MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54
Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM
USAHA MIKRO: Program dana bergulir diyakini bakal meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang bakal diluncurkan Pemkab Berau tahun depan, disebut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau Wiyati, bakal menumbuhkan jumlah UMKM di Berau.

Ia menyebut, saat ini telah terdata lebih dari 300 UMKM yang tersebar di beberapa kecamatan. Terbanyak berasal dari Tanjung Redeb dan sekitarnya. "Tentunya ini menjadi hal yang baik dalam menumbuhkan dan menciptakan UMKM baru," katanya saat diwawancara Berau Post, Jumat (7/12).

Selama ini, ia menerangkan pihaknya terus melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap UMKM, khususnya yang menjadi binaan pihaknya. Melalui bantuan dana bergulir tersebut, maka pelaku UMKM yang mendapat pelatihan, bisa segera menjalankan usaha.

"Jadi sejalan dengan program pembinaan kami," ucapnya.

Hanya saja, diakuinya saat ini program tersebut masih terus digodok pemerintah agar bisa berjalan pada tahun depan. Pasalnya, Disperindagkop yang awalnya ditunjuk sebagai instansi penyalur dana bergulir itu, terbentur dengan aturan yang ada.

"Perbup-nya saat ini masih terus disiapkan. Ini dilakukan supaya program tersebut ada dasar hukumnya," ujarnya.

"Dan informasinya juga masih dicarikan solusi untuk instansi mana yang bisa dan sesuai aturan, untuk menyalurkan program dana bergulir tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Pemkab Berau wacanakan program Dana Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada tahun 2019. Dana sebesar Rp 7,5 miliar disiapkan untuk menjalankan program tersebut.

Bupati Berau Muharram mengatakan, program itu merupakan salah satu janji kampanyenya kala maju pada Pilkada Berau 2015 lalu. Namun, setelah dilantik pada 17 Februari 2016, dirinya belum bisa merealisasikan karena terbentur pada peraturan.

“Awalnya program ini ingin kami masukan pada Disperindagkop (Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi). Tapi hal itu tidak bisa, karena pengelola dana UMKM ini harus di luar,” katanya beberapa waktu lalu.

Solusinya, pihaknya ingin membuat sebuah unit pelaksana teknis dinas (UPTD) khusus yang berfungsi menjalankan dan mengelola program Dana UMKM. (arp/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 11 Mei 2019 13:59

Beras di Bulog Cukup Sampai Lebaran

TELUK BAYUR – Kepala Seksi Logistik Bulog Berau, Hadriansyah, klaim…

Jumat, 10 Mei 2019 11:32

Harga Cabai Semakin Pedas, Bawang Kian Menyengat

TELUK BAYUR – Ramadan belum sepekan, namun sejumlah harga bumbu…

Jumat, 10 Mei 2019 11:29

Di Tanjung Batu, Gas Melon Tembus Rp 50 Ribu

TANJUNG BATU - Harga elpiji 3 Kilogram (kg) melambung tinggi…

Kamis, 09 Mei 2019 16:35

Kuatkan dengan Pernyataan Camat

TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di…

Rabu, 08 Mei 2019 11:57

Ramadan, Harga Ayam Melambung

TANJUNG REDEB – Dua hari di bulan Ramadan, Kepala Dinas…

Selasa, 07 Mei 2019 13:56

Pasar Ramadan Diserbu Masyarakat

TANJUNG REDEB – Ratusan warga membanjiri Pasar Ramadan yang berada…

Sabtu, 04 Mei 2019 13:31

Penyaluran Elpiji 3 Kg Diakui Salah Sasaran

TANJUNG REDEB - Meski PT Pertamina telah memastikan bakal menambah…

Jumat, 03 Mei 2019 15:13

Penjualan Elpiji 3 Kg Diserbu Warga

TANJUNG REDEB – Puluhan warga terlihat berdesakan saat mengantre elpiji…

Rabu, 01 Mei 2019 14:14

Harga Daging Ayam Tembus Rp38 Ribu

TELUK BAYUR - Menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok…

Selasa, 30 April 2019 15:27

Kuota Gas Melon Ditambah

TANJUNG REDEB - Penggunaan gas elpiji selama Ramadan diprediksi meningkat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*