MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 02 Desember 2018 13:22
Pembebasan Dilakukan Dua Kali

Lahan untuk Rumah Sakit Baru

TINJAU LAHAN: Bupati Berau Muharram didampingi Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Mansyah Kelana, saat meninjau lokasi alternatif rumah sakit baru di Jalan Raja Alam Kilometer 5 Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanahan Suprianto, optimistis pembebasan lahan untuk rencana pembangunan rumah sakit baru di kawasan ring road dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, tak temui jalan buntu.

Apalagi dikatakannya, Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (DPUPR) Berau menyebut sudah sempat berkoodinasi dengan para pemilik lahan yang memang bersedia agar lahannya dibebaskan.

Namun dijelaskannya, pembebasan lahan rumah sakit baru itu akan dilakukan secara bertahap mengingat terbatasnya anggaran milik pemerintah dan adanya aturan terkait batas maksimal pembebasan lahan oleh kabupaten atau kota.

Untuk pembebasan lahan di atas lima hektare diutarakannya, akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dengan anggaran bersumber dari kabupaten.

“Infonya di lima hektare itu ada tujuh pemilik lahan, dan mereka sudah bersedia dibebaskan, tapi kami juga belum ketemu dengan mereka nanti akan kita panggil. Sedangkan lima hektare lagi akan kita anggarkan tahun depannya,” katanya diwawancara Berau Post kemarin (1/12).

Hanya saja ditambahkan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini, dirinya belum mengetahui berapa anggaran yang telah disetujui dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Tapi dirinya memperkirakan anggaran yang dipersiapkan senilai Rp 20 miliar, dengan asumsi Rp 500 ribu setiap satu meter persegi.

“Mungkin dianggarkan Rp 20 miliar dulu, sisanya Rp 5 miliar di anggaran perubahan 2019. Sebenarnya anggaran sebelumnya lebih besar Rp 72 miliar tapi itu digabung untuk pembebasan lahan ring road, karena anggaran terbatas ring road ditunda,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, membaiknya kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau, membuat Pemkab Berau bergerak cepat menyelesaikan pekerjaan yang beberapa tahun terakhir terhambat, yakni pembangunan rumah sakit baru.

Setelah dua opsi lahan sebelumnya, yakni di belakang kawasan PT Inhutani dan di Kecamatan Sambaliung dianggap tidak memungkinkan, Pemkab mempersiapkan lokasi baru seluas 10 hektare di kawasan ring road.

Dalam APBD 2019, diutarakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad, Pemkab Berau telah menyediakan anggaran untuk rumah sakit tersebut.

Seperti halnya Rp 600 juta untuk pelaksanaan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan. “Termasuk pematangan lahannya juga sudah dianggarkan di situ (APBD 2019, red) tapi saya tidak hafal nominalnya,” ujarnya ditemui usai rapat paripurna di DPRD Berau, Jumat (30/11).

Walau baru akan menyusun FS, namun Rahmad yakin kalau lokasi tersebut sangat layak untuk pembangunan rumah sakit. Karena itu, tahun ini juga Pemkab Berau telah menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan yang dilakukan oleh Dinas Pertanahan.

Dirinya berharap pembebasan lahan bisa berjalan lancar, sehingga selaras dengan pelaksanaan FS untuk mempercepat tahapan. “Kalau FS sebentar aja, karena kita sudah pantau lebih dulu dan memang layak. FS ini hanya untuk pemenuhan berkas sebagai kelengkapan kegiatan aja. Kalau FS dan pembebasan selesai, kan bisa masuk ke pematangannya,” jelasnya.

Pembangunan juga diyakini bisa dilakukan lebih cepat. Mengingat sudah adanya master plan bangunan yang hendak dikerjakan. Bahkan pria berkacamata ini optimistis rumah sakit tipe B itu sudah bakal beroperasi pada 2021 nanti.

“Kalau semua fokus untuk penganggarannya, 2020 itu sudah bisa tahap penyelesaian, bisa besar-besaran penganggarannya termasuk pengadaan alat kesehatannya,” pungkasnya.

Perhatian Pemkab untuk sektor kesehatan pun mendapat apresiasi dari jajaran legislatif. Seperti diutarakan Feri Kombong dari fraksi Gerindra saat menyampaikan pandangan akhir fraksinya dalam rapat paripurna pengesahan APBD 2019. Karena masalah kesehatan memang menjadi salah satu kebutuhan pokok.

Tuntutan peningkatan sektor kesehatan juga didorong fraksi Golkar yang disampaikan Elita Erlina saat menyampaikan pandangan akhir fraksi kemarin. Bukan hanya menyediakan rumah sakit baru, dirinya juga menuntut Pemkab untuk meningkatkan pelayanan yang ada, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai.

“Pemkab harus memperhatikan pelayanan di RSUD dr Abdul Rivai karena ada beberapa alat yang sebenarnya tersedia, tapi tidak difungsikan, dan yang belum ada juga harus segera disediakan. Selain itu, perlu juga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, baik di puskesmas pembantu atau puskesmas desa,” katanya.(sam/app)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:04

Pelayanan Samsat Melambat

TANJUNG REDEB – Lambatnya proses pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu…

Kamis, 13 Desember 2018 09:06

Tinggalkan Sisi Manja, Lepas Peluang Kerja

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Kamis, 13 Desember 2018 09:02

Gagal Diparipurnakan Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Mendukung sektor pariwisata, Pemkab Berau terus mengeluarkan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:13

Evakuasi Berjalan Lamban

TANJUNG REDEB - Setelah hampir sepekan mengalami kebocoran, proses evakuasi…

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .