MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 20 Desember 2018 10:31
KERASSS..!!! Peserta Tuding Timsel KPU Tak Profesional

Seleksi Komisioner KPU Berau

Mutahar

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Proses seleksi calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau periode tahun 2018-2023, masih berlangsung. Sepuluh nama calon telah ditetapkan masuk 10 besar setelah lulus tes kesehatan dan tes wawancara.

Namun, salah satu peserta yang tak lolos ke tahap 10 besar, Mutahar, mengaku sangat kecewa dengan kinerja tim seleksi (timsel) dan menganggapnya tidak profesional.

“Saya tidak mempermasalahkan saya gagal,” katanya kepada Berau Post kemarin (19/12). Tapi dirinya tidak puas. Karena informasi yang didapatkannya, kegagalannya disebabkan adanya tanggapan atau laporan dari masyarakat yang tidak dirincikannya, sehingga membuatnya gagal dalam seleksi komisioner KPU. Tapi selama proses seleksi, timsel tidak pernah mengklarifikasi atas laporan masyarakat tersebut.

Penilaian sepihak itulah yang disebutnya bukanlah tindakan profesional dari timsel. “Karena bisa saja laporan masyarakat itu tidak benar atau bohong,” terangnya.

Dirinya juga merasa adanya indikasi penilaian subjektif oleh timsel, dalam menentukan nama-nama calon komisioner yang masuk 10 besar. “Karena mereka (timsel) memang bilang bahwa tidak akan menerima atau meloloskan komisioner atau mantan komisioner yang pernah berurusan dengan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Dan itu memang terbukti,” ucapnya.

Termasuk bagi dirinya sendiri. Karena Mutahar juga mengakui bahwa dirinya adalah mantan komisioner KPU Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan yang pernah berurusan dengan DKPP.

"Tapi saya pikir hubungannya apa. Karena waktu itu saya di Pangkep bukan di Berau. Makanya saya berpikir timsel ini sangat pro aktif dalam mencari kesalahan calon dan bisa dibilang diskriminatif juga," tuturnya.

Mutahar juga mengutarakan, pengumuman peserta yang lolos ke tahapan 10 besar dinilainya sangat tertutup. Pasalnya dirinya sebagai peserta yang justru sibuk mencari informasi mengenai hasil seleksi tersebut. "Saya saja tahunya pengumuman itu dari teman, dan itupun saya perhatikan tidak ada tanda tangan pansel (panitia seleksi)," ujarnya.

Dikonfirmasi, Ketua Timsel Komisioner KPU Berau Bambang menjelaskan, pihaknya telah bekerja sesuai petunjuk teknis (juknis) dari KPU RI, terkait pelaksanaan seleksi komisioner KPU.

Mengenai tidak adanya klarifikasi atas laporan masyarakat mengenai peserta seleksi, Bambang menyebut laporan masyarakat  telah disertai bukti nyata dan sudah diketahui pihaknya. Selain itu, informasi mengenai laporan masyarakat tersebut juga bisa diakses masyarakat. Sehingga pihaknya menilai tak perlu menanyakan lagi kepada yang bersangkutan.

"Apabila ada laporan dan kami temukan bukti nyata dan itu bisa diakses semua orang, maka tak perlu kami tanyakan lagi karena semua orang sudah pegang," tuturnya.

Bambang juga menyebut dalam juknis KPU, ada beberapa hal yang tidak bisa dibuka secara transparan kepada semua peserta. Seperti hasil tes psikologis peserta hingga hasil tes kesehatan, karena dianggap privasi. “Ada akses keterbukaan ada juga yang tertutup. Makanya itu tidak ada yang tahu," imbuhnya.
Dirinya juga menegaskan, mengenai alasan lolos atau tidaknya peserta juga bersifat rahasia. “Jadi yang bersangkutan tahu dari mana kalau dia gagal lolos karena itu (laporan masyarakat). Sebenarnya tidak ada yang tahu," terangnya.

Bambang juga menyampaikan, pihaknya tidak pernah memastikan bahwa setiap komisioner maupun mantan komisioner mengikuti seleksi tidak akan lolos jika pernah berurusan dengan DKPP, juga dibantahnya. Namun hal itu tetap menjadi salah satu pertimbangan pihaknya untuk meloloskan peserta.
"Itu juga menjadi salah satu pertimbangan kami sebagai timsel, lalu kami putuskan secara bersama-sama. Karena yang menjadi pertimbangan ini soal integritas, kredibilitas dan kapasitas peserta," pungkasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:15

Banyak Tunggakan di PSAD

TANJUNG REDEB – Walau sudah lama beroperasi, namun sejumlah lapak…

Minggu, 26 Mei 2019 14:09

Terus Pelototi ADK

TANJUNG REDEB – Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:24

Warga Kaltara Ramaikan PSAD

TELUK BAYUR – Jelang lebaran Idulfitri, Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Jumat, 24 Mei 2019 14:28

Menjaga Kebersihan Butuh Dukungan Masyarakat

TANJUNG REDEB – Guna mengantisipasi menumpuknya sampah di wilayah permukiman,…

Jumat, 24 Mei 2019 14:27

Cegah Penimbunan dan Lonjakan Harga

TANJUNG REDEB - Menjelang Idulfitri, aparat Polres Berau menurunkan tim…

Jumat, 24 Mei 2019 14:27

Jembatan Parit Lima Dapat Rp 4,7 M

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Rabu, 22 Mei 2019 15:12

Dishub Bakal Panggil Pengusaha Travel

TANJUNG REDEB – Jelang momen mudik Hari Raya Idulfitri 1440…

Selasa, 21 Mei 2019 16:23

Bakal Mondar-mandir di Jalan Menuju Pesisir

TANJUNG REDEB – Pastikan arus mudik lancar, Satuan Lalu Lintas…

Selasa, 21 Mei 2019 16:21

Dumaring Harus Bergerak Cepat

TALISAYAN – Berkunjung ke sejumlah kampung di kawasan pesisir selatan…

Selasa, 21 Mei 2019 16:20

Gempa di Paser Tak Pengaruhi Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*