MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Rabu, 05 Desember 2018 12:50
Perusahaan Kelapa Sawit Harus Bangun Pabrik

Pemkab Bakal Buat Jalur Tata Niaga Perkebunan

BAHAS HARGA SAWIT: Bupati Berau Muharram memimpin rapat pembahasan harga kelapa sawit.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Gejolak harga kelapa sawit yang saat ini dikeluhkan, bahkan dinilai merugikan masyarakat, mendapat respons Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Pemerintah sedang berupaya mencari solusi mengatasi persoalan harga kelapa sawit yang anjlok tersebut.

Bupati Berau Muharram mengumpulkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas persoalan tersebut, Selasa (4/12). Bupati menegaskan bahwa masalah ini harus secepatnya dicarikan solusi.

“Harus ada solusi jangka pendek yang bisa kita lakukan. Jangan sampai berlarut hingga merugikan masyarakat. Karena kelapa sawit masyarakat terus menumpuk,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai masalah-masalah utama yang menyebabkan terjadinya gejolak harga kelapa sawit. Salah satunya adalah tidak terakomodirnya hasil panen masyarakat oleh perusahaan. Serta harga beli perusahaan ke masyarakat sangat rendah.

Dari hasil rapat tersebut juga diketahui bahwa ada beberapa perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya dengan tidak membangun pabrik di lokasi operasionalnya. “Ada beberapa perusahaan yang melakukan take over. Dan tentu akan ditegaskan lagi. Kalau take over itu harus dipenuhi juga kewajiban perusahaan yang bersangkutan dengan membangun pabrik. Walaupun perusahaan itu satu induk. Misal yang ditake over di Segah, sementara induk perusahaan di Biatan. Bukan berarti buah kelapa sawit dibawa ke Biatan tapi harus dikelola di Segah sesuai amdal perusahaan tersebut,” katanya.

Ke depan, pemerintah akan mengatur mengenai jalur tata niaga perkebunan kelapa sawit. “Tidak ada lagi yang menyeberang. Harus dikelola di lokasi perusahaan itu juga. Jalanan juga tidak rusak oleh aktivitas pengangkutan buah kelapa sawit. Hasil kebun masyarakat pun dapat ditampung,” tegas bupati.

Rapat selanjutnya akan mengundang pihak perusahaan dan koperasi untuk membahas mengenai zonasi serta kewajiban perusahaan dalam membangun pabrik. “Saya minta Dinas Perkebunan segera mengumpulkan data dan membuat zonasi mengenai sebaran perkebunan ini. Pada rapat selanjutnya saya harap sudah ada hasilnya dengan keluarnya surat keputusan bupati mengenai zonasi,” pinta bupati.(hms5/asa)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 14:30

Potensi Zakat Dari ASN Capai Rp 5 Miliar

TANJUNG REDEB – Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Zakat Oleh Badan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:29

Penuhi Jaringan Internet di Kampung

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bekerja cepat dan keras…

Jumat, 24 Mei 2019 14:29

Gelar Pertemuan Dewan Pengarah PKHB

TANJUNG REDEB - Setelah berjalan sejak tahun 2008 silam, saat…

Jumat, 24 Mei 2019 14:28

Pemkab Dukung Investasi Briket Arang

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendukung penuh rencana investasi…

Kamis, 23 Mei 2019 15:01

Pemkab Serius Tangani Persoalan Listrik

TANJUNG REDEB - Menindaklanjuti hasil pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)…

Kamis, 23 Mei 2019 15:00

Bupati Pimpin Upacara Harkitnas

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara gabungan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:58

Bantu Buruh TKBM Cari Solusi

TANJUNG REDEB - Aksi unjuk rasa ratusan buruh Tenaga Kerja…

Kamis, 23 Mei 2019 14:54

Momen Mempererat Silaturahmi

TANJUNG REDEB – Keberkahan bulan suci Ramadan juga tak ingin…

Rabu, 22 Mei 2019 15:17

Tingkatkan Minat Baca di Masyarakat

TANJUNG REDEB - Meningkatkan minat baca masyarakat, pengelolaan perpustakaan dituntut…

Rabu, 22 Mei 2019 15:16

Jalan Mulus, Buka Akses Wisata di Maratua

TANJUNG REDEB - Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*