Tandingan’

TANJUNG REDEB – Aktivitas bazar yang terus berlangsung dalam dua…

Jumat, 30 November 2018 14:01

Pasarkan Produk lewat Teknologi

TANJUNG REDEB – Kemajuan teknologi kian pesat, segala sesuatunya lebih…

Rabu, 28 November 2018 13:57

Perusahaan Patok Harga Rendah

TANJUNG REDEB – Petani sawit di pesisir Bumi Batiwakkal, mengeluhkan…

Selasa, 27 November 2018 13:48

Gas Elpiji 3 Kg Kosong?

TANJUNG REDEB – Gas elpiji 3 Kilogram (Kg) lagi sulit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .