MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 01 Desember 2018 13:40
Diduga Tertekan karena Beristri Dua, Sopir Taksi Ditemukan Gantung Diri
Grafis

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK – Warga Kampung Pantai Harapan, Kecamatan Bidukbiduk, dibuat heboh setelah salah satu warganya ditemukan gantung diri hingga meninggal dunia di dalam rumahnya. Warga berinisial Ch (32), diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di ruang tengah kediamannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Berau Post, korban pertama kali ditemukan anaknya Jh sekitar pukul 06.00 Wita, Jumat (30/11).

Diduga motif pelaku nekat mengakhiri hidupnya, karena tekanan dari masalah rumah tangga. Namun, belakangan beredar informasi bahwa motif pelaku menghabisi nyawanya sendiri lantaran malu karena dan merasa berdosa pada sang istri.

Disampaikan salah seorang warga setempat, Ahmad, kejadian tersebut berawal dari masalah keluarga. Menurutnya, Ch diduga memiliki istri simpanan. Namun kata dia, hal itu belum bisa dipastikan.

"Kabarnya karena istri sahnya mengetahui jika korban sudah beristri lagi. Mungkin karena malu, atau ditambah dengan tekanan rumah tangga lainnya, makanya dia nekat melakukan bunuh diri. Kabar yang beredar seperti itu," ujarnya Jumat (30/11)

Menurut informasi tersebut, lanjut dia, istri kedua dari Ch diduga berada di Kecamatan Talisayan. "Kabarnya gara-gara itu," lanjutnya.

Sementara itu, Camat Bidukbiduk Syafri membenarkan kejadian bunuh diri tersebut. "Ia benar. Dia diketahui telah melakukan bunuh diri ketika pagi hari," terangnya.

Diketahui, Ch merupakan seorang sopir taksi dan telah memiliki 4 orang anak. Dari informasi yang didapatkannya, sebelum nekat melakukan aksi bunuh diri itu, pelaku sempat cekcok dengan istrinya karena masalah keluarga. Bahwa istri Ch tidak terima jika korban memiliki istri simpanan.

"Motifnya diduga karena punya istri dua," bebernya.

Sementara itu, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Humas Polres Berau, Yudi mengatakan, pelaku melakukan gantung diri di rumahnya. Tidak diketahui pukul berapa korban melakukan aksinya, karena baru ditemukan pagi hari.

Ch diketahui gantung diri setelah anak korban anak Jh menangis di depan rumah sekitar pukul 06.00 Wita. Melihat Jh menangis, salah seorang tetangganya MY mendatanginya untuk menenangkan Jh. Namun saat berada di depan pintu rumah, MY kaget karena melihat Ch sudah tergantung tak bernyawa di rumahnya.

"MY pulang ke rumahnya dan menyampaikan kepada keluarganya kalau ada orang gantung diri di ruang tamu rumah korban. Sekitar pukul 07.10 Wita, kejadian itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Bidukbiduk," jelasnya.

Ia mengatakan, aksi nekat tersebut diduga karena masalah keluarga. "Karena tekanan akibat permasalahan dalam keluarga," ujar MY.

Usai dievakuasi, Ch langsung dilarikan ke puskesmas untuk dilakukan divisum. Selanjutnya, Ch dibawa ke Tanjung Redeb untuk dimakamkan.

"Korban dibawa ke Tanjung Redeb dengan ambulans untuk dimakamkan atas permintaan orangtua korban," tandasnya. (*/sht/udi)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:04

Pelayanan Samsat Melambat

TANJUNG REDEB – Lambatnya proses pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu…

Kamis, 13 Desember 2018 09:06

Tinggalkan Sisi Manja, Lepas Peluang Kerja

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Kamis, 13 Desember 2018 09:02

Gagal Diparipurnakan Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Mendukung sektor pariwisata, Pemkab Berau terus mengeluarkan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:13

Evakuasi Berjalan Lamban

TANJUNG REDEB - Setelah hampir sepekan mengalami kebocoran, proses evakuasi…

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .